Menghilangkan Panu di Wajah Anak dengan Sampo Antiketombe

Panu merupakan salah satu penyakit kulit yang tidak hanya timbul pada orang dewasa. Ada kemungkinan timbul panu di wajah anak, yang berpotensi memengaruhi penampilan dan kepercayaan dirinya.

Panu atau tinea versicolor atau pityriasis versicolor merupakan kondisi kulit dengan gangguan jamur yang menyebabkan timbulnya bercak berwarna putih pada kulit. Dapat timbul di sekitar dada, punggung, lengan, dan juga wajah serta leher. Selain anak, remaja juga termasuk kalangan yang rentan mengalami panu.

Menghilangkan Panu di Wajah Anak dengan Sampo Antiketombe - Alodokter

Cara Penggunaan

Panu tidak menimbulkan risiko kesehatan pada anak, kecuali  keluhan sedikit gatal. Namun, hal ini dapat mengganggu penampilan anak sehari-hari.

Untuk mengatasi panu di wajah anak, Anda dapat memanfaatkan sampo antiketombe yang mengandung selenium sulfida atau ketoconazole. Berikut cara penggunaannya:

  • Keluarkan sampo dari kemasan secukupnya di tangan Anda.
  • Oleskan sampo secara merata di tempat tumbuhnya panu di wajah. Sampo bisa dioles melebihi batas bercak beberapa sentimeter.
  • Diamkan sekitar 10-15 menit.
  • Bilas hingga benar-benar bersih.
  • Lakukan setiap malam secara teratur, selama 5-7 hari.
Saat penggunaan, kemungkinan akan timbul rasa perih, terutama untuk sampo antiketombe dengan bahan selenium sulfida. Jika perlu, larutkan sampo terlebih dahulu dengan air sebelum penggunaan.

Manfaat sampo antiketombe untuk mengatasi panu, kemungkinan akan tampak dalam beberapa hari atau beberapa minggu. Warna kulit wajah akan kembali merata seperti semula dalam beberapa bulan.

Jika panu di wajah tidak segera menghilang, konsultasikan dengan dokter atau spesialis kulit. Untuk panu di wajah yang tergolong kecil, dokter kemungkinan akan memberikan krim antijamur untuk dioleskan satu atau dua kali per hari. Namun, jika panu tampak besar, kemungkinan pengobatannya akan dilengkapi dengan tablet antijamur yang diminum selama empat minggu.

Dipicu Udara Panas dan Lembap

Panu disebabkan oleh jamur dengan jenis malassezia yang tumbuh berlebihan di kulit. Jamur tersebut sebenarnya wajar berada di kulit tanpa menimbulkan gangguan apa pun.

Selain itu, mengonsumsi obat antibiotik pada sebagian anak juga dapat memicu infeksi jamur. Bakteri yang biasanya mencegah pertumbuhan jamur akan hilang, sehingga jamur bisa tumbuh leluasa.

Untuk menghindari tumbuhnya panu di wajah, sebaiknya anak berada dalam ruangan yang sejuk dan kering. Kemudian, untuk menghindari keringat berlebihan, berikan anak pakaian yang longgar dan tidak terlalu tebal.

Tidak perlu khawatir saat timbul panu di wajah anak. Namun, jika panu di wajah tak kunjung hilang, segera kunjungi dokter atau spesialis kulit di sekitar Anda.