Tanya Dokter

  • Urine disertai darah setelah menelan mimisan

  •  rafii21
    Anggota

    Dok, tadi saya mimisan, darahnya tertelan kembali, terus saat saya pipis, urin saya ada darahnya, saya harus gimana dok?

    rafii21  rafii21
    Anggota

    Tolong dok, saya butuh jawaban

    rafii21  dr. Lina Saleh
    Dokter

    Selamat malam, Mimisan yang tertelan akan masuk ke sistem pencernaan, jika darah tertelan dalam jumlah banyak, maka mungkin dapat menyebabkan feses atau tinja berwarna kehitaman. Namun mimisan yang tertelan tidak secara langsung menyebabkan urin berdarah, karena jalur keduanya tidak menyambung secara langsung. Kemungkinan kedua hal tersebut terjadi bersamaan karena penyebab dasar yang sama lebih memungkinkan, yaitu pada kondisi :

    • Demam Berdarah
    • Malaria
    • dll
    Apakah kondisi Anda baru pertama kali atau sudah sering terjadi (mimisan dan BAK berdarah)? apakah disertai demam?apa gejala lain? Tentunya diperlukan informasi lebih banyak lagi. Sedangkan kondisi urin bercampur darah  disebut esbagai HEMATURIA dapat terjadi disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah :
    • Infeksi saluran kemih
    • Batu saluran kemih
    • Penyakit pada ginjal
    • Pembesaran prostat
    • Kanker ginjal, kandung kemih atau prostat
    • Aktivitas atau olahraga sangat berat seperti maraton beberapa kilometer dapat menyebabkan urin terlihat berwarna coklat atau kemerahan, akibat cedera otot berat.
    • Konsumsi obat-obatan seperti vitamin B, aspirin, warfarin, obat-obat pengencer darah, rifampisin, dll.
    • Trauma atau cedera pada ginjal atau pada saluran kemih (terbentur/terpukul/terjatuh pada daerah pinggang atau daerah selangkangan)
    Karena banyaknya kemungkinan penyebab terjadinya hal tersebut, maka sebaiknya Anda periksakan diri Anda secara langsung ke dokter, agar dapat digali lebih dalam mengenai gejala lainnya, serta dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang lain yang dibutuhkan. Pemeriksaan yangmungkin akan dilakukan oleh dokter adalah pemeriksaan darah untuk melihat kadar hemoglobin (hb), dan kadar leukosit (untuk melihat infeksi), pemeriksaan darah lain untuk menunjang atau menyingkirkan kemungkinan penyebab gejala Anda. Selain itu pemeriksaan urin untuk melihat apakah benar terdapat darah pada urin serta apakah ada tanda infeksi atau tanda adanya batu saluran kemih. Juga dapat dilakukan pemeriksan seperti USG. Untuk saat ini yang dapat Anda lakukan adalah :
    • Konsumsi air minum minimal 2Liter per hari
    • Segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter.
    • Awasi jumlah urin yang keluar, berpa kali Anda BAK, dan apa warna nya.
    • Ingat-ingat mengenai gejala apa saja yang Anda rasakan dan sejak kapan, untuk kemudian dilaporkan ke dokter yang memeriksa Anda nanti
    Lebihjelasnya silahkan baca artikel mengenai HEMATURIA Sekian informasi yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat.