Mencegah Infeksi Tato Sejak Awal dengan Cara Ini

Risiko mengalami infeksi tato bisa dialami oleh siapa saja yang membuat tato pada tubuhnya. Hal ini dapat terjadi karena setelah dilakukan injeksi tinta pada kulit, maka area kulit tersebut memiliki risiko terkontaminasi bakteri dan jamur.

Gejala yang paling umum dari infeksi tato adalah munculnya ruam atau merah pada area sekitar tato dan juga munculnya benjolan pada sekitar area tato. Gejala lain yang juga mungkin terjadi diantaranya demam, panas dingin, menggigil, area tubuh yang di tato mengalami mengeluarkan nanah.

Alodokter - tattoo infection

Perhatikan Tingkat Sterilisasi

Infeksi tato dapat menjadi masalah serius yang dapat berdampak terhadap kesehatan seseorang. Selain dapat menyebabkan terjadinya kerusakan kulit, infeksi tato juga dapat memicu penyakit keganasan yakni kanker kulit seperti karsinoma sel skuamosa.

Penting untuk mencegah terjadinya infeksi tato, pasien memperhatikan tingkat steril dalam pembuatan tato.

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan meliputi:

  • Pengerjaan tato dilakukan oleh tenaga ahli atau tattoo artist yang telah terlatih untuk melakukan prosedur tato secara aman
  • Alat-alat yang digunakan seperti jarum suntik telah dilakukan sterilisasi dengan baik
  • Pastikan bahwa tenaga ahli telah mencuci tangan terlebih dahulu dan menggunakan sarung tangan baru dan bersih selama proses pembuatan tato di lakukan
  • Tinta haruslah masih dalam keadaan masih disegel dengan baik sebelum digunakan, untuk mencegah risiko kontaminasi bakteri dan jamur yang dapat menyebabkan infeksi. Selain itu, saat tinta diencerkan, pastikan bahwa air yang digunakan merupakan air yang telah melalui sterilisasi.

Lakukan Perawatan Tato yang Tepat

Bagi yang telah melakukan tato, perawatan tato yang benar juga dapat mencegah terjadinya infeksi tato pada kulit. Perawatan yang harus dilakukan pasien pasca menjalani proses tato diantaranya:

  • Melepas perban dan mengoles salep antibiotik

Bukalah perban setelah 24 jam pembuatan tato. Setelah itu, oleskan salep antibiotik ke sekitar area kulit yang di tato.

  • Membersihkan dengan sabun yang lembut

Basuh area tato dengan air dan sabun dengan bahan yang ringan dan lembut untuk membersihkan. Anda juga dapat menggunakan sabun antibakteri. Namun, hindari aliran air langsung ketika mandi. Jangan gosok bagian kulit yang di tato setelah mandi, cukup keringkan dengan menepuk perlahan dengan handuk.

  • Menjaga kelembapan kulit dan menggunakan pakaian longgar

Oleskan pelembap berbahan ringan ke kulit yang di tato beberapa kali dalam sehari. Selain itu, selama luka tato belum sembuh, jangan mengenakan pakaian yang dapat menempel pada tato.

  • Menghindari paparan sinar matahari dan berenang

Selama beberapa minggu, jauhkan area tubuh yang di tato dari paparan sinar matahari langsung. Selain itu, untuk sementara waktu hindari pula kegiatan air seperti olahraga renang hingga luka tato sembuh.

  • Menghindari mengelupas atau mengorek luka pada tato

Selama masa penyembuhan sekitar dua minggu atau lebih, biarkan luka tato sembuh dengan sendirinya. Jangan sesekali mengelupaskan bekas darah atau luka yang biasanya menempel pada kulit.

Cara Mengatasi Infeksi Tato

Benjolan kecil atau ruam umumnya dapat diatasi dengan salep antibakteri, membersihkan dengan cermat dan beristirahat cukup. Apabila terjadi infeksi tato maka dokter akan melakukan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan jenis penyebabnya, sehingga bisa diberikan pengobatan yang sesuai.

Kemudian dokter akan memberikan obat antibiotik untuk membantu menyembuhkan infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Dosis pemberian antibiotik tergantung dari seberapa parah infeksi tato yang Anda alami.

Jika infeksi menimbulkan abses hingga mengeluarkan nanah, maka dokter akan membersihkan luka dan daerah sekitar tato, serta mengeluarkan nanah terlebih dulu. Pada kasus infeksi yang parah, dapat menyebabkan jaringan kulit menjadi mati. Jika hal ini terjadi, maka perlu dilakukan tindakan khusus untuk mengangkat jaringan kulit mati tersebut.

Jika Anda mengalami gejala yang menandai adanya infeksi tato segeralah hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Semakin cepat dilakukan tindakan mengatasi infeksi tato, dapat mencegah dampak yang lebih buruk.