Lupa Memakai Kacamata Hitam Bisa Berbahaya

Tidak sedikit orang yang justru malu menggunakan kacamata hitam. Alasannya pun beragam, salah satunya takut dianggap aneh atau sok gaya. Padahal, kacamata hitam penting digunakan untuk melindungi mata dari bahaya sinar matahari.

Sinar matahari pagi memang baik untuk kesehatan. Tapi, lain halnya dengan sinar matahari pada saat tengah hari. Menurut data yang didapatkan belakangan ini, tingkat sinar UV di Indonesia, khususnya Jakarta adalah 12. Itu artinya semakin tinggi radiasi yang mungkin dapat membahayakan tubuh, khususnya mata, ketika terpapar sinar matahari tanpa perlindungan.

lupa memakai kacamata hitam bisa berbahaya - alodokter

Beragam Sakit Mata Bisa Jadi Akibatnya

Demi menjaga kesehatan mata, sebaiknya Anda abaikan rasa malu dan mulai ingat beberapa akibat yang mungkin bisa terjadi jika Anda lupa memakai kacamata hitam. Contohnya terkena pterigium, katarak, pinguekula, fotokeratitis, dan fotokonjungtivitis.
  1. Katarak Katarak merupakan gangguan penglihatan yang menyebabkan penglihatan penderitanya menjadi keruh. Hal ini disebabkan karena lensa mata menjadi keruh dan menjadi sensitif pada cahaya yang Kondisi ini bisa bermula dengan gangguan mata ringan dan Anda masih bisa menggunakan kacamata. Tapi jika semakin parah, maka akan sangat mengganggu penglihatan Anda. Seiring terganggunya penglihatan, kegiatan sehari-hari pun akan terganggu, seperti kesulitan mengendarai kendaraan, sulit melihat ekspresi seseorang, sulit membaca, dan lain sebagainya. Umumnya, katarak disebabkan oleh cidera yang mengubah jaringan mata atau karena Tapi paparan sinar UVB, juga bisa menjadi faktor risiko utama dalam pemicu katarak.
  2. Pterigium Kondisi ini ditandai dengan adanya jaringan seperti serabut putih yang tumbuh pada bagian putih mata, dan pada beberapa kasus jaringan ini tumbuh hingga ke bagian kornea. Gejala yang mungkin muncul antara lain iritasi mata, penglihatan kabur, mata kemerahan, perih, atau gatal. Tumbuhnya jaringan ini bisa dipicu oleh seringnya seseorang terpapar sinar UV, dan umumnya terjadi pada seseorang yang banyak menghabiskan waktu di luar ruangan dan tinggal di iklim hangat, serta sering mengabaikan memakai kacamata hitam. Jaringan yang tumbuh ini tidak bersifat kanker. Jika jaringan ini semakin menganggu, Anda bisa melakukan operasi pengangkatan jaringan pterigium.
  3. Pinguekula Hampir sama dengan pterigium, gangguan mata ini terjadi akibat adanya benjolan kuning pada bagian konjungtiva (selaput bening dan tipis yang melapisi permukaan putih bola mata) di dekat kornea. Seringnya mata terpapar sinar matahari tanpa menggunakan kacamata hitam menjadi salah satu penyebab pinguekula.
  4. Fotokonjungtivitis dan Fotokeratitis Paparan sinar ultraviolet, baik yang alami atau buatan, yang terjadi dalam jangka waktu panjang mengakibatkan kornea mengalami kerusakan berat atau terbakar. Seseorang yang terkena fotokeratitis akan mengalami pusing, mata nyeri dan terus menerus berair, kelopak mata bengkak, mata merah, atau hilangnya penglihatan sementara. Sedangkan fotokonjungvitis adalah kondisi di mana konjungtiva mata mengalami inflamasi setelah beberapa jam terpapar matahari dan dapat terasa sangat menyakitkan.
Mata merupakan salah satu bagian penting dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Jagalah kesehatan mata Anda dengan baik dan menggunakan kacamata hitam yang memiliki perlindungan sinar UV agar tidak merugi di kemudian hari. Bahkan, mengajarkan anak Anda untuk menggunakan kacamata hitam sejak dini juga perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan mata anak. Jika Anda mengalami beberapa hal di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk penangan lebih lanjut