Menggunakan Salep Eksim sesuai Kebutuhan

Salep eksim adalah salah satu bentuk obat oles untuk menangani eksim, selain obat oles dalam bentuk krim, losion, cairan, foam, dan berbagai bentuk sediaan lainnya. Untuk mendapatkan hasil maksimal dan minimalkan efek samping, salep ini perlu digunakan sesuai petunjuk penggunaan.

Salep eksim paling tepat digunakan untuk menangani eksim pada area kulit yang menebal atau kering seperti eksim atopik. Sementara, jenis krim digunakan untuk menangani eksim pada kulit yang lembap. Sedangkan losion efektif digunakan untuk area kulit berambut, seperti kulit kepala.

salep eksim-alodokter

 

Salep eksim digunakan dengan cara dioleskan pada permukaan kulit yang mengalami eksim, satu atau dua kali sehari. Banyaknya salep yang perlu dioleskan dihitung berdasarkan satuan ujung jari/fingertip units (FTUs). Satu FTU umumnya dapat digunakan untuk menutupi area seluas telapak tangan orang dewasa.

Ringan hingga Kuat

Salep eksim yang terbuat dari steroid hidrokortison dapat secara cepat mengurangi peradangan dan meredakan gatal-gatal akibat eksim. Salep eksim secara umum dikelompokkan dalam empat jenis sesuai kadar kekuatannya: kuat, cukup kuat, sedang, dan ringan. Setiap kelompoknya dapat terdiri dari banyak jenis dan merek.

Salep yang dijual bebas umumnya digunakan untuk menangani eksim ringan. Salep eksim ini biasanya memiliki kandungan hidrokortison 1%. Untuk pengobatan pada bayi atau anak-anak, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat-obatan salep yang dijual bebas.

Terdapat juga salep eksim obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS). Obat ini digunakan untuk menangani eksim ringan hingga sedang, dan dapat digunakan mulai pada anak usia 2 tahun ke atas dengan dioleskan dua kali sehari untuk membantu kulit normal kembali.

Selain dijual bebas, salep eksim dengan kadar yang lebih kuat bisa didapatkan dengan resep dokter. Salep eksim dengan resep dokter ini biasanya digunakan untuk menangani kulit bersisik dan tebal, tergantung area di mana eksim terjadi dan seberapa parah kondisinya. Semakin kuat kadar steroid yang dikandung salep eksim, efeknya akan lebih besar dan eksim semakin cepat sembuh. Tetapi, risiko efek sampingnya juga lebih tinggi. Namun jika digunakan sesuai petunjuk, salep eksim ini jarang menimbulkan efek samping seperti stretch marks ataupun penipisan kulit.

Ada kalanya jika eksim terbentuk di dua area dengan sifat berbeda, maka dokter dapat meresepkan dua jenis salep eksim. Misalnya, salep berkadar ringan untuk eksim pada wajah, dan salep lebih kuat untuk eksim pada bagian kulit yang lebih tebal seperti kaki dan tangan. Sementara, salep eksim yang paling kuat umumnya diperlukan untuk menangani eksim pada area kulit paling tebal seperti telapak tangan atau telapak kaki orang dewasa.

Jika baru pertama kali digunakan, pemakaian salep eksim ini dapat dimulai dengan menggunakan salep ini dari golongan paling ringan atau yang biasa dijual bebas. Jika kondisi tidak membaik hingga 3-7 hari, disarankan memeriksakan diri ke dokter yang bisa jadi akan meresepkan steroid dengan kadar lebih tinggi.

Umumnya, eksim akan reda setelah penggunaan salep selama 1-2 minggu. Namun kondisi ini dapat berbeda pada masing-masing orang. Setelah sembuh, eksim dapat dicegah dengan terus menggunakan pelembap khusus eksim setiap hari.  Di samping itu, salep eksim juga dapat digunakan selama dua hari dalam seminggu, sebagai tindakan pencegahan untuk orang yang terus menerus mengalami eksim kambuhan. Jika eksim menimbulkan bekas luka, tidak ada salahnya juga Anda mencoba salep penghilang bekas luka untuk menghilangkannnya.