Mengantisipasi Penyakit dari Struktur Kuku Bergelombang

Kuku bergelombang yang umumnya dirasakan oleh seseorang yang sudah lanjut usia dapat dianggap sebagai hal yang normal. Tetapi ada kalanya kuku bergelombang bisa dijadikan pertanda kepada adanya kondisi gangguan kesehatan serius.

Berdasarkan polanya, kuku bergelombang ternyata dapat dibedakan menjadi dua, kuku bergelombang horisontal dan vertikal.  Kuku bergelombang vertikal umumnya tidak perlu dikhawatirkan dan bersifat umum. Gelombang yang memanjang dari kutikula hingga ujung kuku ini dapat terjadi akibat variasi pergantian sel pada kuku.

Kuku Bergelombang-alodokter

Kuku Bergelombang Vertikal

Gelombang vertikal pada kuku juga dapat berhubungan dengan suatu kondisi gangguan kulit tertentu. Gelombang vertikal pada kuku yang sering menyertai kuku rapuh dengan pinggir yang bergerigi ini disebut juga dengan onychorrhexis. Onychorrhexis adalah kondisi rapuhnya kuku jari tangan atau kaki yang dapat disebabkan oleh penggunaan pembersih cat kuku, pajanan air yang berlebihan, kondisi setelah menjalani terapi retinoid, ataupun pemakaian sabun dengan kandungan bahan kimia yang terlalu kuat. Selain itu, kondisi tersebut juga dapat disebabkan oleh beberapa penyakit berikut.

  • Bulimia: gangguan pola makan saat seseorang makan dalam jumlah yang besar, kemudian berakhir dengan memuntahkannya kembali.
  • Anoreksia nervosa: gangguan pola makan di mana seseorang membatasi jumlah makanan yang mereka makan, olahraga berlebihan dan membuat diri sendiri muntah agar kurus.
  • Hipotiroidisme: kondisi saat kelenjar tiroid menjadi kurang aktif.
  • Anemia: kondisi saat darah dalam tubuh kekurangan hemoglobin atau sel darah merah.
  • Lichen planus: jenis ruam kronik pada kulit yang bukan diakibatkan oleh infeksi, melainkan akibat peradangan pada membran mukosa dan kulit.

Oleh sebab itu, periksakan diri ke dokter jika dirasa kuku bergelombang dapat menjadi tanda-tanda kepada perkembangan penyakit yang serius.

Kuku Bergelombang Horisontal

Kondisi yang juga perlu diperiksakan lebih lanjut adalah jika kuku bergelombang secara horisontal atau terjadi perubahan warna. Garis yang disebut dengan garis Beau yang menyebabkan kuku bergelombang secara horisontal dari satu ke sisi lain ini dapat menjadi tanda kepada adanya gangguan kesehatan tertentu atau cedera yang pernah terjadi sebelumnya. Pada kasus yang sangat jarang, kuku bergelombang dapat menjadi gejala terjadinya keracunan arsenik.

Selain itu, garis Beau juga dapat disebabkan oleh penyakit yang dapat berdampak kepada kondisi seluruh tubuh, seperti:

  • Serangan jantung (myocardial infarction): serangan akut yang terjadi ketika aliran darah berhenti pada bagian tertentu di jantung sehingga menyebabkan kerusakan pada otot organ tersebut.
  • Infeksi parah.
  • Gangguan metabolik: reaksi kimia tidak normal yang mengganggu proses metabolisme tubuh.
  • Malanutrisi: kondisi saat seseorang mengkonsumsi makanan yang tidak mengandung nutrisi dalam jumlah yang tepat untuk tubuh.
  • Diabetes yang tidak terkontrol: diabetes yang tidak terkontrol dapat menyebabkan gangguan pada berbagai organ penting tubuh, seperti jantung, mata, ginjal, gigi (termasuk kesehatan mulut), serta saraf.

Mengingat banyaknya penyakit berbahaya di atas yang dapat diawali dengan tanda kuku bergelombang, maka tidak ada salahnya untuk memeriksakan kesehatan jika ternyata gejala ini muncul.