Tanya Dokter

  • tumor otak

  • Dok,apakah bila tidur dengan hp dibawah bantal selama 2 malam bisa langsung menyebabkan tumor??

    Hai Nungki, Berdasarkan beberapa penelitian yang dilakukan Amerika, disimpulkan  bahwa frekuensi radio pada telepon genggam merupakan salah satu tipe radiasi elektomagnetik yang berpeluang menjadi karsinogen (zat yang menyebabkan kanker). Namun hal ini masih sulit untuk dibuktikan secara pasti, karena penelitian kanker memerlukan waktu yang cukup panjang, dan tren penggunaan telepon genggam masih terbilang baru. Telepon genggam memang memancarkan radiasi yang cukup tinggi bila digunakan untuk menelepon. Oleh karena itu disarankan penggunaan hands free untuk menelepon atau SMS. Hal ini dapat dilakukan untuk mengurangi paparan terhadap jaringan otak. Telepon genggam yang tidak digunakan (stand by) masih menghasilkan radiasi dalam jumlah kecil. Sehingga lebih baik meletakannya tidak berdekatan dengan tubuh bila memang sedang tidak dibutuhkan. Tumor otak merupakan pertumbuhan sel-sel yang tidak normal pada jaringan otak dan sekitarnya. Seperti pada umumnya tumor, tumor otak dibagi menjadi ganas dan jinak berdasarkan tingkat percepatan penyebarannya. Sedangkan berdasarkan lokasinya, tumor otak dibagi menjadi:

    • Glioma, merupakan tumor yang disebabkan perubahan sel glia yang sebelumnya berfungsi sebagai sel penyokong dalam hal memberikan nutrisi dan zat pendukung lainnya.
    • Neuroma akustik, merupakan tumor yang terjadi pada neuron (saraf) yang mengontrol pendengaran dan keseimbangan.
    • Meningioma, merupakan tumor yang terjadi pada selaput pelindung otak.
    • Hemangioma, merupakan tumor yang terjadi pada pembuluh darah.
    • Adenoma pituitari, merupakan tumor yang terjadi pada kelenjar pituitary pada dasar otak.
    • Medulablastoma, merupakan tumor yang terjadi pada otak kecil,
    • PNETs (Primitive Neuroectodermal Tumors), merupakan tumor yang terjadi sejak masih dalam kandungan. Lokasi tumor ini dapat ditemukan dimana saja pada otak.
    • Tumor sel germinal, merupakan tumor yang disebabkan oleh sel-sel reproduksi. Lokasi tumor ini dapat ditemukan dimana saja pada otak.
    • Craniopharyngiomas, merupakan tumor yang berasal dari jaringan embrional kelenjar pituitari, dan biasa terjadi di daerah hipotalamus.
    • Selain itu terdapat juga tumor otak yang merupakan penyebaran dari kanker pada organ lain lain yang diderita.
        Tumor otak ditemukan pada 7-15 per 100.000 orang. dan angka kejadiannya meningkat seiring dengan usia. Glioma merupakan kanker otak yang paling sering terjadi. Gejala-gejala tumor otak seperti:
    • Sering sakit kepala.
    • kelemahan pada satu sisi tubuh.
    • Gangguan fungsi panca indra, bicara, berbahasa, bergerak, dan keseimbangan.
    • Kejang secara tiba-tiba.
    • Gangguan emosional dan intelektrual.
    Untuk memastikan adanya tumor pada otak dapat dilakukan pemeriksaan pada dokter saraf. Bila dirasa perlu akan dilakukan CT-Scan atau MRI untuk mendapatkan gambaran kondisi otak. Tumor dapat disebabkan oleh banyak hal, faktor keturunan dan paparan karsinogen (seperti asap rokok, asap kendaraan dan zat beracun lainnya) Melakukan pola hidup sehat menjadi kunci untuk mencegah dan memperlambat perkembangan tumor. Olahraga yang rutin, makan-makanan sehat, bergizi dan seimbang, mengurangi tingkat stress, dan istirahat yang cukup. Untuk lebih lengkapnya dapat membaca artikel Tumor Otak dan Kanker Otak Semoga dapat bermanfaat, dr. Aditya Pratama