Mengenal Rhinitis Vasomotor Penyebab Gangguan pada Hidung

Rhinitis vasomotor, dikenal juga dengan rhinitis non alergi, adalah peradangan yang terjadi pada bagian dalam hidung, yang tidak disebabkan oleh alergi. Kondisi ini disebabkan oleh gangguan pada saraf hidung. Apakah Anda sering mengalami hidung meler, bersin, dan hidung tersumbat tanpa penyebab yang pasti? Jika benar, berhati-hatilah. Mungkin Anda mengalami rhinitis vasomotor.

Lapisan dinding di dalam hidung kaya akan pembuluh darah. Dalam kondisi normal, pembuluh darah ini menyempit sehingga sirkulasi udara di dalam hidung dapat berjalan dengan lancar. Namun jika terjadi peradangan, pembuluh darah akan melebar sehingga membuat saluran udara pada hidung terganggu. Peradangan ini biasanya diakibatkan oleh pembengkakan pembuluh darah dan penumpukan cairan di jaringan dalam hidung.

Vasomotor rhinitis

Tanda dan Gejala Rhinitis Vasomotor

Penyakit rhinitis dibagi menjadi dua jenis, yakni alergi dan non-alergi. Rhinitis alergi adalah rhinitis yang paling umum terjadi. Rhinitis alergi bisa bersifat permanen, musiman, atau disebabkan karena risiko pekerjaan seseorang.

Sedangkan rhinitis vasomotor adalah salah satu penyakit yang termasuk ke dalam rhinitis non-alergi. Rhinitis vasomotor terjadi saat pembuluh darah di dalam hidung melebar atau mengembang. Pelebaran pembuluh darah di hidung menghasilkan pembengkakan dan bisa menyebabkan hidung tersumbat. Hal ini dapat membuat lendir mengering di hidung.

Penyebab rhinitis vasomotor masih belum diketahui secara pasti. Namun, gejalanya dapat dipicu oleh sesuatu yang mengiritasi hidung, misalnya:

  • Perubahan cuaca & udara kering
  • Alkohol & parfum
  • Obat tertentu seperti obat antihipertensi, beta blockers, antidepresan, aspirin, dan pil KB
  • Penggunaan obat dekongestan semprot hidung yang terlalu sering
  • Makanan pedas
  • Stres berat
  • Perubahan hormon saat kehamilan atau menstruasi

Beberapa gejala dari penyakit ini yaitu hidung meler, tersumbat, bersin, berair, serta iritasi ringan atau adanya ketidaknyamanan di dalam atau sekitar hidung yang bisa mengurangi fungsi indera penciuman Anda.

Jika Anda mengalami rhinitis vasomotor, Anda tidak akan merasakan gejala hidung gatal, mata berair atau gatal, dan tenggorokan gatal. Karena gejala ini hanya terjadi jika Anda mengalami rhinitis alergi.

Pengobatan dan Pencegahan

Rhinitis non-alergi seperti rhinitis vasomotor, rupanya dapat menyerang anak-anak dan orang dewasa. Namun, penyakit ini lebih sering terjadi pada usia di atas 20 tahun. Jika Anda kerap mengalami beberapa gejala penyakit ini, Anda perlu berkonsultasi ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan melakukan pemeriksaan penunjang seperti tes alergi dan pemeriksaan endoskopi untuk melihat bagian dalam hidung. Jika tidak ditemukan kelainan pada pemeriksaan tersebut, maka dokter mungkin akan mendiagnosisnya sebagai rhinitis vasomotor.

Prinsip pengobatan utama pada rhinitis vasomotor adalah menghindari faktor penyebab munculnya gejala. Tidur dengan bantal yang lebih tinggi dapat membantu mengurangi hidung tersumbat. Untuk membantu mengatasi gejala rhinitis vasomotor dapat digunakan obat-obatan bebas seperti cairan saline semprot hidung untuk irigasi hidung, kortikosteroid semprot hidung, dekongestan (pseudoephedrine atau phenylephrine), dan antihistamin semprot hidung.

Namun jika gejala yang Anda alami memburuk atau Anda mengalami efek samping dari obat–obatan bebas, dokter mungkin akan meresepkan obat semprot hidung seperti mometasone, azelastine, olopatadine, atau ipratropium.

Hingga saat ini belum terdapat metode pencegahan yang efektif sepenuhnya dalam menangani kondisi rhinitis vasomotor. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja faktor pencetus yang bisa memicu timbulnya gejala dan menghindarinya. Sebaiknya Anda jangan terlalu sering menggunakan obat dekongestan hidung, karena penggunaan obat ini jika terlalu sering dapat menyebabkan perburukan gejala. Jika rhinitis vasomotor tidak dapat teratasi dengan pengobatan, dokter mungkin akan menyarankan tindakan operasi.

Segera konsultasikan dengan dokter, jika gejala rhinitis vasomotor yang Anda alami semakin parah  meski telah menggunakan obat bebas, atau Anda mengalami efek samping dari obat bebas untuk rhinitis vasomotor.

Referensi