Masa Nifas Memberi Ibu Waktu untuk Pulih sambil Merawat Bayi

Wanita yang baru selesai melahirkan akan langsung memasuki masa nifas. Masa ini dimulai ketika wanita telah mengeluarkan plasenta dan berlanjut hingga beberapa minggu kemudian. Masa nifas pada umumnya berlangsung sampai enam minggu setelah melahirkan.

Dalam enam minggu tersebut, tubuh wanita akan mengalami perubahan, yaitu adaptasi dari masa kehamilan dan melahirkan, sampai berangsur-angsur kembali lagi ke keadaan seperti sebelum hamil.

masa nifas - alodokter

Sebagian besar wanita tidak mengetahui keadaan tubuhnya selama masa nifas. Padahal, proses pemulihan ini penting diketahui agar dapat melakukan perawatan yang tepat setelah melahirkan.

Kondisi Tubuh setelah Melahirkan

Setelah melahirkan, Anda dapat merasa sangat lelah dan merasa nyeri. Tubuh umumnya membutuhkan waktu selama 4-6 minggu untuk pulih dan kemungkinan membutuhkan waktu lebih lama lagi jika Anda melahirkan secara caesar. Anda juga mengalami perdarahan karena pada saat itu rahim tengah menyusut.

Lalu apa yang terjadi pada tubuh wanita setelah melahirkan? Setidaknya ada lima organ yang secara langsung terkena dampak dari kelahiran normal.

Vagina

Kondisi vagina yang mengalami peningkatan pembuluh darah dan mengalami pembengkakan akan kembali seperti semula dalam waktu 6-10 minggu. Pada ibu yang menyusui, kembalinya kondisi vagina akan lebih lama karena kadar estrogen yang sedang menurun.

Perineum

Adalah bagian yang ada di antara vagina dan anus. Pada proses persalinan, bagian ini dapat robek. Ketika masa nifas, vulva yang membengkak akan kembali pulih dalam waktu 1-2 minggu sedangkan kekuatan otot-otot perineum akan kembali ke keadaan semula selama enam minggu setelah persalinan. Sayangnya, pada sebagian kasus kekuatan otot perineum ini mungkin tidak akan sempurna seperti sediakala oleh karena beratnya robekan yang terjadi.

Rahim

Ketika hamil, berat rahim sendiri mencapai 1.000 g. Bandingkan dengan berat rahim pada minggu keenam setelah melahirkan yang menyusut menjadi hanya seberat 50-100 g. Debit darah yang keluar pun terus berkurang dengan warna yang berubah dari merah menjadi kuning.

Leher rahim (Serviks)

Bagian ini juga berangsur-angsur kembali seperti semula, meski bentuk dan ukurannya tidak dapat benar-benar kembali sepenuhnya seperti ketika sebelum hamil.

Dinding perut

Jika Anda ingin dinding perut kembali kencang, diperlukan latihan secara rutin. Sebab, beberapa minggu setelah melahirkan, bagian ini cenderung mengendur.

Lakukan Hal-hal ini Selama Masa Nifas

Ketika menjalani masa nifas, Anda cenderung membutuhkan waktu untuk beristirahat. Namun, jangan terlena dengan diri sendiri karena bayi Anda membutuhkan perhatian juga. Cobalah siasati dengan melakukan beberapa hal di bawah ini.

  • Minta bantuan anggota keluarga lainnya untuk membantu menyelesaikan pekerjaan rumah.
  • Tidurlah ketika bayi sedang tidur agar Anda pun cukup beristi
  • Usahakan bayi agar senantiasa mendapatkan ASI, begitu pula dengan Anda yang harus mencukupi asupan cairan
  • Minta anggota keluarga lainnya bantu mendampingi mengurus keperluan Anda dan bayi.
  • Sesekali luangkan waktu untuk berjalan-jalan ke luar rumah untuk mendapatkan suasana baru dan mengurangi stres akibat
  • Jangan lupa berkonsultasi dengan dokter mengenai perawatan tubuh, urusan seks, dan pemilihan alat

Ketika Anda memeriksakan diri ke dokter, ahli medis akan melakukan pemeriksaan ini:

  • Pemeriksaan berat badan untuk mengontrol asupan makanan dan mengatur pola makan setelah melahirkan.
  • Pemeriksaan tekanan darah.
  • Pemeriksaan urine untuk memastikan bahwa ginjal Anda sehat dan tidak terinfeksi.
  • Pemeriksaan otot-otot yang digunakan selama proses persalinan.
  • Pemeriksaan bekas jahitan ketika proses melahirkan.

Emosi pada Masa Nifas

Masa nifas juga berpengaruh kepada emosi Anda. Anda bisa merasa bahagia karena kehadiran seorang anggota baru di tengah keluarga, namun di saat yang sama, Anda mungkin juga merasa lelah dan cemas karena memiliki tanggung jawab baru dalam mengurus bayi.

Ada juga wanita yang mengalami sindrom baby blues pada masa nifas. Sindrom ini biasanya dimulai di hari pertama setelah melahirkan, mengalami puncaknya di hari keempat, dan cenderung mereda sebelum dua minggu setelah melahirkan. Periksakan ke dokter bilamana kondisi baby blues disertai keinginan untuk menyakiti diri sendiri atau bayi, atau mengarah ke depresi.

Pada dasarnya, perawatan pada masa nifas difokuskan agar kondisi ibu tetap sehat, baik secara fisik maupun mental. Manfaatkan masa ini untuk menguatkan ikatan dengan bayi Anda dan mengatur rutinitas untuk merawat bayi.