Lebih Rileks dan Fokus Berkat Manfaat Tumbuhan di Dalam Rumah

Salah satu manfaat tumbuhan yang kita kenal adalah perannya dalam melawan polusi udara. Sayangnya, sebagian dari kita menganggap polusi udara hanya monopoli ruang terbuka.

Kita cenderung yakin bahwa kualitas udara di dalam rumah sudah terbebas dari polutan. Padahal kenyataannya, rumah, kantor, dan ruangan di dalam gedung bisa jadi lebih banyak mengandung polutan daripada di luar ruangan. Jadi bagaimana caranya agar kita bisa mengurangi polusi di dalam rumah sendiri?

lebih rileks dan fokus berkat manfaat tumbuhan di dalam rumah - alodokter

Saatnya Memelihara Tumbuhan di Rumah

Selain untuk mempercantik ruangan, tumbuhan dalam rumah juga bisa bertindak sebagai pembersih udara alami. Semua bagian dari tumbuhan, seperti dedaunan dan akar, akan bekerja sama dalam menyerap polutan kimia di dalam ruangan rumah.

Kemampuan tumbuhan dalam menyerap polutan kimia tersebut dinamakan dengan fitoremediasi. Beberapa senyawa kimia yang bisa diserap oleh tumbuhan dalam tanaman, antara lain toluena, oktan, benzena, alpha-pinene, dan trichloroethylene (TCE).

Tumbuhan di dalam rumah yang biasa kita sebut tanaman hias diperkirakan mampu menghilangkan 87 persen racun udara dalam sehari. Cobalah meletakkan beberapa tanaman kecil yang masing-masing berjarak 8-10 meter untuk mendapatkan proses detoksifikasi udara yang ideal. Beberapa tanaman yang bisa ditanam di rumah antara lain adalah Peace Lily (Spathiphyllum), Dracaena, Bunga Chrysanthemum, Palm Bambu, Golden Pothos (Epipremnum aureum), English Ivy (Hedera helix), Chinese Evergreen (Aglaonema sp.), Areca Palm (Chrysalidocarpus lutescens), dan Rubber Plant (Ficus elastica). Nama-nama tersebut mungkin asing di telinga, tapi sudah familiar di kalangan pecinta tanaman rumah.

Manfaat tumbuhan dalam rumah yang tidak diduga adalah kemungkinan kemampuannya dalam membantu mengatasi pilek. Tumbuhan dalam rumah diprediksi mampu menurunkan batuk, sakit tenggorokan, kelelahan, dan gejala flu lainnya. Hal ini kemungkinan bisa terjadi jika mengingat bahwa tumbuhan mampu meningkatkan kadar kelembapan udara dan dapat mengurangi debu.

Manfaat tumbuhan di dalam rumah lainnya yang bisa didapat adalah sebagai aromaterapi. Sebagian besar tumbuhan yang sering digunakan sebagai bahan dasar minyak aromaterapi ternyata bisa tumbuh dengan baik di dalam ruangan. Keuntungan dari aromaterapi sendiri adalah memberikan efek positif terhadap suasana hati kita.

Kemungkinan lain yang bisa diperoleh berkat menanam tumbuhan di dalam rumah adalah efek positif bagi psikologis kita. Beberapa manfaat tumbuhan yang berguna bagi psikologis kita bisa muncul dalam bentuk mengurangi stres, kecemasan, dan depresi.

Tumbuhan dalam rumah juga dimungkinkan mampu memberikan efek relaksasi dan optimisme. Manfaat tumbuhan juga mungkin mampu meningkatkan rasa stabilitas dan kontrol diri.

Selain fungsi psikologis di atas, tumbuhan dalam rumah juga dapat meningkatkan fungsi kognitif bagi sebagian orang. Hal ini masuk akal karena dengan adanya tumbuhan dalam rumah bisa membuat seseorang lebih konsentrasi dan meningkatkan fungsi memori. Artinya, keberadaan tanaman dalam rumah berpotensi membuat seseorang berpikir lebih baik. Sebuah penelitian tanaman dalam rumah memungkinkan pemiliknya berpikir lebih kreatif.

Manfaat tumbuhan yang bisa diperoleh secara tidak langsung adalah membakar kalori. Kegiatan berkebun sendiri diprediksi mampu membakar 330 kalori tiap jamnya. Merawat tumbuhan adalah kegiatan fisik yang secara perlahan-lahan meningkatkan kinerja seseorang sehingga mampu menghindarkan rasa sakit dan nyeri.

Melihat banyaknya manfaat tumbuhan di dalam rumah, sudah saatnya kini kita mulai menghiasi rumah dengan aneka tumbuhan. Hanya saja, pastikan bahwa tumbuhan yang ada dijauhkan dari anak-anak atau hewan peliharaan. Hal ini penting agar anak atau hewan peliharaan tidak menelan bagian-bagian tertentu dari tanaman secara disengaja atau tanpa disengaja.