Tanya Dokter

  • Tulang ekor memar dan cara mengatasinya

  •  firaay
    Anggota
    Selamat malam dok, saya mengalami kecelakaan 2 minggu lalu dan tulang ekor saya memar sudah hampir 2 minggu. Jika sudah hampir 2 minggu bolehkah saya mengompresnya dengan es batu? Selama BAB saya tidak merasakan sakit, sakit yang dirasakan juga tidak begitu menyiksa. Apakah memar pada tulang ekor saya dikategorikan parah atau tidak? Terima kasih dok

    halo Firaay,terimakasih telah bertanya di alodokter. Sebelumnya saya akan menanyakan beberapa pertanyaan mengenai riwayat anda. Bagaimana posisi saat anda kecelakaan? mekanisme kecelakaan yang terjadi? paska kecelakaan,apakah anda masih bisa beraktivitas dan berjalan seperti biasa?
    Pada bagian tulang ekor yang dalam istilah medis disebut tulang vertebrae bagian sacral,memiliki struktur otot,saraf dan ligamen (jaringan penghubung),serta disc/cakram di bagian tengah. Ketika jaringan ini terbentur atau terkena trauma,maka salah satu dari struktur ini akan mengalami cedera sehingga dapat disertai memar. Anda harus waspada dan berkonsultasi ke dokter spesialis othopaedi jika:
    1. Nyeri disertai kesemutan sampai pantat dan paha bagian belakang
    2. nyeri tidak tertahankan
    3. tidak dapat beraktivitas seperti biasa
    4. memar terus menerus,disertai BAK berdarah
    Sebenarnya sangat disarankan anda segera berkonsultasi ke dokter orthopaedi meskipun keluhan di atas tidak anda alami,agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang seperti XRAY,MRI atau CT scan tulang belakang. dikarenakan beberapa kemungkinan yang dapat terjadi:
    1. Patah tulang sacral/retak
    2. Muscle injury
    3. patah tulang panggul/hip
    4. robek/ruptur ligamen tulang belakang
    Beberapa penanganan yang dapat anda lakukan adalah:
    1. Mengompres dengan air dingin
    2. Tidak diurut/dipijat (sangat ditekankan)
    3. Beristirahat dan tidak melakukan aktivitas berat
    4. Menggunakan penyangga/bracing berupa lumbosacral support
    5. Minum pereda nyeri sementara
    6. Berkonsultasi ke dokter orthopaedi
    demikian info yang dapat diberikan,semoga bermanfaat. salam dr. Celleen