Tanya Dokter

  • Vaksin meningitis untuk anak

  • dokteri, baru 1 minggu yg lalu anak saya meninggal karena meningitis stadium 2. saya terlambat menyadari bahwa sakit anak saya ternyata separah itu, jadi dokter saya sangat khawatir dan tidak ingin hal ini terulang kembali untuk anak dan keluarga saya. jadi pertanyaan saya dokter, apakah anak yg baru lahir sudah di perboleh kan untuk mendapat vaksin meningitis?

    Ruaiyah Hartati  dr. Rico N
    Dokter

    Hai, Sebelum saya menjawabnya mungkin perlu saya jelaskan bahwa meningitis/radang selaput otak meruipakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi pada selaput otak. Organismenya dapat bermacam-macam mulai dari virus, bakteri (meningokokus, pneumokokus, haemofilus influenza, TBC, dsb), dan jamur. Vaksin meningitis hanya akan melindungi dai meningitis yang disebabkan oleh organisme tertentu, misalnya vaksin meningitis untuk jemaah haji hanya melindungi terhadap meningitis karena meningokokus, lalu PVC hanya terhadap pneumokokus, dan Hib hanya terhadap haemophilus influenza tibe B, sehingga masih mungkin terkena meningitis oleh penyebab lain seperti oleh kuman TBC (meningitis TB). Vaksinasi meningitis pada bayi berbeda dengan vaksin meningitis yang diberikan kepada jemaah haji. Pada bayi/balita vaksin yang dapat mencegah meningitis antara lain : 1. HiB (perlindungan terhadap meningitis karena Haemophilus Influenza tipe B) diberikan pada usia 2, 4, 6 bulan dan antara 15-18 bulan 2. PCV (perlindungan terhadap meningitis karena Pneumokokus) diberikan pada usia 2,4,6 bulan dan antara 12-15 bulan apabila baru mulai diberikan pada usia 7-12 bulan maka cukup diberikan 2 kali dengan jarak 2 bulan. Pada usia diatas 1 tahun diberikan 2 kali, dengan interval 2 bulan. PAda usia diatas 2 tahun cukup diberikan 1 kali Anak baru lahir tidak dianjurkan langung mendapatkan vaksin meningitis, tetapi dianjurkan mengikuti jadwal imunisasi yang telah ditetapkan dari IDAI (ikatan dokter anak indonesia). Tautan yang mungkin berguna :pencegahan meningitis