Tanya Dokter

  • Pemeriksaan kehamilan

  • Mana yang harus didahulukan ketika ibu datang ke puskesmas? Teman sya ada yanf mengtakn djj dulu untuk memastikan ada janin tapi teman yang lain mengatakn VT dulu untuk tau kemajuan persalinan....? Makasih dok

    ririn sorianingsih  Siska Wulandari
    Anggota

    Ibu ririn, saya bukan dokter di Alo dokter, tapi saya punya jawabannya, jadi, pemantauan DJJ itu dilakukan diatas usia kehamilan 10 minggu, apabila ballotement sudah teraba, jadi setiap pemeriksaan kehamilan pasti dilakukan DJJ untuk mengetahui kesejahteraan janin, kalau VT (periksa dalam) hanya dilakukan setelah ada tanda-tanda persalinan buk (baca di google tanda2 persalinan), kalau ibu datang ke puskesmas sudah ada tanda2 persalinan, djj dilakukan terlebih dahulu, kemudian VT, setelah VT maka djj dilakukan lagi, apa ibu mengerti?

    Hai Yang dijawab oleh rekan siska wulandari benar sekali. VT (pemeriksaan dalam vagina) atau DJJ (pemeriksaan denyut jantung janin) dilakukan tergantung dari usia kandungan saat datang. Pada saat hamil muda atau belum ada tanda-tanda persalinan, maka belum perlu dilakukan VT, cukup dengan pemeriksaan DJJ mengggunakan alat doppler pada usia kandungan minimal 16 -20 minggu, atau dengan USG pada usia kehamilan lebih muda sekitar 7 minggu sudah dapat terlihat. Pemeriksaan DJJ dilakukan untuk mengetahui janin dalam keadaan hidup dan keadaan janin apakah adanya gangguan atau tidak, melalui pemeriksaan hitung DJJ, dimana frekuensi normal antara 120-160 kali per menit, bila dibawah atau melebihi frekuensi tersebut ada kemungkinan terjadi gangguan pada janin. Sedangkan pemeriksaan VT dilakukan saat menjelang persalinan untuk memantau pembukaan leher rahim. VT atau DJJ dulu yang dilakukan tergantung dari kondisi, pada saat kontraksi masih lemah, tidak masalah mana duluan karena keduanya pasti akan dilakukan dan sama-sama penting, bila memungkinkan sebenarnya dapat dilakukan bersamaan. Saat kontraksi kuat, dan persalinan sudah dimulai maka tindakan VT dilakukan terlebih dahulu untuk mengetahui pembukaan dan kemajuan persalinan, karena saat kontraksi kuat biasanya sulit untuk mengukur DJJ melalui alat doppler, lalu dilanjutkan dengan pemeriksaan DJJ bila kontraksi mereda. Semoga membantu ya. Terima kasih. dr.Yan william