Memilih Mainan Bayi 4 Bulan yang Tepat

Menjadi orang tua bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Apa pun yang dipersiapkan untuk Si Kecil harus dipikirkan secara matang demi pertumbuhan dan perkembangannya. Berikut ini pilihan mainan bayi 4 bulan yang menunjang tumbuh-kembang Si Kecil.

Ketika berumur 4 bulan, perkembangan fisik, sosial, emosi, bahasa, komunikasi, berpikir, dan belajar Si Kecil sudah menunjukkan kemajuan. Pada usia ini, berat badan Si Kecil akan bertambah hingga dua kali lipat berat badan lahir. Dan panjang badannya akan bertambah sekitar dua cm. Dalam perkembangannya, Buah Hati Bunda kemungkinan besar sudah dapat menunjukkan tanda-tanda seperti:

Memilih Mainan Bayi 4 Bulan yang Tepat - alodokter

  • Suka bermain dengan orang lain.
  • Meniru beberapa gerakan dan ekspresi wajah, seperti tersenyum atau mengerutkan kening.
  • Mulai mengoceh dan menirukan suara yang dia dengar.
  • Menanggapi rasa sayang.
  • Meraih mainan dengan satu tangan.
  • Menggunakan tangan dan mata secara bersamaan, seperti melihat mainan dan berusaha meraihnya.
  • Matanya mengikuti benda yang bergerak.
  • Bisa memegang, mengguncang, dan mengayunkan mainan.
  • Mengenali orang dan hal yang familiar dari kejauhan.
  • Mengangkat kepala dengan stabil.
  • Memasukkan tangan ke mulut.
  • Ketika berbaring tengkurap sudah bisa mengangkat tubuh dengan menopang siku.
  • Kemungkinan bisa berguling.

Seperti yang disebutkan di atas, di usia ini Si Kecil sudah pandai bermain. Bunda pun sudah bisa memberinya mainan bayi 4 bulan yang cocok. Tapi jangan asal beli, pilihlah mainan bayi 4 bulan yang dapat menunjang tumbuh kembang Si Kecil.

  • Agar Si Kecil rajin menggerakkan tangan, pilihlah boneka lembut yang dalamnya berisi kapas. Namun pastikan jika pada boneka tersebut tidak tersemat kancing, pita, bel, lonceng, benang, atau benda apa pun yang bisa dilepas. Selain itu, Bunda juga bisa memberi Si Kecil mainan bayi 4 bulan yang terbuat dari karet, mudah dicengkeram, dan mengeluarkan suara.
  • Untuk merangsang pertumbuhan gigi, Bunda bisa memberi Si Kecil mainan bayi 4 bulan berbentuk donat yang terbuat dari silikon padat. Mainan ini bisa didinginkan di lemari es (jangan disimpan di freezer) untuk meredakan nyeri gigi Si Kecil yang baru mau tumbuh. Suhu mainan ini jangan dibuat terlalu dingin, karena dapat melukai gusi si Kecil.
  • Asah kemampuan berbahasa Si Kecil dengan membacakannya buku dan bernyanyi. Mendengarkan suara orang tua diyakini bisa membantu Si Kecil mengembangkan kemampuan berbahasanya.
  • Nyalakan musik atau berikan Si Kecil mainan bayi 4 bulan yang dapat mengeluarkan suara ketika diguncang agar dia bereaksi terhadap suara.

Dan demi keamanan Si Kecil, perhatikan hal-hal berikut ini ketika Anda akan memberinya mainan bayi 4 bulan:

  • Pilih mainan yang sesuai dengan usia Si Kecil. Pada sebagian besar mainan, tertempel stiker yang menunjukkan "usia yang disarankan" di kotaknya.
  • Pilih mainan bayi 4 bulan yang kualitasnya bagus. Pastikan tidak ada baterai, kancing, manik-manik, benang, dan benda-benda lain yang mengganggu. Periksa juga agar tidak ada bagian yang tajam atau cat yang terkelupas.
  • Pastikan mainan bayi 4 bulan yang dipilih lebih besar dari mulut Si Kecil agar dia tidak tersedak. Pada usia ini, Si Kecil mulai suka memasukkan benda asing ke dalam mulut termasuk mainannya.
  • Hindari memilih mainan yang berat.
  • Pilih mainan yang mudah dibersihkan dengan air dan sabun. Bunda perlu sering membersihkan mainan Si Kecil agar ia tidak terkena kuman penyakit.
  • Jangan beri balon atau mainan yang terdapat magnetnya kepada Si Kecil.
  • Waspadai bahan pembuatan mainan yang beracun seperti phthalates, plasticizers, cadmium, timah, merkuri, arsenik, dan sebagainya.

Untuk menunjang tumbuh kembang yang optimal, orang tua harus selalu mendampingi dan membimbing Si Kecil. Pilihan mainan untuk Si Kecil penting untuk membantu ia dapat bermain dengan aman. Di usianya yang semakin bertambah ini, Si Kecil sudah bisa merespons dan bermain. Yuk, perkenalkan Si Kecil kepada variasi benda dan mainan bayi usia 4 bulan. Tapi, jangan biarkan Si Kecil bermain sendirian, ya.