Tanya Dokter

  • Penyebab ukuran testis lebih kecil sebelah pasca pengobatan orchitis

  •  Ernando
    Anggota

    Dok saya mau tanya, saya berusia 20th dulu saya pernah mengalami peradangan testis sebelah kiri, dan sudah sembuh. Tapi setelah sembuh ukuran testis yg kiri lebih kecil dari yg kanan, ukurannya hampir 2 kali lipat dari yg kanan, itu kelainan apa ya dok, apa berbahaya untuk jangka waktu yg lama

    Halo Ernando, Peradangan testis atau orchitis umumnya disebabkan oleh reaksi infeksi sekunder dari bagian tubuh yang lain. Infeksi virus mumps (penyebab gondongan) adalah penyebab tersering. Di samping itu, orchitis juga bisa disebabkan oleh bakteri, terutama terkait penyakit menular seksual. Diagnosis orchitis ditegakkan oleh dokter melalui pemeriksaan fisik dari area di sekitar kelamin dan juga tes penunjang, seperti tes urin, tes darah, USG testis, pemeriksaan dubur, dan pemeriksaaan penyakit menular seksual. Bila terdiagnosis mengalami orchitis, maka pengobatan disesuaikan dengan mikroorganisme penyebabnya, misalnya antibiotik bagi infeksi bakteri, terapi suportif bagi infeksi virus, dan sebagainya. Atrofi testis, yaitu mengecilnya ukuran testis dari kondisi normal, merupakan salah satu komplikasi yang mungkin terjadi. Bila hal ini terjadi pada kedua testis maka berisiko menyebabkan infertilitas/kemandulan pada pria. Sebaliknya, bila hanya melibatkan salah satu testis, jarang menyebabkan sterilitas. Untuk memastikan mengenai hal ini, berkonsultasilah dengan dokter spesialis urologi. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik ulang, serta tes tambahan lain, misalnya USG testis dan analisis spesma. Diskusikan dengan dokter terkait penanganan paling tepat bagi kondisi yang Anda alami saat ini. Salam. dr. Lili

    Ernando  Ernando
    Anggota

    Tapi dengan keadaan seperti itu apa mempengaruhi kualitas sperma? Dari segi fisik sperma yg baik itu gimana dok?

    Halo Ernando, Sperma adalah salah satu faktor penting dalam menentukan kesuburan pria. Sperma dihasilkan oleh testis dan terkandung dalam air mani yang dikeluarkan pria saat ejakulasi. Kualitas sperma tidak bisa diketahui secara kasat mata, melainkan dibutuhkan pemeriksaan khusus di bawah mikroskop yang disebut analisis sperma. Berikut beberapa kriteria kualitas sperma sehat :

    • jumlah sperma - tiap satu mililiter air mani yang dikeluarkan pria mengandung setidaknya 15 juta sperma
    • kemampuan bergerak - setidaknya diharapkan 40% sperma mampu bergerak dan 25% harus memiliki gerakan maju yang cepat
    • bentuk sperma - 30% harus berbentuk normal, yaitu kepala lonjong dan ekor panjang
    Seperti yang telah disampaikan di atas, bila atrofi testis hanya melibatkan salah satu testis, kemungkinan tidak menyebabkan kemandulan/ infertilitas. Namun untuk memastikan hal ini, sebaiknya Anda berkonsultasi ke dokter agar merekomendasikan pemeriksaan analisis sperma di laboratorium. Salam dr.Lili