Tanya Dokter

  • vagina terasa perih

  •  seorangwanita
    Anggota

    Siang, Dok.. Saya perempuan baru menikah. Ketika saya dan suami berhubungan pertama kali, rasa sakitnya luar biasa saat suami mencoba penetrasi saat itu juga kami stop. Dikedua kalinya, saat mencoba penetrasi rasa sakitnya masih terasa. Tetapi kepala penis suami sudah masuk, karena masih terasa sakit kami stop. Di percobaan pertama tidak ada darah yg keluar, di percobaan kedua ada darah yg keluar walaupun hanya ujung kepala penis yg masuk. Saat saya membersihkan, darah yg keluar cukup banyak. Apakah hymen saya sudah robek semuanya dan seberapa banyak darah yg keluar saat hymen robek? Tapi vagina saya masih terasa perih dan agak bengkak sekarang, kami berhubungan kemarin. Apa wajar seperti itu? Dan hari ini saya haid, apakah ada kemungkinan besar hamil walaupun ga lama setelah berhubungan saya haid? Terimakasih, Dok..

    Halo,   Hubungan seksual pertama kali memang bisa menimbulkan rasa nyeri baik apda wanita maupun pria. Hal ini disebabkan karena masih kakunya otot vagina dan juga kurangnya pelumas dalam vagina sehingga penetrasi sulit dilakukan. Banyaknya darah yang keluar karena hymen yang robek akan berbeda pada setiap wanita, ada yang hanya mengeluarkan sedikit bercak sekali saja namun ada juga yang mengeluarkan darah cukup banyak. Vagina yang terasa perih dan bengkak mungkin disebabkan akibat trauma yang terjadi saat berhubungan, hal ini sebenarnya bisa dikatakan lumrah terjadi pada saat pertama kali berhubungan, jaga kebersihan vagina Anda agar tidak menyebabkan terjadinya infeksi saluran kemih dll. Tidak, Anda tidak memiliki kemungkinan untuk hamil jika Anda haid sehari setelah berhubungan. Untuk mengurangi nyeri pada hubungan intim selanjutnya, Anda bisa mencoba memperlama foreplay, menambahkan pelumas tambahan dan hindari melakukan penetrasi terburu buru. Semoga bermanfaat.   dr. Yusi.  

    seorangwanita  seorangwanita
    Anggota

    Oh iya, Dok.. Saya masih kurang paham dengan masa subur wanita. Itu bagaimana ya dok waktu-waktunya? Terus haid saya kan tidak teratur, apa bisa diprediksi masa suburnya? Satu lagi, saya berencana menunda mempunyai anak dahulu. Apa saja yg perlu dilakukan, tapi tanpa kb ataupun alat kontrasepsi? Bisa diprogramkah? Terimakasih..