Manfaat Alpukat untuk Bayi Sehat dan Cara Menyajikannya

Manfaat alpukat untuk bayi karena berbagai kandungan nutrisi di dalamnya, termasuk vitamin, mineral dan lemak sehat, adalah untuk mendukung tumbuh kembang bayi. Itu sebabnya alpukat termasuk salah satu makanan awal sebagai makanan pendamping (MP-ASI) yang dianjurkan.

Alpukat memiliki tekstur lembut yang alami, sehingga ideal dijadikan bubur atau puree bagi bayi. Selain itu, rasa alpukat juga ringan dan enak, membuatnya mudah disukai bayi. Meski tergolong buah, namun alpukat tidak memiliki rasa manis berlebihan dibanding buah lain.

avocado for baby

Beragam Manfaat Alpukat

Manfaat alpukat sangat beragam, termasuk sebagai sumber protein, karena memiliki kandungan protein tinggi dibandingkan buah lain. Alpukat mengandung hanya sedikit karbohidrat yang akan meningkatkan kadar gula, sehingga tidak akan membuat bayi kelebihan konsumsi gula.

Manfaat alpukat untuk bayi yang penting yaitu asam lemak tak jenuh tunggal yang berfungsi mengurangi risiko peradangan. Selain itu, asam lemak omega 3 di dalam kandungan alpukat sangat bermanfaat mendukung perkembangan otak bayi.

Ada pula beragam manfaat lain dari konsumsi alpukat untuk bayi, termasuk:

  • Alpukat adalah sumber vitamin C dan K yang baik dan dibutuhkan untuk pertumbuhan, serta perbaikan jaringan tubuh.
  • Alpukat mengandung folat, dan kalium yang membantu mengatur tekanan darah. Selain itu, alpukat juga mengandung mangan yang terlibat dalam fungsi otak dan saraf.
  • Alpukat mengandung serat makanan yang penting untuk kesehatan usus.

Meski alpukat tidak mengandung zat besi yang tinggi, namun kandungan folat, vitamin C, B6, dan riboflavin yang dimilikinya dapat membantu penyerapan zat besi, sehingga pemberian alpukat sebagai makanan pendamping ASI dapat mencegah anemia.

Cara Mudah Menyajikan Alpukat untuk Bayi

Selain karena padat nutrisi, alpukat direkomendasikan sebagai makanan untuk bayi karena mudah untuk dipersiapkan. Anda bisa memberikan alpukat untuk bayi saat bayi berusia 6 bulan, atau minimal 4 bulan. Jika perlu, konsultasi dengan dokter terlebih dulu untuk menentukan waktu tepat pemberian MP-ASI.

Sebelum membuat sajian alpukat untuk bayi, Anda harus jeli saat membeli alpukat. Pilihlah alpukat yang segar tanpa bahan kimiawi, dan hindari buah alpukat dengan bintik hitam atau kerusakan lain yang terlihat pada kulit. Pilih yang memiliki warna kulit agak gelap dan terasa lembut saat ditekan. Jangan memilih alpukat yang terlalu keras atau terlalu lembek.

Langkah selanjutnya setelah Anda membeli alpukat untuk bayi adalah mengiris alpukat di tengah sampai terbelah. Sisihkan biji alpukat. Lalu ambil isi alpukat dengan menggunakan sendok.

Setelah semua isi alpukat sudah diambil, buang kulitnya, dan haluskan isi alpukat dalam blender hingga halus. Tambahkan air sesuai kebutuhan bayi. Anda juga bisa menghaluskan alpukat dengan ASI atau susu formula.

Jika bayi Anda baru berusia usia 4-6 bulan, maka alpukat untuk bayi harus sangat halus dan encer, seperti halnya menyerupai air susu ibu. Di saat bayi berumur 6-8 bulan, alpukat sudah bisa disajikan dalam bentuk agak kental dan lembut.

Pemberian alpukat untuk bayi sangat disarankan, karena berbagai manfaat nutrisi di dalamnya. Cara menyajikan alpukat untuk bayi juga tergolong mudah, sehingga dapat menjadi pilihan tepat untuk MP-ASI. Pastikan Anda mulai memperkenalkan makanan bayi sesuai tingkatan usianya, dan lengkapi dengan variasi makanan lainnya. Jangan lupa untuk tetap memberikan ASI sesuai kebutuhan Si Kecil.

Ditinjau oleh : dr. Allert Noya

Referensi