Manfaat Minyak Ikan untuk Anak dan Cara Tepat Memberikannya

Pemberian minyak ikan untuk anak kini semakin populer di kalangan masyarakat. Tetapi pemberian suplemen ini sebaiknya dipastikan terlebih dulu aman untuk  anak, lalu berikan dengan takaran yang tepat.

Pemberian minyak ikan untuk anak memiliki tujuan memenuhi kebutuhan asam lemak omega-3, yang sangat penting agar tubuh dapat berfungsi optimal.

minyak ikan untuk anak - alodokter

Kandungan Asam Lemak Omega-3

Meski masih perlu diteliti lebih lanjut, berbagai penelitian menunjukkan kemungkinan manfaat omega-3 pada anak dimulai sejak dalam kandungan. Omega-3 akan mendukung kemampuan kognitif, termasuk koordinasi mata dan tangan, kemampuan fokus dan sosial. Selain itu, omega-3 pada anak juga dapat menekan risiko asma.

Sebenarnya sumber omega-3 yang terbaik yaitu konsumsi ikan. Walaupun sebagian sayuran berwarna hijau dan minyak zaitun juga mengandung omega-3, namun jumlahnya tidak mencukupi.

Meski demikian, tidak semua ikan yang mengandung omega-3 tergolong aman bagi anak atau ibu hamil, sebab ada risiko racun, terutama pada ikan dengan ukuran besar. Konsumsi ikan sebaiknya tidak lebih dari 340 gram per minggu. Salah satu racun pada ikan yaitu zat merkuri akibat pencemaran laut, yang dapat menimbulkan efek negatif pada tubuh.

Untuk memberikan asupan omega-3, orangtua dapat memberikan minyak ikan untuk anak yang mengandung omega-3. Selain itu, ada beragam jenis makanan yang diberikan tambahan omega-3 seperti susu, jus, telur, roti, minyak untuk memasak atau makanan camilan lain.

Perhatikan Kebutuhan dan Takaran yang Tepat

Suplemen ini dianggap aman untuk sebagian besar anak. Meski demikian, sebaiknya konsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis anak sebelum memberikan. Tanyakan pula pada dokter mengenai dosis suplemen minyak ikan pada anak yang tepat.

Pemberian minyak ikan pada anak sebaiknya dihindari pada beberapa kondisi khusus, seperti anak yang mengalami gangguan perdarahan, mengonsumsi obat pengencer darah atau sejenisnya.

Selain itu, kondisi lainnya pada anak yang tidak cocok untuk mengonsumsi suplemen minyak ikan adalah anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah dan yang alergi terhadap ikan laut.

Tips Memberikan Minyak Ikan untuk Anak

Sebaiknya, orangtua jangan memaksa bayi atau anak-anak dalam meminum minyak ikan. Tunggulah sampai mereka siap. Sebab, memaksa anak untuk meminumnya dapat membuat mereka tersedak sehingga minyak ikan bisa masuk ke dalam paru-paru (aspirasi).

Ketika masih bayi, kandungan omega-3 bisa didapat dari ASI, sehingga ibu menyusui bisa mengonsumsi ikan, maupun suplemen minyak ikan, agar kemudian diperoleh bayi melalui ASI. Pemberian suplemen secara langsung pada anak dapat dimulai sejak anak melewati usia 1 tahun, dan sesuai dengan anjuran dari dokter.

Jika anak tidak menyukai suplemen minyak ikan, Anda dapat menyiasatinya dengan cara:

  • Berikan minyak ikan untuk anak dalam bentuk tablet kunyah, sehingga memudahkannya untuk dikonsumsi.
  • Bila ada, pilih minyak ikan yang mengandung rasa yang menarik, seperti mint, kayu manis, atau jahe, agar rasa minyak ikan tersamar.
  • Mencampurkan minyak ikan dengan madu.
  • Berikan minyak ikan dengan minuman yang memiliki rasa asam.
  • Tambahkan minyak ikan pada makanan kesukaan anak.
  • Berikan minyak ikan secara rutin agar anak-anak terbiasa mengonsumsinya.

Minyak ikan untuk anak diketahui memiliki banyak manfaat untuk mendukung tumbuh kembang. Meski demikian, konsumsi minyak ikan untuk anak sebaiknya melalui konsultasi dokter, untuk memastikan anak memperoleh manfaatnya secara optimal serta menentukan takaran yang tepat.