Manfaat Cabe Justru Dapat Meringankan Gangguan Perut

Rasa pedas dari cabe sering dituding sebagai penyebab sakit perut. Namun, sebenarnya manfaat cabe justru sebaliknya. Kandungan dari cabe dapat meringankan gangguan perut.

Cabe terdiri dari berbagai jenis berbeda yang tersebar di berbagai benua, termasuk negara-negara Asia. Tanaman ini berasal dari daratan Amerika yang kemudian menyebar sebagai makanan dan obat. Rasa pedas dan panas ketika cabe dioles, dirasakan atau ditelan, disebabkan oleh kandungan capsaicin atau kapsaisin.

Benefit of chilli for easing stomach ache

Melancarkan Saluran Pencernaan

Cabe dapat dikonsumsi segar ataupun dikeringkan untuk tujuan pengawetan. Cabe kering juga tak jarang ditumbuk untuk disajikan dalam bentuk bubuk. Cabe segar akan memperkaya rasa salad atau pasta yang disajikan. Selain itu, cabe juga dapat dipanggang atau dibakar hingga berwarna kehitaman.

Berbeda dengan pandangan umum yang menuduh cabe sebagai penyebab sakit perut, cabe justru dapat digunakan untuk mengatasi berbagai gangguan pencernaan. Misalnya rasa tidak nyaman pada perut (dispepsia), nyeri perut, gas pada usus, diare, kram perut, dan lain-lain.

Penelitian ilmiah menemukan, mengonsumsi cabe dalam bentuk bubuk, saus, atau makanan mengandung cabe, memiliki risiko lebih rendah mengalami tukak lambung (stomach ulcer). Perbandingan tersebut dilakukan antara orang-orang yang mengonsumsi cabe sekitar 24 kali per bulan, dibandingkan yang hanya mengonsumsi 8 kali per bulan.

Selama ini, penderita tukak lambung diminta membatasi atau menghindari cabe. Namun, penelitian menemukan cabe bukan penyebab terjadinya tukak lambung. Kapsaisin dalam cabe tidak menstimulasi pembentukan asam lambung, justru mencegah hal tersebut. Kapsaisin akan menstimulasi kondisi basa pada lambung, dan memperlancar peredaran darah yang membantu mencegah dan bahkan mengobati tukak lambung.

Meski demikian, tidak semua kondisi gangguan pencernaan dapat dibantu oleh cabe. Studi menemukan, konsumsi cabe secara langsung tidak terbukti mampu meringankan sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome).

Kaya Nutrisi

Kalori dalam cabe juga tergolong rendah, beserta kandungan serat dan berbagai nutrisi bermanfaat, seperti  vitamin A, C, asam folat, kalium. Selain itu, cabe juga mengandung magnesium dan zat besi.

Secara khusus, manfaat cabe dengan kandungan vitamin C mampu membantu penyerapan tubuh terhadap zat besi dari  asupan makanan lain, seperti kacang dan biji-bijian.

Selain itu, cabe juga disebut mampu membantu menurunkan berat badan karena dapat  menekan nafsu makan sekaligus meningkatkan metabolisme tubuh.

Saat tubuh merasa kurang energi, kapsaisin dalam cabe akan membantu mendorong kenaikan suhu tubuh yang membuat tubuh lebih berenergi.

Studi yang dimuat pada jurnal kesehatan di Inggris, menemukan kemungkinan konsumsi cabe segar dalam mencegah terkena diabetes atau kanker.

Apakan Anda ingin merasakan nikmatnya sajian bercabe tapi takut kepedasan? Jangan khawatir, ada trik yang dapat Anda lakukan. Lupakan air, sediakan susu di samping makanan Anda. Lemak pada susu akan segera menetralkan rasa pedas di mulut.

Meski manfaat cabe tidak sedikit, namun sebaiknya hindari konsumsi yang berlebihan. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk yang memiliki kondisi kesehatan khusus sebelum mengonsumsi cabe.