Tanya Dokter

  • tulang selangka sakit setelah jatuh

  • Pagi dok..2th lalu saya pernah jatuh dari tangga tangan kiri saya bengkak.. Udh saya urut n membaik.tp sekarang tulang selangka saya terasa sakit smpai tangan sulit bergerak..sampai tulang punggung sblh kiri saya terasa sakit dan panas.. Trs sy urut lagi setelah diurut bahu saya malah bengkak. Kira-kira tindakan apa yang harus saya lakukan dok?

    Nur Indah Kusmiyati  dr. Lina Saleh
    Dokter

    Selamat sore, adanya gejala nyeri saat digerakan, memar atau bengkak pada tangan atau bahu dan disertai adanya riwayat terjatuh/kecelakaan maka kemungkina terjadi patah tulang selangka. Meskipun sudah 2 tahun yang lalu, namun dapat terjadi komplikasi akibat penyakit tersebut. Komplikasi berupa tidak menyambungnya tulang yang patah (non-union), Tulang menyambung namun dengan bentuk yang tidak tepat (mal-union) atau terjadi cedera pada syaraf maupun pembuluh darah, yang dapat menyebabkan rasa nyeri dan penurunan fungsi motorik lengan atau bahu. Gejala yang dialami pada penderita patah tulang bahu atau selangka atau clavikula diantara nya adalah :  

    • Sangat nyeri, dan sulit menggerakkan tangan pada sisi yang patah
    • Bahu terlihat jatuh ke depan atau belakang
    • Memar, bengkak atau terasa empuk pada bagian patah
    • Timbul benjolan atau deformitas pada bagian yang patah
      Diagnosis ditegakkan oleh dokter dengan mempertimbangkan penyebab patah tulang, riwayat kejadian, posisi jatuh atau mekanisme benturan. Kemudian dilakukan pemeriksaan fisik daerah yang patah, dan dilakukan pemeriksan radiologi foto x-rays untuk memastikan adanya patah tulang.   Untuk penatalaksanaan dari patah tulang clavicula, bergantung pada kondisi patah dan lokasi patah yang terjadi. Hampir sebagian besar patah tulang clavikula tidak memerlukan tindakan operasi. Biasa nya pada tipe patah tulang dengan ujung patah berdekatan, dan pada lokasi sepertiga tengah atau sepertiga dekat dada, tidak dilakukan tindakan operasi. Untuk patah tulang dengan kondisi tersebut biasanya ditangani dengan :  
    • Pemberian peyangga bahu berupa arm sling atau perban elastik, dengan tujuan untuk mensupport agar posisi tetap pada posisi normal dan tidak berubah serta tidak banyak bergerak, agar penyatuan tulang terjadi dengan baik.
    • Pemberian obat-obat anti nyeri untuk mengurangi rasa nyeri
    • Pemeriksaan berkala setiap 2 atau 3 minggu sekali, untuk melihat apakah ada perubahan dan pergeseran dari posisi semula
      Tindakan tersebut hanya sebagai upaya pembantu, namun sesungguhnya proses penyembuhan tulang terjadi dengan sendiri nya. Rata-rata pada orang dewasa membutuhkan waktu 6-12 minggu untuk proses penyatuan tulang. Saran untuk Anda dan para pembaca lain adalah pada kondisi patah tulang, sangat tidak disarankan untuk melakukan tindakan pengurutan atau pemijatan karena tindakan tersebut dapat menyebabkan pergeseran posisi tulang, atau bahkan menyebabkan patahan tulang semakin menjauh, dan menyebabkan hasil akhir penyatuan tulang tidak sempurna atau tidak bagus.   Sebaiknya anda segera memeriksakan diri kembali ke dokter Sp orthopedi, agar dapat diperiksa dan ditangani secara tepat.   Sekian informasi dari saya, semoga dapat membantu. Anda dapat membaca lebih lengkap pada artikel Patah Tulang Selangka