Tanya Dokter

  • Urine yang bercampur tetasan darah

  •  Thyra Josela
    Anggota
    Dok saya mau tanya nih, saya wanita umur 18 tahun dan saya mengalami yang namanya BAK yang bercampur sdikit tetsan darah dan saya merasakan sakit yang ckup hebat dibgian bawah perut ketika diakhir BAK ... ini kenapa ya dok ???

    Halo Thyra.......

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Kondisi yang Anda alami saat ini dengan keluhan utama berupa buang air kecil yang disertai dengan darah, dalam bahasa medis disebut sebagai hematuria, dimana paling sering yang menyebabkan hal ini adalah infeksi saluran kemih.

    Infeksi saluran kemih merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika bakteri memasuki tubuh melalui uretra dan berkembang Biak di dalam kandung kemih. Gejala lain infeksi saluran kemih selain hematuria, yaitu :

    • Keinginan untuk terus buang air kecil.
    • Buang air kecil yang terasa sakit.
    • Terdapatnya sensasi rasa terbakar saat buang air kecil.
    • Aroma urin yang kuat.
    • Rasa sakit pada perut bagian bawah.

     

    Selain oleh karena infeksi saluran kemih, kondisi yang Anda alami juga dapat disebabkan oleh : infeksi ginjal, kanker kandung kemih, batu ginjal, Peradangan pada uretra, obat - obatan tertentu yang memicu hal ini, olahraga yang secara berlebihan.

    Jika sampai saat ini Anda masih saja mengalami keluhan, maka kami sangat menyarankan segeralah menemui dokter, agar dilakukan serangkaian pemeriksaan khususnya tes urin, sehingga dapat dilakukan serangkaian penanganan lebih lanjut sesuai dengan penyebab pasti yang nantinya diketahui.

    Tips untuk Anda : ikutilah saran dan pengobatan dari dokter yang Anda temui nantinya, hindari menahan keinginan untuk buang air kecil, minum air putih minimal 2 Liter perhari, selalu jaga kebersihan organ intim, cebok dari arah depan ke belakang setelah buang air kecil maupun buang air besar.

    Klik artikel di bawah ini yang sesuai dengan pertanyaan Anda :

    HEMATURIA

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

    @dr.jati