Tanya Dokter

  • Pengobatan usus buntu

  •  shantika
    Anggota

    Dok 2 hari yg lalu perut saya sakit dan nyeri pada bagian bawah kanan dan saat saya periksa katanya ini usus buntu, dan saya dikasi obat dan anti biotiknya besoknya saya periksa lagi di klinik terus test darah dan urin saya positif usus buntu, dan harus dioperasi kata dokternya , tapi perut saya sudah tidak sakit lagi, apa harus di operasi atau tidak yaa dok ?

    Hai, Pertanyaan Anda telah dijawab di pertanyaan sebelumnya.

    shantika  shantika
    Anggota

    Belum ada balasan dok . Maaf sebelumnyaa

    Hai, Usus buntu yang meradang namun sembuh kembali dapat berkemungkinan tinggi untuk kembali meradang. Pada dasarnya, penanganan usus buntu adalah dengan operasi pengangkatan usus buntu. Tergantung kondisi usus buntu tersebut, dapat dilakukan operasi segera maupun operasi direncanakan. Mengapa tidak segera dioperasi? Usus buntu yang tengah meradang mendapatkan aliran darah yang begitu deras, sehingga kemungkinan perdarahan saat operasi menjadi besar. Selain itu, sebagai respons radang, tubuh secara otomatis melakukan penutupan lapis demi lapis terhadap usus buntu yang radang tersebut. Akibatnya, usus buntu menjadi lebih sulit dicari dan diperlukan banyak pemotongan jaringan untuk mengeksplorasi perut. Pemotongan jaringan yang banyak ini dapat mempertinggi risiko terjadinya perlengketan usus nantinya, yang tentu akan menjadi masalah baru lagi. Oleh sebab itu, sebisa mungkin usus buntu dioperasi ketika kondisi peradangan masih tidak begitu hebat atau sudah mereda. Operasi terencana ini biasanya hanya menyebabkan luka operasi yang kecil dan penyembuhan pun berlangsung cepat. Sedangkan operasi segera biasanya dilakukan apabila usus buntu tersebut meradang hebat / telah pecah / telah terjadi komplikasi berupa peradangan selaput perut (peritonitis). Operasi pada kondisi ini tentu akan lebih berisiko, menyebabkan bekas luka yang lebih besar dan memperlama proses penyembuhannya. Artikel ini mungkin membantu: Usus buntu tanpa operasi Sekian, semoga bermanfaat. dr. Radius Kusuma