Mencegah Gigitan Nyamuk

Gigitan nyamuk tak hanya bisa menyebabkan gatal pada kulit, tetapi juga berpotensi tinggi membawa berbagai penyakit. Ada cara-cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah diri dari gigitan nyamuk, terutama jenis pembawa parasit atau virus berbahaya.

Sebagian besar gigitan nyamuk bersifat tidak berbahaya. Bekas gigitannya pun hanya sebatas bentol dan dapat hilang dengan sendirinya tanpa penanganan khusus. Namun Anda tidak pernah tahu apakah nyamuk yang menggigit Anda membawa risiko penyakit berbahaya, seperti demam berdarah dan malaria atau tidak. Maka upayakan untuk meminimalisir risiko dengan melindungi dan menghindari diri dari gigitan nyamuk. Langkah-langkah berikut ini dapat menjadi panduan.

Smiling young woman applies cream on her hands. On a white background.

Mencegah Nyamuk Masuk dan Bertahan di Dalam Ruangan

Nyamuk yang akan masuk ke rumah atau sudah berada di dalam rumah dapat ditangani dengan cara-cara tertentu, dengan atau tanpa bahan kimia. Berikut ini adalah pilihan-pilihan yang dapat Anda gunakan.

  • Menggunakan kipas angin cukup efektif untuk mencegah nyamuk menempel dan menggigiti kulit.
  • Obat nyamuk bakar. Meskipun cukup efektif untuk mengusir nyamuk, asap dari obat nyamuk bakar ini ternyata mengandung beberapa zat beracun yang berpotensi menyebabkan gangguan kesehatan. Penggunaan obat ini juga sebaiknya dijauhi jika terdapat bayi atau anak-anak dan penderita asma di rumah.
  • Menempatkan kelambu pada sekeliling tempat tidur dapat menjadi penghalau nyamuk yang aman, terutama bagi bayi dan balita.
  • Raket listrik antinyamuk juga dapat menjadi pembasmi nyamuk yang bebas bahan kimia dan dapat digunakan di dalam maupun luar ruangan. Tetapi jauhkan alat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Nyamuk berkembang biak di dalam air, cobalah untuk menyingkirkan air yang menggenang di dekat rumah Anda. Kosongkan benda yang dapat membuat air menggenang, seperti ember, kaleng bekas, dan sampah plastik seminggu sekali. Pastikan juga septic tanks tetap tertutup rapi dan tidak bocor.
  • Penting juga untuk menjaga rumput dan tanaman lainnya yang berada di sekitar lingkungan rumah terpangkas dengan baik. Pasanglah kasa antinyamuk pada pintu dan jendela agar nyamuk tidak dapat masuk ke rumah.
  • Anda juga dapat menggunakan lilin yang mengandung wewangian dan minyak esensial, yang dapat mengusir nyamuk, serta sebagai pengharum ruangan. Beberapa aroma seperti serai, lavender, eukaliptus, dan kedelai rupanya dapat membantu mengusir nyamuk. Di samping itu, hindari aroma wewangian yang mengandung wangi bunga atau buah, yang justru menarik perhatian nyamuk dan serangga.
  • Taburkan larvasida sebulan sekali untuk membunuh jentik nyamuk, terutama pada tempat-tempat yang sulit dikuras seperti tangki air dan bak mandi.
  • Pengasapan/fogging dapat dilakukan petugas di suatu area (perumahan, sekolah, perkantoran) sesuai daur hidup nyamuk untuk mencegahnya berkembang biak.

Melindungi Kulit

Terkadang saat berada di tempat tertentu, seperti kebun atau pasar tradisional bahkan di rumah, gigitan nyamuk menjadi hal yang tidak terhindarkan. Meski begitu, Anda tetap dapat menyiasatinya dengan cara-cara yang sederhana.

  • Oleskan losion antinyamuk. Gunakan obat atau losion antinyamuk sesuai petunjuk yang ada, terutama saat mengoleskan pada anak-anak. Gunakan losion antinyamuk yang mengandung picaridin/KBR 3023, DEET, dan minyak lemon eukaliptus. Kandungan tersebut membuat nyamuk tidak dapat mengidentifikasi diri Anda sebagai mangsa. Namun, segera cuci tangan Anda setelah pemakaian. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari iritasi pada mata dan pencemaran pada makanan yang dikonsumsi dengan tangan. Selain itu, hindari penggunaan losion ini pada anak usia di bawah tiga tahun, ibu hamil, dan ibu menyusui. Hindari penggunaan losion antinyamuk pada wajah.
  • Minyak telon: minyak tradisional ini mengandung minyak adas, kayu putih, dan kelapa. Minyak Adas dapat mencegah gigitan nyamuk hingga 2 jam. Minyak kayuputih memiliki aroma yang mirip dengan eukaliptus dan tea tree oil  juga dikatakan dapat mencegah gigitan serangga seperti nyamuk.
  • Hindari untuk memakai parfum atau wewangian yang akan menarik nyamuk untuk hinggap.
  • Selalu tutup jendela mobil jika Anda tengah berada di beberapa tempat yang berisiko tergigit nyamuk.
  • Hindari untuk menggaruk saat kulit tergigit nyamuk. Saat Anda menggaruk, hal itu dapat membuat kulit menjadi luka dan terbuka, yang memungkinkan bakteri masuk dan menyebabkan infeksi. Bersihkan kulit dengan sabun yang lembut dan air hangat, oleskan salep yang mengandung hidrokortison atau antihistamin, atau losion kalamin untuk mengurangi rasa gatal.
  • Gelang antinyamuk. Alat ini tidak terbukti efektif untuk melindungi kulit dari gigitan nyamuk. Dari penelitian yang telah dilakukan, efek terbaik dari pencegah gigitan nyamuk didapatkan dari losion antinyamuk yang dioleskan langsung pada kulit.

Untuk membantu memantau kebersihan lingkungan dan memeriksa jentik nyamuk, pemerintah menghimbau agar setiap rumah memiliki Jumantik (Juru Pemantau Jentik). Selain menggunakan sarana-sarana pengusir nyamuk, kunci untuk menghindari gigitan serangga ini adalah dengan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitarnya secara teratur. Dan tidak lupa untuk melindungi kulit dari gigitan nyamuk dengan beberapa cara di atas.