Lindungi Paru-paru Anda dari Polusi Udara

Jangan sepelekan polusi, masalah lingkungan ini merupakan salah satu sumber utama penyakit sekaligus kematian di dunia.

Tubuh manusia secara alami didesain untuk melindungi paru-paru dari kuman dan partikel seperti debu atau serbuk. Tapi polusi udara tetap dapat mengganggu jaringan paru-paru sekaligus melemahkan pertahanan tubuh. Polusi udara dapat menyebabkan kesulitan bernapas dan iritasi pada organ sistem pernapasan seperti hidung dan tenggorokan sehingga menyebabkan bersin-bersin. Selain itu, polusi juga dapat memperburuk penyakit paru-paru seperti asma, bronkitis, dan emfisema.

lindungi paru-paru dari polusi udara - Alodokter

Dampak polusi terhadap kesehatan bergantung kepada kondisi Anda saat itu,berapa lama Anda terekspos oleh udara yang terpolusi dan jenis polusi. WHO bahkan menyatakan polusi udara sebagai masalah lingkungan terbesar yang memberi dampak signifikan pada kesehatan manusia.

Dengan mengurangi tingkat polusi udara, sebuah negara dapat mengurangi risiko penyakit stroke, jantung, kanker paru-paru, serta masalah pernapasan kronis maupun akut seperti asma, di antara penduduknya.

Pada tahun 2012, tercatat sejumlah 3,7 juta orang di dunia yang meninggal akibat polusi udara luar ruangan. Selain polusi udara luar ruangan, polusi di dalam ruangan juga mengakibatkan risiko kesehatan serius bagi tiga miliar orang di dunia yang menggunakan arang dan bahan bakar biomassa di dalam rumah.

Berikut ini adalah beberapa polusi udara dan dampaknya terhadap kesehatan.

Nitrogen Dioksida

Nitrogen dioksida (NO2) muncul dari proses pembakaran (pemanasan, pembangkit listrik, mesin kendaraan, dan kapal). Terpapar NO2 secara terus-menerus dapat meningkatkan gejala bronkitis pada anak-anak penderita asma. NO2 juga dapat mengurangi fungsi paru-paru.

Unsur-Unsur Partikel

Komponen partikel di udara terdiri atas sulfat, nitrat, ammonia, natrium klorida, dan debu mineral. Jika terpapar oleh kombinasi unsur-unsur tersebut secara terus-menerus, dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular dan pernapasan seperti kanker paru-paru.

Ozon

Jangan samakan ozon di permukaan tanah dengan lapisan ozon di atmosfer. Walau pada lapisan atmosfer ozon berfungsi sebagai penangkal cahaya ultraviolet (UV), pada permukaan bumi ozon termasuk polusi. Ozon di permukaan bumi terbentuk ketika cahaya matahari memicu reaksi kimia antara unsur-unsur polusi. Polusi ozon dapat mengurangi fungsi paru-paru, memicu asma, dan penyakit paru-paru lainnya.

Sulfur Dioksida

Sulfur dioksida atau SO2 dapat menyebabkan inflamasi pada saluran pernapasan sehingga memicu gejala batuk-batuk berdahak. Menghirup unsur ini juga meningkatkan risiko seseorang terserang infeksi pada sistem pernapasannya dan memperparah kondisi asma serta bronkitis. Sulfur dioksida dihasilkan dari pembakaran batu bara dan bensin.

Udara yang Anda hirup, meski terlihat bersih, mengandung banyak zat-zat yang dapat membahayakan kesehatan Anda. Cobalah lindungi diri Anda dan keluarga dengan cara menggunakan pembersih udara (air purifier), masker pernapasan, dan menanam tanaman yang berfungsi sebagai pembersih udara di dalam ruangan.