Mengenal Mutasi Gen Penyebab Kanker

Kanker sering muncul tanpa diduga pada orang yang nampak sehat sekalipun. Sebenarnya dapatkah manusia menghindari kanker?

Kanker adalah sebutan untuk penyakit yang diakibatkan oleh pertumbuhan tidak terkontrol dari sel-sel yang tidak normal. Sel-sel ini berpotensi menyebar ke seluruh tubuh  bahkan mampu menembus serta menghancurkan jaringan tubuh normal.

Mutasi Gen Penyebab Kanker, Alodokter

Terdapat lebih dari 200 jenis kanker berdasarkan asal jaringan tempat sel tersebut tumbuh. Contohnya karsinoma adalah kanker yang berasal dari lapisan luar organ tubuh. Sedangkan limfoma dan myeloma adalah kanker yang berasal dari sel-sel di dalam sistem imun tubuh. Selain itu ada sarcoma (kanker yang berasal dari lemak, otot, pembuluh darah, tulang, tulang rawan, dan jaringan penunjang lainnya), leukemia/ kanker darah (kanker yang berasal dari jaringan pembentuk darah), dan kanker sistem saraf (kanker yang berasal dari otak dan tulang belakang). Penyebaran kanker disebut dengan metastasis, misalnya metastasis kanker payudara ke tulang adalah penyebaran kanker payudara ke jaringan tulang.

Penyebab Mutasi Gen

Kanker disebabkan oleh perubahan atau mutasi DNA di dalam sel. DNA adalah seperti sebuah paket yang terdiri dari gen-gen dalam jumlah besar. Tiap gen membawa “instruksi” yang mengatur fungsi tiap sel di dalam tubuh. Kesalahan “instruksi” dapat menyebabkan sel tidak berfungsi secara normal sehingga menjadikannya bersifat kanker.

Lalu apa yang menyebabkan mutasi gen tersebut? Penyebabnya dapat dibagi berdasarkan waktu terjadinya mutasi gen tersebut.

Bersifat diturunkan atau bawaan sejak lahir

Beberapa orang lahir dengan membawa mutasi genetis dari orang tua mereka. Namun jumlah pengidap kondisi ini sebenarnya sangat kecil. Beberapa jenis kanker, seperti kanker indung telur, kanker payudara, kanker prostat, kanker kolorektal, serta kanker kulit pada beberapa kasus bersifat diturunkan dalam keluarga.

Mutasi gen yang muncul setelah lahir

Kondisi ini yang banyak terjadi pada pengidap kanker. Umumnya situasi ini dapat disebabkan oleh banyak faktor seperti:

  • Paparan bahan kimia dan racun: nikel, asbes, benzena, klorida vinil, aflatoksin. Dalam asap rokok dan tembakau terdapat setidaknya 66 bahan kimia dan racun pemicu kanker.
  • Patogen atau mirkoorganisme penyebab penyakit: Human papillomavirus (HPV), virus Epstein-Barr  (EBV), virus hepatitis B dan C,  ataupun bakteri lain.
  • Radiasi: uranium, sinar UV dari matahari, radiasi sinar alfa, beta, gamma, dan sinar X.
  • Dapat juga disebabkan hal lain seperti hormon, obesitas, kurang berolahraga, dan peradangan kronis.

Gen sering bermutasi pada saat proses pertumbuhan sel-sel tubuh terjadi. Normalnya, sel-sel memiliki mekanisme yang dapat mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan yang terjadi dalam DNA. Namun ada kalanya kesalahan ini terlewatkan dan akhirnya sel ini pun bersifat kanker.

Hubungan Mutasi Gen dan Kanker

Berikut ini adalah efek dari mutasi gen yang berujung pada kanker:

  • Mutasi gen bisa memicu sel bertumbuh dan membelah diri secara tidak terkendali
  • Mekanisme sel yang bertanggung jawab dalam mendeteksi dan memperbaiki DNA yang rusak atau salah tidak lagi bekerja dengan baik. Hal ini bisa mengubah sel menjadi bersifat kanker
  • Bisa jadi timbul pertanyaan, Kenapa banyak orang yang sama-sama terpapar bahan-bahan di atas, tapi hanya sebagian yang terkena kanker? Inilah faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya kanker.
  • Jumlah paparan mikroorganisme, bahan kimia, dan radiasi yang didapat
  • Sistem kekebalan tubuh yang berbeda bagi tiap orang
  • Gaya hidup masing-masing orang, seperti pola makan tidak sehat,  kurang berolahraga, stres, merokok, dan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.
  • Adanya mutasi genetis dari orang tua
  • Jumlah gen yang telah termutasi yang dapat menyebabkan kanker

Perubahan tertentu pada tubuh, seperti munculnya benjolan atau pendarahan, dapat menjadi gejala awal terjadinya kanker. Memeriksakan diri sedini mungkin dapat membuat kondisi ini dapat segera ditangani. Perubahan gaya hidup kepada yang lebih baik, seperti pola makan sehat, olahraga teratur, tidak merokok atau mengonsumsi minuman keras dapat membuat perubahan besar untuk menghindarkan diri dari risiko kanker.