Tanya Dokter

  • Jahitan bekas operasi usus buntu belum menutup

  • slamat pagi dok, mau bertanya, saya 2 minggu yang lalu operasi laparatomy usus buntu, dan kemarin baru di cabut jahitan nya, tapi jahitan nya belum menutup rapat tapi tidak perih lagi kalau di lap dengan alkohol atau air infus, apakah itu normal dok? dan sebaiknya saya itu banyak berbaring atau aktif berjalan/duduk, trimakasih dok
    kenapa pertanyaan saya disini tidak pernah di jawab sih

    Hai,

    Terima kasih atas pertanyaannya…

     

    Radang pada usus buntu (apendiksitis) adalah peradangan (inflamasi) yang terjadi akibat tersumbatnya "pintu keluar" usus buntu (apendiks). Sumbatan ini bisa disebabkan oleh pembengkakan pada kelenjar getah bening atau feses (tinja) yang mengeras. Penanganan definitif apendiksitis dilakukan dengan operasi (apendiktomi). Operasi ini dilakukan dengan cara memotong usus buntu, lalu menjahit bagian usus lainnya.

    Beberapa efek samping yang sering dikeluhan penderita yang telah menjalani operasi usus buntu, di antaranya adalah nyeri pada bekas luka operasi. Terkadang ada beberapa orang mengeluhkan nyeri yang dirasakan berlangsung lama atau hanya bersifat ringan dan sementara saja, umumnya kondisi ini wajar dan tidak berbahaya.

    Luka setelah penjahitan dilepas pada bekas operasi tampak kulit yang tampak tidak menyatu yang Anda alami kemungkinan terjadi karena lapisan kulit dan peritoneum yang masih belum terlalu kering, sehingga tampak seperti belum tertutup rapat. Biasanya ini terjadi karena peningkatan tekanan dalam rongga perut (tekanan intraabdomen), misalnya saat batuk, mengejan, bangkit (dari posisi duduk ke berdiri atau dari posisi berbaring ke duduk). Namun, lama-kelamaan, seiring dengan proses regenerasi jaringan, kulit bekas operasi ini tentu akan membaik dengan sendirinya. Cairan infus itu sifatnya mengeringkan luka bekas operasi, mengurangi infeksi sekunder seperti nanah, kemerahan, nyeri.

     

    Anjuran yang dapat Anda lakukan untuk membantu meminimalisasi keluhan tersebut adalah:

    ·         Istirahat yang cukup, hindari aktifitas fisik yang melelahkan

    ·         Hindari mengangkat barang yang terlalu berat

    ·         Biasakan bangkit secara perlahan (miringkan dulu tubuh, baru berdiri)

    ·         Batasi konsumsi makanan pedas, bersantan, dan kafein

    ·         Konsumsi makanan bergizi seimbang dan kaya protein

    ·         Mulai lakukan olahraga ringan secara teratur

    ·         Gunakan celana yang longgar dan berbahan lembut

    ·         Jika perut terasa nyeri, kompres dengan air hangat

     

    Klik artikel di bawah ini untuk lebih jelasnya : Penyakit usus buntu

     

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

     

    dr. Adriana