Melihat Lebih Dalam Anatomi Mata Anda

Mata adalah jendela dunia. Tanpa kehadirannya Anda tidak bisa melihat warna-warni dunia.

Tapi pernahkah Anda membayangkan bagaimana sepasang mata bisa melihat berbagai objek? Untuk mengetahui jawabannya, mari kita telusuri lebih dalam anatomi mata beserta cara kerjanya.

melihat lebih dalam anatomi mata anda - alodokter

Bagian-bagian Mata

Mata berbentuk bulat dengan sedikit tonjolan di bagian tengahnya. Bagian yang bisa terlihat ketika kita sedang bercermin hanyalah setengah bagiannya saja. Bagian mata yang tampak terdiri dari kornea, iris, pupil, sklera, dan konjungtiva.
  • Kornea. Bisa dibilang kornea adalah kubah pelindung transparan yang berada di bagian depan bola mata. Kornea berfungsi memfokuskan cahaya sebelum diterima oleh lensa. Kornea tidak memiliki pembuluh dan sangat sensitif terhadap rasa sakit.
  • Iris. Ini adalah bagian yang memengaruhi warna mata Anda. Iris bertugas mengatur cahaya yang masuk ke mata Anda dengan mengubah ukuran pupil mata. Cahaya masuk ke dalam mata melalui pupil.
  • Pupil. Di bagian tengah iris, Anda akan melihat sebuah lubang kecil berwarna hitam yang disebut pupil.
  • Sklera. Bagian putih mata Anda dinamakan sklera. Bagian ini berfungsi sebagai dinding keras yang melindungi jaringan mata lain yang halus. Sklera dikelilingi oleh enam otot. Otot-otot ini bertugas menggerakkan mata Anda, entah ke atas, ke bawah, ke kiri, ke kanan bahkan berputar, tanpa harus menggerakkan kepala Anda.
  • Konjungtiva. Lapisan transparan yang menutupi mata Anda, kecuali kornea.
Setelah menelusuri bagian yang tampak dari depan, mari kita lihat ke bagian tengah mata. Di bagian ini terdapat lensa dan rongga vitreous.
  • Lensa. Bagian ini berada tepat di belakang iris dan pupil. Lensa berwarna transparan dan berbentuk elips. Bagian ini berfungsi membiaskan cahaya yang masuk dan memfokuskannya ke retina.
  • Rongga vitreous. Rongga ini membentang dari bagian belakang lensa hingga bagian belakang bola mata Anda. Daerah ini dipenuhi oleh gel transparan.
Penelusuran kita berakhir di bagian belakang mata Anda. Pada bagian ini, mata disusun oleh retina, makula, dan saraf optik.
  • Retina. Ini adalah lapisan peka cahaya yang melapisi bagian dalam mata. Retina terdiri dari jutaan sel yang mampu menangkap cahaya yang melewati kornea dan lensa. Sel-sel ini dikenal sebagai sel batang dan sel kerucut. Umumnya, mata manusia memiliki sekitar 125 juta sel batang yang dibutuhkan untuk melihat cahaya redup. Sebaliknya, kerucut diperlukan untuk melihat cahaya terang dan warna. Jumlah sel kerucut pada mata adalah sekitar 6-7 juta. Masih bingung? Intinya, retina hampir menyerupai roll film pada kamera.
  • Makula. Ini adalah bagian mata yang berwarna kuning. Makula adalah bagian khusus dari retina. Bagian ini sangat berperan dalam penglihatan Anda dan memungkinkan Anda untuk melihat objek dengan baik.
  • Saraf optik. Juga terletak pada retina. Bagian ini berfungsi membawa semua informasi visual yang dikumpulkan oleh retina ke otak Anda.

Bagaimana Mata Bisa Melihat Objek?

Kita bisa melihat sebuah objek karena adanya pantulan cahaya pada objek itu. Pantulan cahaya tersebut diterima oleh kornea. Setelahnya, cahaya berjalan melalui pupil dan lensa. Saat cahaya menyentuh lensa, lensa akan memfokuskan cahaya itu ke sel-sel pada retina.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, retina memiliki jutaan sel yang peka terhadap cahaya. Sel-sel ini membantu mengubah cahaya menjadi sinyal listrik yang kemudian dikirim ke otak (bagian korteks visual) melalui saraf optik untuk diinterpretasikan.

Sesampainya di korteks visual, sinyal listrik ini diproses hingga otak mengetahui bentuk benda dan warnanya. Kemudian, bagian lain dari otak akan menangkap informasi tersebut lalu mengubahnya menjadi sebuah objek seperti yang kita lihat.

Jaga Kesehatan Mata Anda

Peranan mata sangatlah penting. Tanpa kehadirannya, dunia terasa gelap gulita. Karena itu, jagalah selalu kesehatan mata Anda. Perbanyaklah mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin A, vitamin C, vitamin E, asam lemak omega-3, lutein, dan seng. Contoh makanan yang baik untuk mata adalah wortel, bayam, salmon, tuna, telur, kacang, dan jeruk.

Kemungkinan risiko Anda terkena katarak dan degenerasi makular bisa berkurang jika mengonsumsi makanan tersebut secara teratur.

Mengenakan kacamata hitam juga bisa membantu melindungi mata dari paparan sinar matahari. Terlampau banyak terpajan sinar UV lebih memungkinkan Anda untuk terkena katarak dan degenerasi makular. Pilihlah kacamata hitam yang bisa menangkal sinar UVA dan UVB hingga 100 persen.

Jangan terlalu sering menatap layar komputer atau laptop untuk terlalu lama. Sulit memang jika pekerjaan Anda menuntut Anda untuk selalu berada di depan komputer atau laptop. Namun Anda bisa menyiasatinya dengan mengistirahatkan mata selama 15 menit tiap dua jam. Anda bisa juga melihat ke objek lain selama 20 detik tiap 20 menit.

Anda juga bisa memposisikan bagian atas komputer atau laptop sejajar dengan mata Anda. Hal ini bisa menghindari mata langsung melihat ke layar. Berkediplah lebih sering jika mata Anda terasa kering.

Berhenti merokok dan menggunakan produk mata yang tepat juga bisa menghindari kerusakan pada mata.

Yang terpenting adalah rutin mengunjungi dokter mata agar Anda bisa mengontrol kondisi mata Anda.