Kulit Lebih Cerah Berkat AHA

Kandungan AHA sering kali dianggap sebagai bahan andalan produk pemutih kulit. Memiliki kulit wajah putih dan bersih merupakan impian sebagian wanita. Produk pemutih kulit yang mengandung AHA menjadi salah satu sarana yang banyak digunakan untuk mewujudkan impian tersebut.

Tapi, apa yang dimaksud dengan AHA dan bagaimana cara kerjanya?

Kulit Lebih Cerah Berkat AHA - alodokter

Beragam Manfaat AHA

AHA adalah singkatan dari alpha hydroxy acids atau asam alfa hidroksi, yaitu kelompok asam alami yang ditemukan dalam berbagai jenis makanan. Ada asam tartarat yang ditemukan dalam buah anggur, asam malat (apel), asam laktat (susu asam), asam glikolat (tebu), dan asam sitrat (buah sitrus).

AHA kemudian diketahui dapat bermanfaat ketika dipergunakan dengan cara dioles pada kulit. Manfaatnya antara lain:

  • Mengurangi efek penuaan.
  • Menyamarkan penampakan garis halus dan kerut.
  • Mengurangi pembesaran pori-pori.
  • Membantu mengatasi masalah pigmentasi.
  • Menyamarkan bintik hitam akibat usia.
  • Membantu proses pengelupasan kulit.
  • Mengencangkan dan menghaluskan kulit.
  • Mengurangi luka bekas jerawat.

Cara kerja AHA adalah dengan melepaskan sel kulit mati dan menampilkan sel kulit sehat bersinar yang sebelumnya tersembunyi di lapisan bawah.Tidak heran jika kemudian AHA menjadi salah satu bahan favorit yang disertakan dalam produk-produk pembersih kulit, losion, serta produk pengelupasan kulit (peeling). Namun banyaknya sel kulit mati yang terkelupas tergantung pada jenis dan tingkat konsentrasi AHA (biasanya dalam persen), tingkat asam-basa atau pH, dan campuran bahan lain dalam produk pembersih kulit.

Untuk kondisi kulit yang mengalami hiperpigmentasi atau bintik hitam, menggunakan produk yang mengandung AHA sekitar 5 persen, maka dapat membantu manfaat kulit wajah tampak lebih cerah.

Produk krim atau losion dengan kandungan AHA hingga 10 persen tergolong aman untuk sebagian besar kulit dengan penggunaan sesuai aturan. Penggunaan produk AHA lebih dari 10 persen perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis kulit untuk mencegah penggunaan berlebihan dan munculnya efek samping yang tidak diinginkan.

Dari berbagai jenis AHA yang ada, asam laktat dan asam glikolat-lah yang paling sering dijadikan bahan kosmetik. Ada satu penelitian yang menunjukkan bahwa menggunakan asam laktat dan asam glikolat dalam jangka panjang mampu memperbaiki kondisi kulit atau meremajakan kulit yang rusak.

Kemungkinan Efek Samping

Dengan menggunakan produk pemutih kulit mengandung bahan AHA, bukan berarti tidak memiliki risiko efek samping. Beberapa masalah yang biasa dikeluhkan pada penggunaan AHA, antara lain iritasi kulit dan kulit yang lebih sensitif terhadap sinar matahari.

Langkah-langkah untuk menghindari efek samping tersebut, antara lain:

  • Pemilihan produk dengan kandungan konsentrasi AHA yang rendah sebelum memulai dengan yang lebih tinggi. Gunakan produk dengan kandungan maksimal 10 persen. Namun jika ingin lebih dari 10 persen, pastikan pemakaian di bawah pengawasan dokter kulit.
  • Pergunakan tabir surya setiap hari, karena selama menggunakan produk berbahan AHA, kulit menjadi lebih sensitif terhadap cahaya matahari.
  • Segera kunjungi dokter apabila setelah beberapa waktu penggunaan produk mengandung AHA, kulit wajah Anda tidak menunjukkan perbaikan, terjadi pembengkakan, atau justru bintik hitam makin menebal.

Memiliki tampilan wajah putih yang sempurna memang luar biasa. Namun tetap waspada dan pilih kandungan produk kosmetik dengan cermat agar terhindar dari kemungkinan risiko yang merugikan, baik terhadap kesehatan maupun anggaran belanja