Tanya Dokter

  • Kemungkinan hamil setelah hubungan intim dan konsumsi postinor

  •  Rahmad Afandi
    Anggota
    selamat pagi dok. saya mau tanya. pasangan saya pada bulan september dia datang bulan ditgl 22 dia hampir rutin dteng bulan pda tgl 22 bulan agustus juga sama pada tgl 22.. dan pada saat bulan oktober tepat tgl 10 kita melakukan hubungan intim sperma saya gk kluar didalam cmn saya takut aja ada sdkit sperma yg keluar, dan pada saat tgl 11 oktober saya beli postinor 2 trus dia minum pada saat jam 12 siang & jam 00.00 malam.. seminggu sesudah minum postinor tepatnya pada tgl 18 pasangan saya kluar darah dri rahimnya katanya sih itu gejalanya sma dgn datang bulan apa bner postinor 2 bisa memajukan siklus haid ?? mengingat pasangan saya stiap dteng bulan pda tgl 22. jadi dia tgl 18 dteng bulan slama 3 atau 4 hari gt saya kurang tahu pkok pas tgl 22 dia tdak dteng bulan dok. tgl 18 itu kalau menurut dokter memang bner dteng bulan atau emang efek dri postinor ?? trus pada tgl 7 november kita cman melakukan petting saja penis saya gk sampek masuk kedalam dan pada saat saya cabut saya lhat di kemaluan saya kaya ada cairan ntah itu sperma atau air percum saya gtw atau itu memang air maninya pasangan saya soalnya sblum saya masukan pasangan saya sudah kluar dluan alias vaginanya udah basah. dan saya berhenti tdk melanjutkan hubunga intim, yg saya tanyakan apa tgl 7 itu trmasuk masa subur pasangan saya dok ??? trus pda tgl 8 november saya beli postinor 2 lagi.. apa perkiraan nanti dibulan november ini siklus dteng bulan pasangan saya kacau lagi apa bkalan kembali ke tgl 22.. jika mengingat seminggu stelah meminum langsung kluar darah jdi tgl 15 pasangan saya bisa dteng bulan atau efek postinor dok ?? ataukah dteng bulannya kembali ke 18 ?? soal nya pda bulan oktober dia mens ditgl 18 krena minum postinor 2.. ataukah kembali semula sperti pda bulan september di tgl 22 ?? & kira" kalo mau melakukan tes hasil dri tespack brp hari saya lakukan stelah hubungan intim ??! apakah ada kemungkinan bisa hamil dok pasangan saya ???

    Halo Rahmad,

    Terima kasih sudah bertanya alodokter.com.

    Postinor-2 merupakan pil yang mengandung hormon levonogestrel yang digunakan sebagai kontrasepsi darurat. Kontrasepsi darurat adalah kontrasepsi yang hanya digunakan sewaktu-waktu pada wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi apapun untuk mencegah kehamilan setelah berhubungan badan. Pil ini disarankan untuk diminum sesegera mungkin atau setidaknya dalam waktu 72 jam sejak terjadinya hubungan badan tanpa kontrasepsi agar tetap efektif. Obat ini dapat mencegah pembuahan, namun tidak bisa menggagalkan/menggugurkan pembuahan yang sudah terjadi. Beberapa efek samping yang ditimbulkan oleh obat ini adalah rasa lelah, mual, muntah, sakit perut, diare, sakit kepala, nyeri pada payudara, ruam kulit, dan perdarahan dari vagina. Wanita yang mengkonsumsi obat ini tidak selalu mengalami efek yang sama. Yang perlu diperhatikan adalah setelah meminum obat iniperdarahan vagina (dapat hanya berupa spotting) akan terjadi dalam waktu kurang dari 3 minggu. Pada umumnya, perdarahan akan terjadi lebih awal dari waktu menstruasi biasanya atau dengan kata lain menstruasi wanita menjadi lebih maju. Dengan demikian, perdarahan yang terjadi pada tanggal 18 tersebut memang sudah diharapakan dan untuk bulan ini pun, perdarahan dapat terjadi lebih awal. Jika pasangan Anda sudah meminum postinor-2 sesuai dengan anjuran secara tepat, maka kehamilan dapat dicegah.

    Testpack adalah salah satu alat tes kehamilan yang berfungsi mendeteksi hormon human chorionic gonadotropin (hCG) yang terbentuk ketika kehamilan terjadi dari sampel urin. Testpack dapat dilakukan seminggu setelah pasangan Anda terlambat menstruasi karena tes yang dilakukan terlalu cepat tidak mampu mendeteksi hormon tersebut di atas. Selain itu, faktanya tes ini dapat mendeteksi hormon tersebut 9-12 hari setelah berhasilnya pembuahan (bertemunya sperma pria dengan sel telur wanita).

    Jika Anda dan pasangan tidak menginginkan kehamilan, hindari hubungan seksual di luar ikatan perkawinan. Jika tidak memungkinkan gunakan alat kontrasepsi yang sesuai untuk Anda misalnya menggunakan kondom bagi Anda atau kontrasepsi hormonal (misalnya pil atau suntik KB) bagi pasangan Anda.

    Semoga membantu.

    Dr. Aloisia