Lutut Bengkak Disebabkan oleh Kejadian-kejadian Ini

Lutut bengkak dapat terjadi ketika terdapat peningkatan cairan di sekitar sendi lutut dan kondisi ini dapat menyerang siapa saja tanpa memandang umur. Cairan berlebih pada lutut ini bisa diakibatkan oleh luka yang tidak kunjung diobati, benturan yang keras di lutut, atau penyakit-penyakit tertentu.

Risiko lutut mengalami pembengkakan biasanya akan dialami oleh orang-orang berusia lanjut. Aktivitas olahraga yang banyak melakukan gerakan memutar pada lutut, misalnya saat bermain basket yang membuat lutut mengalami cedera dan berujung kepada lutut bengkak. Tidak hanya itu, orang-orang yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas juga berisiko mengalami cedera semacam ini.

lutut bengkak disebabkan oleh kejadian-kejadian ini - alodokter

Apa yang Menjadi Penyebab Lutut Bengkak?

Banyak hal yang bisa menyebabkan lutut mengalami cedera atau pembengkakan. Untuk itu, Anda harus mengetahui apa saja yang menjadi penyebabnya agar terhindar dari lutut bengkak. Umumnya, terkilir atau keseleo bisa menjadi penyebab lutut bengkak. Kondisi ini terjadi saat ligamen lutut terkilir yang ditandai dengan kemunculan rasa sakit pada bagian lutut, terjadi pembengkakan, hingga bisa mengalami kesulitan berjalan.

Selain keseleo, kondisi-kondisi berikut bisa menjadi penyebab lutut bengkak, antara lain:

  • Terkilir pada ligamen lutut

Gerakan yang memberi benturan pada lutut atau gerakan memutar tiba-tiba dapat mencederai ligamen lutut. Hal ini akan berujung pada timbulnya gejala bengkak, nyeri dan susah berjalan.

  • Infeksi Arthritis

Infeksi arthritis adalah arthritis yang disebabkan oleh mikroorganisme seperti bakteri, virus maupun jamur. Mikroorganisme tadi akan menginfeksi jaringan dan cairan di sekitar sendi yang terkait. Infeksi ini biasanya didahului oleh infeksi di bagian tubuh lain yang terjadi sebelumnya. Selain lutut, bahu, pergelangan kaki, pinggang dan pergelangan tangan merupakan sendi-sendi yang sering terserang kondisi ini.

  • Osteoarthritis

Osteoarthritis adalah suatu proses degeneratif pada tulang, yaitu ketika tulang rawan pada sendi secara bertahap mengalami pengikisan karena pengaruh penuaan. Selain itu, cedera yang terjadi secara berulang di lutut atau kelebihan berat badan dapat menimbulkan luka atau tekanan berlebih pada sendi sehingga mengakibatkan osteoarthritis.

  • Rheumatoid arthritis

Rheumatoid arthritis akan merusak lutut akibat peradangan sendi yang ditimbulkannya sehingga berisiko menyebabkan kerusakan tulang rawan pada lutut.

Jangan Cemas, Meredakan Keluhan pada Lutut Bisa Dilakukan di Rumah

Memeriksakan diri ke dokter menjadi langkah tepat untuk menangani lutut bengkak. Namun sebelumnya, ada langkah-langkah yang bisa Anda lakukan di rumah untuk mengurangi rasa nyeri ataupun mengurangi pembengkakan pada lutut. Berikut ini adalah hal-hal yang bisa Anda lakukan di rumah saat lutut mengalami cedera ataupun pembengkakan:
  • Kompres dengan es

Kompres bagian lutut yang cedera dengan es untuk meminimalkan risiko pembengkakan makin parah. Disarankan untuk mengompres selama 10-20 menit setidaknya tiga kali dalam sehari. Jika baru saja mengalami cedera, Anda dianjurkan untuk menghindari mandi air panas selama 48 jam pertama. Sama halnya, jangan mengompres lutut bengkak dengan hot pack.

  • Istirahatkan lutut

Lindungilah bagian lutut yang mengalami cedera. Hentikan aktivitas yang dapat menyebabkan rasa sakit ataupun nyeri lutut timbul. Saat beristirahat, topang lutut yang cedera dengan bantal.

  • Perban dengan benar

Perban bagian lutut yang cedera dengan perban yang elastis untuk mengurangi pembengkakan. Namun, jangan perban bagian yang cedera terlalu kencang karena dapat membuat pembengkakan makin parah. Perhatikan jika tiba-tiba lutut terasa kebas, nyeri, kesemutan, hingga muncul pembengkakan di bawah area yang diperban karena berarti ikatan perban terlalu kencang. Longgarkan sedikit untuk menjaga darah tetap mengalir dengan lancar.

  • Beri bantalan

Saat sedang berbaring, usahakan posisi lutut bengkak atau cedera berada pada posisi yang lebih tinggi dengan meletakkan bantalan sebagai penyangga di bawah lutut.

  • Hindari merokok

Merokok dapat meperlambat proses penyembuhan karena dapat menghambat aliran darah dan memperlambat perbaikan jaringan. Karena itulah, ada baiknya untuk jangan merokok setidaknya hingga cedera telah pulih sepenuhnya.

Cedera lutut ataupun lutut bengkak memang bisa dialami siapa saja, namun bukan berarti kondisi ini tidak bisa Anda cegah. Satu hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan memperkuat otot-otot yang menyokong sendi lutut. Selain itu, bagi Anda yang memiliki berat berlebih atau obesitas, mulailah kurangi makanan berlemak dan rutin membiasakan diri berolahraga untuk menurunkan berat badan berlebih. Tidak ada salahnya untuk memvariasikan aktivitas fisik Anda dengan bentuk olahraga yang tidak menempatkan beban pada sendi lutut secara terus-menerus, seperti olahraga renang.