Memandang Ciuman Romantis dari Sudut Medis

Ciuman romantis atau ciuman bibir dapat meningkatkan ikatan cinta antara Anda dan pasangan. Pada akhirnya, ciuman ini juga memberikan manfaat kesehatan, seperti membantu mengurangi rasa nyeri dan mengurangi stres.

Meskipun demikian pada sisi yang lain, berciuman dapat membuat bakteri dan virus di dalam air liur menyebar ke pasangan. Karenanya, beberapa penyakit pun dapat menyebar dengan lebih mudah. Tidak tanggung-tanggung, penyakit yang dapat menular melalui ciuman adalah penyakit yang dianggap berat, seperti penyakit menular seksual, termasuk HIV (AIDS).

ciuman romantis - alodokter

Manfaat Ciuman Romantis

Mari bahas satu per satu mengenai manfaat ciuman romantis. Selain mengasyikkan, ciuman romantis berupa ciuman bibir ini bagus untuk kesehatan, antara lain:

Menurunkan stres

Bersantai dengan cara melakukan ciuman romantis bersama pasangan terbukti dapat menurunkan kortisol, yaitu hormon yang berkaitan dengan stres. Hal ini dapat dilakukan kapan saja, termasuk ketika sedang mengalami hari yang buruk. Dengan demikian, tingkat stres akan berkurang.

Membantu menjaga kesehatan mulut

Berciuman akan merangsang produksi air liur sehingga membantu membersihkan bakteri berbahaya dari gigi Anda. Selain itu juga mengurangi risiko penumpukan plak. Penumpukan plak inilah yang menyebabkan terjadinya gigi berlubang. Meskipun demikian, bukan berarti ciuman romantis dapat menggantikan manfaat menyikat gigi. Anda tetap harus rutin menyikat gigi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan mulut.

Mengurangi gejala alergi

Jangan salah, berciuman bibir dengan pasangan selama 30 menit mungkin saja dapat mengurangi gejala alergi. Gejala tersebut meliputi mata gatal, hidung berair, dan gejala-gejala lain yang menunjukkan alergi ringan atau eksim atopik. Jadi, tidak ada salahnya Anda mengganti obat-obat pengurang gejala alergi dengan melakukan ciuman romantis.

Menghilangkan nyeri

Mencium dan memeluk pasangan dapat melepaskan hormon oksitosin. Hormon ini bersifat analgesik yaitu menghilangkan rasa sakit. Karena itu, oksitosin bekerja membantu mengurangi rasa sakit kronis, juga mengurangi kecemasan dan depresi, yang biasanya dialami oleh penderita penyakit kronis.

Penyakit yang Dapat Menular Melalui Ciuman Romantis

Selain manfaat yang sudah disebutkan di atas, ada juga bahaya melakukan ciuman romantis. Bukan kegiatan berciumannya yang berbahaya, tetapi kegiatan tersebut memungkinkan Anda dan pasangan untuk saling menulari penyakit akibat air liur atau luka terbuka di sekitar mulut. Penyakit apa sajakah?
  • Hepatitis B, terjadi ketika Anda bersentuhan langsung pada saat darah atau liur orang yang terinfeksi, pada saat berciuman, dan di saat yang terdapat luka di mulut Anda.
  • Herpes atau yang dikenal juga dengan sebutan demam blister atau sakit dingin.
  • Infeksi cytomegalovirus atau virus yang dapat menginfeksi hampir semua orang, tetapi penyakit yang ditimbulkan nyaris tanpa gejala.
  • Sakit gigi
  • Meningitis atau radang selaput otak.
  • Influensa
  • Pilek, dapat menyebar melalui kontak langsung dengan virus atau cairan dari hidung penderita.
  • Kutil yang terdapat di mulut dapat menyebar melalui ciuman apalagi terdapat luka yang baru saja terjadi.

Siasati Ciuman Romantis Anda dengan Pencegahan Penyakit

Agar ciuman romantis yang mendebarkan tidak berubah menjadi ancaman penyakit, patuhi rambu-rambu berikut ini.
  • Hindari berciuman apabila Anda atau pasangan sedang memiliki kutil atau borok di sekitar bibir dan mulut.
  • Hindari berciuman ketika Anda atau pasangan sedang sakit.
  • Selalu menjaga kebersihan dan kesehatan mulut.
  • Selalu menggunakan penutup mulut jika batuk atau bersin.
  • Melakukan vaksinasi untuk mencegah penyakit seperti hepatitis B, cacar, dan penyakit menular lainnya.
Mendapatkan manfaat ciuman romantis bukan berarti harus satu paket dengan risiko penyakit yang mungkin ditimbulkan. Karenanya, lakukanlah cara-cara di atas untuk mencegah penularan penyakit, sehingga Anda tetap dapat melakukan ciuman intim dan tetap sehat.