Memastikan Kelayakan Kosmetik

Perempuan dan hobi berbelanja adalah dua hal yang umumnya tidak bisa terpisahkan. Bukan hanya baju, sepatu, atau tas, namun kosmetik juga merupakan salah satu benda yang selalu ada di dalam daftar belanja kita.

Kemasannya yang lucu dan warna-warni kosmetik yang menarik memang selalu menggoda kita untuk membelinya. Terlepas dari banyaknya kosmetik yang kita miliki, apakah Anda tahu bahwa kosmetik bukanlah benda yang bisa disimpan selama-lamanya. Sama seperti obat, kosmetik juga memiliki tanggal kedaluarsa. Jika terus digunakan setelah masa kedaluarsa, maka hasilnya bukan mempercantik, melainkan bisa menimbulkan iritasi atau lebih buruk lagi, infeksi kulit.

Memastikan Kelayakan Kometik-Alodokter

Apa yang Menyebabkan Kerusakan Kosmetik?

Segel yang telah terbuka

Sebenarnya kosmetik yang masih tersegel dengan baik dan disimpan dalam suhu ruangan bisa awet selama beberapa tahun. Tapi begitu kita membuka segel dan kosmetik segera “bersentuhan” dengan udara luar, pada saat itulah bahan-bahan yang terkandung di dalamnya mulai teroksidasi dan mengalami penurunan kualitas.

Bakteri dari tangan

Ditambah, tiap kali kita menyentuh kosmetik, maka secara tidak langsung kita telah mentransfer bakteri ke kosmetik.

Temperatur udara

Panas dan udara lembap juga dapat membuat jamur berkembang biak di dalam kosmetik. Karena itulah, sangat tidak disarankan untuk menyimpan kosmetik di kamar mandi. Simpan kosmetik di tempat yang kering dan tidak terekspos oleh sinar matahari secara langsung.

Saat yang Tepat untuk Membuang Kosmetik

Tidak semua kosmetik mencantumkan tanggal kedaluarsa. Berikut ini adalah panduan untuk menentukan berapa lama waktu yang dimiliki tiap produk kosmetik sebelum keadaannya tidak layak lagi untuk digunakan.

Maskara dan eyeliner cair

Dua produk ini memiliki usia paling pendek jika dibandingkan dengan produk kosmetik lainnya. Kondisi tabung yang gelap dan basah merupakan kondisi yang sangat disukai oleh bakteri untuk berkembang biak. Selain itu, tiap kali mengembalikan sikat maskara atau eyeliner ke dalam tabungnya, tanpa disadari Anda telah “memasukkan” bakteri ke tabung tersebut. Ganti dua produk ini sekitar 4 bulan sekali.

Eyeliner pensil, karena bukan berbentuk cairan, bisa bertahan lebih lama, yaitu kurang lebih selama dua tahun. Untuk memperpanjang usia eyeliner pensil Anda, serut pensil tiap kali hendak Anda gunakan agar bagian pensil yang Anda gunakan selalu terjamin kebersihannya.

Lipgloss dan lipstik

Sama seperti maskara, lipgloss juga lebih mudah terekspos bakteri. Ganti lipgloss Anda tiap enam bulan sekali atau jika lipgloss tersebut telah mengeluarkan aroma aneh menyerupai bahan kimia atau lilin, atau telah berubah warna. Lipstik dan pensil bibir aman untuk digunakan selama satu tahun, sepanjang warna dan aromanya tidak berubah.

Kosmetik wajah

Bedak dan semua kosmetik berbahan dasar bubuk seperti eye shadow atau blush on, bisa digunakan selama 18-24 bulan. Asalkan warna kosmetik ini tidak berubah atau mengeluarkan aroma aneh, kondisinya masih aman untuk digunakan. Sebaliknya, kosmetik berbahan dasar cair seperti blush on atau  eye shadow cream, dan foundation berbentuk cair, hanya bisa bertahan sekitar enam bulan. Terutama jika kosmetik Anda dikemas dalam botol  plastik dan bukan tube. Alasannya, tiap kali Anda mencelupkan jari ke dalam kosmetik cair, Anda meningkatkan risiko kosmetik Anda tercemar oleh bakteri yang pada akhirnya memicu jerawat atau iritasi. Jika Anda menyimpan kosmetik berbahan dasar cair dalam suhu ruangan normal serta tidak terkena matahari langsung, Anda bisa memperpanjang masa berlakunya hingga satu tahun.

Obat jerawat

Obat jerawat biasanya mencantumkan tanggal kedaluarsa pada kemasannya. Obat jerawat yang telah kedaluarsa tidak akan bekerja secara efektif. Jika disimpan terlalu lama, kondisinya berpotensi untuk menularkan bakteri dan kuman ke wajah yang justru bisa membuat wajah makin bermasalah. Simpan produk antijerawat di tempat dingin dan kering untuk memperpanjang masa penggunaannya.

Produk-produk kosmetik dimaksudkan untuk mempercantik diri kita. Pahami cara penyimpanan dan masa berlakunya dengan tepat agar tidak memberikan efek kebalikannya terhadap penampilan kita.