Tanya Dokter

  • Cara mengatasi vagina gatal

  •  ApriliaZ
    Anggota
    Hallo dok saya mau brtanya dok,knpa bagian bibir2 vagina saya sangat terasa gatal? saya sdh mncoba mngobatinya dgn mmbasuhnya dgn air rebusan daun sirih hangat kuku, namum blum juga hilang. sdah lbh dr smnggu blm jga mmbaik. obt ap yg hrus sya kmsumsi dan ap ada cara alami? trims dok

    Hai ApriliaZ,

    Terimakasih telah bertanya ke Alodokter.

     

    Gatal di bibir vagina memang bisa terasa sangat mengganggu. Tidak jarang, untuk mengatasi rasa gatalnya, penderita akan melakukan berbagai cara, termasuk dengan membilas kemaluan menggunakan air rebusan sirih. Padahal sesungguhnya cara ini belum teruji efektifitasnya.

    Ada banyak kemungkinan penyebab gatal di bibir vagina, di antaranya yakni:

    • Kulit lembab
    • Infeksi jamur, bakteri, parasit, atau virus, seperti:
      • Candidiasis
      • Tinea cruris
      • Skabies
      • Folikulitis
      • Pediculosis pubis
    • Dermatitis kontak (peradangan kulit karena berkontak dengan zat pemicu alergi atau iritasi), misalnya sabun, pewangi vagina, pelumas seksual, atau bahan pakaian tertentu
    • Erupsi obat
    • Gangguan psikosomatis, dan sebagainya

    Anda bisa lakukan dulu langkah berikut untuk mengatasinya:

    • Jangan menggaruk berlebihan vagina yang gatal karena bisa menyebabkan luka dan iritasi
    • Bersihkan vagina setiap habis buang air kecil, buang air besar, dan berhubungan seksual
    • Gunakan celana yang bersih, longgar, berbahan lembut, dan menyerap keringat
    • Jangan bertukar pakaian dalam dengan orang lain
    • Jangan melakukan seks bebas
    • Jangan menggunakan sabun pewangi vagina atau pantyliner
    • Jangan menggunakan obat sembarangan tanpa pengawasan dokter

    Namun, apabila keluhan tidak membaik, sebaiknya periksakan langsung ke dokter ya.. Kemungkinan, selain meresepkan obat anti gatal, dokter juga akan meresepkan obat lain guna mengeradikasi mikroorganisme penyebab gatal (jika gatal disebabkan oleh infeksi).

    Semoga membantu ya..

     

    dr. Nadia Nurotul Fuadah