Tanya Dokter

  • Solusi atasi telat haid dan keluar cairan putih serta gatal area intim

  •  Nona Iriani
    Anggota

    Dok nama saya nona iriani saya berusia 17 thn saya mau brtnya sma dokter. Saya dlm brp bln blkng suka mestrubasi sndri tapi gk ada cairan putih yg kluah saat sy lemas krn sdh mlkukan mestrubasi ,, ditmbah dgn saya blom mndapat mens dri brpa bln yg lalu ditmbah bln ini sy rasa sdh4 bln sy tdk mens tapi yang sa tdk tau ada cairan putih keluar setiap hr dlm waktu 4 bln dan saya merasakan gatal pada area itim syg dok jg saat saya membersikan dgn air seperti ada bntol kecil skli yg timbul didaging area itim saya sya mmg sdh melakukan hubungan intim tapi gk sampe tumpah dalam org vital saya . mky dok saya bntuh pnjlasan dokter apa pnyebab semua keluahan sya itu dan cara mngatasinya bagaimana . saya takut dok klu trkna penyakit HIV dan sa jg takut kena kemandulan dan kna kangker serviks . sy gk ada uang buat priksa klu sy ksh tau ibu sy pasti saya skn dicurigsi mcm mcm dok tolong dok bntu sy mngatasi nya .

    Hai, Menstruasi yang terlambat dapat disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya:

    • kurang istirahat
    • stres
    • pola makan buruk, perubahan berat badan yang drastis
    • sindrom ovarium polikistik
    • gangguan kelenjar tiroid
    Cairan vagina normalnya berwarna bening hingga keputih-putihan, tidak berbau, dan tidak menimbulkan gatal atau perih pada vagina. Jika mengalami keputihan dengan gejala berbeda, sebaiknya perlu diwaspadai. Terjadinya infeksi jamur atau bakteri (bakterial vaginosis), dapat menimbulkan gatal pada vagina. Penyebab bentol kecil yang timbul di vagina, misalnya:
    • penyakit menular seksual, seperti kutil kelamin
    • alergi/ iritasi, misalnya terhadap sabun
    Usahakan untuk tetap memiliki gaya hidup sehat. Konsumsi makanan dengan menu sehat dan seimbang. Memiliki waktu istirahat yang cukup. Tidak merokok. Hindari stres. Lakukan olahraga rutin dan memiliki berat badan ideal. Jaga kebersihan dan kesehatan daerah kewanitaan. Hindari penggunaan bahan-bahan yang dapat menyebabkan alergi/ iritasi. Pengaman seperti kondom dapat digunakan untuk mengurangi risiko penularan infeksi menular seksual. Sebaiknya tidak menggunakan pembalut atau tisu toilet beraroma. Gunakan celana dengan bahan yang nyaman dan tidak terlalu ketat. Jika gejala belum membaik, disarankan agar Anda periksa ke dokter. Sehingga dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dengan mengetahui riwayat dan gejala yang dialami. Dokter akan memberikan pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebab medis yang mendasari.     Semoga bermanfaat, dr. Jessica