Lengkapi Gaya Anda dengan Minyak Rambut

Dalam merawat rambut dan mendapatkan penampilan yang menarik, pria tidak hanya cukup mengandalkan sisir dan air, tetapi juga perlu minyak rambut.

Faktanya, minyak rambut untuk pria terdiri atas beberapa jenis yang umumnya dikenal dengan wax, serum, pomade, dan gel.

Hair styling for men

Jenis-Jenis Minyak Rambut untuk Pria

Minyak rambut berguna untuk menata rambut agar tampak bergaya, tetapi tetap berkesan natural. Meski begitu, penggunaan minyak rambut disarankan untuk disesuaikan dengan jenis rambut. Lebih detail, berikut adalah berbagai jenis minyak rambut untuk pria yang bisa dipakai sehari-hari.

Krim

Jika helaian rambut Anda bertipe tebal dan kasar, pilih minyak rambut bertekstur krim. Krim akan membuat rambut Anda tampak berkilau.

Wax

Wax adalah minyak rambut berbahan lilin. Apabila Anda menginginkan gaya rambut agak berantakan yang natural tanpa terlihat basah dan kaku, gunakan minyak rambut jenis wax. Namun, hindari pemakaian wax jika jenis rambut Anda lemas dan panjang karena minyak rambut ini dinilai terlalu berat bagi jenis rambut seperti itu.

Wax sudah digunakan sejak era Galia kuno sebagai pendukung penataan rambut. Pada era modern kini, wax pun lebih disukai dibandingkan gel karena lebih cepat kering dan tidak mengandung alkohol. Wax dianggap sebagai minyak rambut ajaib karena dapat menghasilkan tatanan rambut yang bermacam-macam. Wax bisa memberikan efek rambut yang tipis menjadi tampak lebih lebat dan membuat tatanan rambut menjadi gimbal.

Pomade

Pilihan lain jika Anda menginginkan penataan gaya rambut tertentu adalah menggunakan minyak rambut jenis pomade. Tekstur pomade hampir sama dengan wax, tetapi lebih creamy. Efek pemakaian pomade dapat membuat rambut tampak lebih basah dan berkilau.

Minyak rambut ini telah dibuat sejak abad ke-18 dan 19. Pomade asli adalah yang terbuat dari lemak babi atau beruang. Namun, saat ini telah dibuat menggunakan lilin lebah, petroleum jelly, dan lanolin. Sifatnya yang dapat menjadikan rambut lebih kaku dan pelembapnya yang awet, lebih sering digunakan untuk penataan rambut gaya Afro.

Serum

Apabila rambut Anda keriting dan cenderung kering, serum adalah minyak rambut yang tepat. Serum berupa cairan yang digunakan dengan cara disemprotkan ke rambut. Serum berfungsi membuat rambut menjadi lebih lembut, berkilau, dan biasanya tidak digunakan untuk membentuk tatanan rambut.

Mousse

Mousse ada yang berupa krim dan ada juga yang berbentuk cairan. Fungsi mousse adalah menjadikan rambut tampak lebih mengembang dengan tampilan yang tetap alami tanpa terlihat menumpuk. Aplikasikan mousse ketika rambut masih dalam keadaan basah atau lembap. Setelah itu ratakan mousse dengan cara menyisir rambut.

Gel

Gunakan pada rambut Anda yang kaku agar lebih mudah ditata sesuai gaya yang disukai. Hasil tatanan rambut yang menggunakan gel mirip dengan tatanan menggunakan wax, tetapi lebih kuat.

Tips Menggunakan Minyak Rambut untuk Pria

Aturan pakai minyak rambut dan faktor kecocokan harus menjadi patokan ketika menggunakannya. Setidaknya ada tiga poin yang bisa Anda jadikan pertimbangan utama.

  • Cobalah untuk menggunakan semua jenis minyak rambut secara bergantian. Tujuannya agar Anda merasakan tekstur dan hasil tatanan rambut yang berbeda-beda.
  • Saat memakainya, ratakan di seluruh kepala. Jangan sampai ada minyak rambut yang menggumpal atau lebih banyak hanya pada sisi tertentu agar penampilan Anda sempurna.
  • Ambil minyak rambut sedikit saja untuk menghindari pemakaian yang terlalu banyak. Gosokkan di telapak tangan sebelum digosokkan di rambut agar minyak rambut lebih hangat dan cepat merata. Jika kurang, tambahkan lagi minyak rambut tersebut sedikit saja.

Minyak rambut membantu dalam mengubah gaya rambut dalam waktu singkat sesuai selera Anda. Meski begitu, jangan digunakan secara berlebihan untuk menghindari kerusakan rambut. Selalu utamakan kesehatan rambut dan kulit kepala Anda tiap hari.