Tanya Dokter

  • Pengobatan jerawat dan program hamil

  •  Eka Fitri
    Anggota
    Selamat pagi, dok. Saya sedang dalam program kehamilan bersama suami. Berhubung wajah saya berjerawat parah, saya menggunakan krim topikal racikan acne TCD 0.05 yang merupakan perpaduan Tretinoin 0.05 Clindamycin dan Dexamethasone. Saya belum hamil setelah 10 bulan menikah. Apakah krim tersebut berpengaruh pada program kehamilan saya? Jika ya, apa alternatif krim yang bisa saya gunakan yang aman bagi calon bayi dan mampu mengatasi problem kulit saya yang sudah parah dan memerlukan penanganan.

    Terimakasih telah bertanya pada Alodokter

     

    Jerawat adalah peradangan pada kulit akibat penyumbatan pada pori-pori kulit dan adanya bakteri di kulit yang menyebabkan infeksi. Pori-pori kulit tertutup disebabkan oleh aktifitas berlebihan kelenjar minyak, debu / kotoran, kulit mati yang menumpuk. 

    Penyebab lain timbulnya jerawat yaitu ketidakseimbangan hormonal, faktor keturunan, stres berlebihan, makanan yang tidak sehat, dll. Jerawat yang tidak ditangani dengan tepat dapat menurunkan kepercayaan diri seseorang. Selain itu perawatan wajah berjerawat yang tepat dimaksudkan bukan hanya untuk mengobati jerawat namun juga mencegah bekas jerawat (baik warna kemerahan maupun lubang bekas jerawat)

     

    Penggunaan tretinoin / isoterinoid / retinoid acid DILARANG untuk wanita yang berencana hamil atau sedang hamil, karena akan menyebabkan kelainan saraf pada janin (seringkali berupa gangguan pembentukan tabung saraf / Neural Tube Defect) hingga kematian janin.

     

    Beberapa anjuran merawat wajah berjerawat yang dapat anda lakukan dirumah :

    -Mencuci wajah teratur dengan sabun yang sesuai dengan jenis kulit anda. Carilah sabun berlabel non-comedogenic, yaitu sabun yang tidak bersifat menyumbat pori di kulit

    -Gunakan produk perawatan wajah khusus kulit berjerawat

    -Anda dapat menggunakan obat jerawat yang dijual bebas, seperti lotion/bedak kocok jerawat atau obat jerawat yang mengandung asam salisilat maupun sulfur

    -Hindari memencet jerawat sendiri karena akan menimbulkan bekas jerawat

    -Hindari menggunakan kosmetik wajah secara berlebihan. 

    -Apabila menggunakan kosmetik, gunakan susu pembersih untuk mengangkat kosmetik dahulu baru mencuci wajah dengan sabun.

    -Makan sehat dan bergizi, perbanyak konsumsi sayur dan buah

    -Kelola stres anda dengan baik

     

    Sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit. Dokter akan membantu anda menemukan rangkaian perawatan wajah yang tepat sesuai jenis kulit anda dan kondisi anda yang sedang dalam program kehamilan.

    Beberapa alternatif pengobatan jerawat yang kemungkinan disarankan dokter :

    -Produk perawatan jerawat yang hanya bisa dibeli dengan resep dokter (baik obat oles maupun obat minum) 

    -Ekstraksi komedo  / facial : mengangkat komedo dan sel kulit mati

    -Chemical peeling / office peeling : pengolesan cairan bersifat asam ke wajah yang bertujuan untuk mengelupas kulit bertujuan mengurangi sumbatan pori, mengurangi bekas jerawat

    -Laser : untuk mengatasi jerawat aktif maupun lubang bekas jerawat (DILARANG untuk ibu hamil)

    dan lain sebagainya 

     

    Berikut artikel terkait jerawat.

     

    Semoga bermanfaat

    Salam, dr. Natalia