Tanya Dokter

  • muncul benjolan di payudara

  • Haii dok.. Saya maria.. Saya mau nanya.. Sudah 4 bulan ada benjolan di payudara.. Kemarin saya periksa ke dokter.. Kata dokternya ini di operasi aja biar tau jinak atau ganas.. Tp saya blm di usg .. Tp dokternya bilang ini besarnya 0.5 setelah dia pegang".. Jadwal operasinya kamis depan.. Tmn tmn minta saya konsultasi ke dokter lain.. Sebelum operasi.. Saya bingung bgt dok.. Mohon penjelasannya ya.. Saya sebaiknya minta untuk usg atau langsung operasi? Kaatanya ini tumor mammae sinistra .. Makasih

    Hai Maria,

    Terima kasih atas pertanyaannya.

    Memiliki benjolan pada payudara tentunya dapat membuat penderitanya khawatir, terutama apabila benjolan ini tetap bertahan lebih dari 3 bulan. Benjolan pada payudara dapat disebabkan oleh banyak hal, antara lain:

    - Benjolan non kanker, yaitu benjolan atau tumor (dalam dunia medis semua benjolan dinyatakan sebagai tumor, tidak memandang jenisnya ganas/kanker atau jinak) yang tidak ganas, contohnya adalah kista, perubahan fibrokistik, fibroadenoma mammae, infeksi bakteri

    - Benjolan kanker, kanker terjadi ketika sel-sel dalam payudara mulai tumbuh secara tidak normal. Sel kanker berkembang lebih cepat dari sel normal, sehingga menimbulkan benjolan. Ciri-cirinya adalah benjolan terasa keras, jika ditekan benjolan jarang bergeser, tidak sakit, terdapat perubahan bentuk dan ukuran payudara, puting tertarik ke dalam, terdapat penebalan kulit. Namun terkadang tanda ini tidak selalu ditemukan pada kanker payudara

    Untuk menegakkan diagnosis pasti dari suatu benjolan pada payudara adalah dengan biopsi (pengambilan sampel pada lapisan tertentu dalam payudara untuk memastikan keberadaan sel abnormal). Namun terkadang dengan pemeriksaan penunjang seperti USG, mammografi, atau MRI, juga dapat menunjang diagnosis penyakit ini. Memang sebaiknya Kamu meminta second opinion ke Dokter lain sehingga Kamu dapat lebih mantap dalam menentukan tindakan apa yang akan dilakukan.

    Saat ini yang dapat dilakukan selain meminta pendapat Dokter lain adalah melakukan pola hidup sehat, yaitu menghindari kebiasaan tidak baik seperti merokok, minum minuman keras. Konsumsi makanan sehat secara teratur, istirahat yang cukup, gunakan bra yang dapat menopang payudara dengan baik, hindari begadang, dan rutin berolah raga.

    Demikian semoga bermanfaat.

    dr.Annes

    Hai Maria,

    Terima kasih atas pertanyaannya.

    Memiliki benjolan pada payudara tentunya dapat membuat penderitanya khawatir, terutama apabila benjolan ini tetap bertahan lebih dari 3 bulan. Benjolan pada payudara dapat disebabkan oleh banyak hal, antara lain:

    - Benjolan non kanker, yaitu benjolan atau tumor (dalam dunia medis semua benjolan dinyatakan sebagai tumor, tidak memandang jenisnya ganas/kanker atau jinak) yang tidak ganas, contohnya adalah kista, perubahan fibrokistik, fibroadenoma mammae, infeksi bakteri

    - Benjolan kanker, kanker terjadi ketika sel-sel dalam payudara mulai tumbuh secara tidak normal. Sel kanker berkembang lebih cepat dari sel normal, sehingga menimbulkan benjolan. Ciri-cirinya adalah benjolan terasa keras, jika ditekan benjolan jarang bergeser, tidak sakit, terdapat perubahan bentuk dan ukuran payudara, puting tertarik ke dalam, terdapat penebalan kulit. Namun terkadang tanda ini tidak selalu ditemukan pada kanker payudara

    Untuk menegakkan diagnosis pasti dari suatu benjolan pada payudara adalah dengan biopsi (pengambilan sampel pada lapisan tertentu dalam payudara untuk memastikan keberadaan sel abnormal). Namun terkadang dengan pemeriksaan penunjang seperti USG, mammografi, atau MRI, juga dapat menunjang diagnosis penyakit ini. Memang sebaiknya Kamu meminta second opinion ke Dokter lain sehingga Kamu dapat lebih mantap dalam menentukan tindakan apa yang akan dilakukan.

    Saat ini yang dapat dilakukan selain meminta pendapat Dokter lain adalah melakukan pola hidup sehat, yaitu menghindari kebiasaan tidak baik seperti merokok, minum minuman keras. Konsumsi makanan sehat secara teratur, istirahat yang cukup, gunakan bra yang dapat menopang payudara dengan baik, hindari begadang, dan rutin berolah raga.

    Demikian semoga bermanfaat.

    dr.Annes

    Hai Maria,

    Terima kasih atas pertanyaannya.

    Memiliki benjolan pada payudara tentunya dapat membuat penderitanya khawatir, terutama apabila benjolan ini tetap bertahan lebih dari 3 bulan. Benjolan pada payudara dapat disebabkan oleh banyak hal, antara lain:

    - Benjolan non kanker, yaitu benjolan atau tumor (dalam dunia medis semua benjolan dinyatakan sebagai tumor, tidak memandang jenisnya ganas/kanker atau jinak) yang tidak ganas, contohnya adalah kista, perubahan fibrokistik, fibroadenoma mammae, infeksi bakteri

    - Benjolan kanker, kanker terjadi ketika sel-sel dalam payudara mulai tumbuh secara tidak normal. Sel kanker berkembang lebih cepat dari sel normal, sehingga menimbulkan benjolan. Ciri-cirinya adalah benjolan terasa keras, jika ditekan benjolan jarang bergeser, tidak sakit, terdapat perubahan bentuk dan ukuran payudara, puting tertarik ke dalam, terdapat penebalan kulit. Namun terkadang tanda ini tidak selalu ditemukan pada kanker payudara

    Untuk menegakkan diagnosis pasti dari suatu benjolan pada payudara adalah dengan biopsi (pengambilan sampel pada lapisan tertentu dalam payudara untuk memastikan keberadaan sel abnormal). Namun terkadang dengan pemeriksaan penunjang seperti USG, mammografi, atau MRI, juga dapat menunjang diagnosis penyakit ini. Memang sebaiknya Kamu meminta second opinion ke Dokter lain sehingga Kamu dapat lebih mantap dalam menentukan tindakan apa yang akan dilakukan.

    Saat ini yang dapat dilakukan selain meminta pendapat Dokter lain adalah melakukan pola hidup sehat, yaitu menghindari kebiasaan tidak baik seperti merokok, minum minuman keras. Konsumsi makanan sehat secara teratur, istirahat yang cukup, gunakan bra yang dapat menopang payudara dengan baik, hindari begadang, dan rutin berolah raga.

    Demikian semoga bermanfaat.

    dr.Annes

    Hai Maria,

    Terima kasih atas pertanyaannya.

    Memiliki benjolan pada payudara tentunya dapat membuat penderitanya khawatir, terutama apabila benjolan ini tetap bertahan lebih dari 3 bulan. Benjolan pada payudara dapat disebabkan oleh banyak hal, antara lain:

    - Benjolan non kanker, yaitu benjolan atau tumor (dalam dunia medis semua benjolan dinyatakan sebagai tumor, tidak memandang jenisnya ganas/kanker atau jinak) yang tidak ganas, contohnya adalah kista, perubahan fibrokistik, fibroadenoma mammae, infeksi bakteri

    - Benjolan kanker, kanker terjadi ketika sel-sel dalam payudara mulai tumbuh secara tidak normal. Sel kanker berkembang lebih cepat dari sel normal, sehingga menimbulkan benjolan. Ciri-cirinya adalah benjolan terasa keras, jika ditekan benjolan jarang bergeser, tidak sakit, terdapat perubahan bentuk dan ukuran payudara, puting tertarik ke dalam, terdapat penebalan kulit. Namun terkadang tanda ini tidak selalu ditemukan pada kanker payudara

    Untuk menegakkan diagnosis pasti dari suatu benjolan pada payudara adalah dengan biopsi (pengambilan sampel pada lapisan tertentu dalam payudara untuk memastikan keberadaan sel abnormal). Namun terkadang dengan pemeriksaan penunjang seperti USG, mammografi, atau MRI, juga dapat menunjang diagnosis penyakit ini. Memang sebaiknya Kamu meminta second opinion ke Dokter lain sehingga Kamu dapat lebih mantap dalam menentukan tindakan apa yang akan dilakukan.

    Saat ini yang dapat dilakukan selain meminta pendapat Dokter lain adalah melakukan pola hidup sehat, yaitu menghindari kebiasaan tidak baik seperti merokok, minum minuman keras. Konsumsi makanan sehat secara teratur, istirahat yang cukup, gunakan bra yang dapat menopang payudara dengan baik, hindari begadang, dan rutin berolah raga.

    Demikian semoga bermanfaat.

    dr.Annes

    Maria Angelina  Maria Angelina
    Anggota
    Dok.. Kalau saya minum rebusan air daun sirsak apa bisa mengobati?