Mengikuti Konseling untuk Mengatasi Konflik Pernikahan

Tidak selamanya rumah tangga yang Anda bina dengan pasangan berjalan manis. Pasti ada saja kerikil-kerikil kecil yang hadir di dalam pernikahan Anda.  Sebenarnya hadirnya masalah dalam rumah tangga adalah hal wajar, namun yang tidak wajar ketika hal tersebut terjadi berkepanjangan bahkan menjadi makin parah.

Jika kondisi tersebut telah menimpa rumah tangga Anda, kata cerai bisa dengan mudahnya terlontar dari mulut Anda atau pasangan. Namun Anda masih bisa menyelamatkan mahligai rumah tangga Anda dengan mengikuti konseling pernikahan.

mengikuti konseling untuk mengatasi konflik pernikahan - alodokter

Kurang komunikasi, tidak saling menghargai, saling menyalahkan, tidak mau mengalah, atau sering beradu argumen dengan nada tinggi merupakan beberapa ciri-ciri rumah tangga yang tidak sehat.

Jika rumah tangga Anda diselimuti oleh hal seperti itu, Anda butuh pertolongan dari orang ketiga, yaitu seorang konselor pernikahan. Kenapa? Karena dua orang yang sedang dipenuhi amarah tidak akan mampu menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Yang ada justru Anda dan pasangan akan merasa paling benar sehingga titik temu tidak pernah didapat. Pada lain sisi, seorang konselor bisa melihat dan mengatasi permasalahan rumah tangga Anda secara objektif.

Menurut beberapa penelitian, konseling pernikahan berhasil menyelamatkan rumah tangga yang berada di ujung tanduk jika ditangani oleh konselor yang tepat.

Yang Bisa Didapatkan dari Konseling Pernikahan

Pada dasarnya konseling pernikahan didirikan untuk memberikan solusi atas masalah yang hadir di rumah tangga Anda. Seorang konselor akan membantu mengatasinya dengan cara memberikan nasihat atau tips mengenai cara-cara menyelesaikan masalah pada Anda dan pasangan.

Namun sebelumnya, Anda dan pasangan akan diajukan sejumlah pertanyaan oleh konselor, seperti berapa lama usia pernikahan, seberapa sering berhubungan seksual, dan masalah rumah tangga yang tidak pernah kunjung selesai. Ini terjadi pada sesi pertama konseling.

Setelah mengetahui latar belakang pernikahan Anda, konselor akan mengutarakan opininya tentang masalah yang terjadi pada rumah tangga Anda. Selain itu, dia juga akan memberikan rencana penanganan untuk Anda beserta pasangan.

Umumnya setelah lima kali kunjungan, pasangan sudah bisa merasakan manfaat konseling pernikahan, seperti komunikasi yang mulai membaik atau konflik yang sudah mulai mereda.

Konseling pernikahan termasuk terapi singkat. Biasanya dibutuhkan 12 kali pertemuan untuk membantu mengembalikan keharmonisan rumah tangga Anda. Namun hasil pada tiap pasangan bisa saja berbeda sesuai dengan intensitas waktu kunjungan berikutnya pada pribadi masing-masing dan seberapa kuat Anda serta pasangan berusaha untuk mempertahankan hubungan.

Bagaimana Cara Memilih Konselor Pernikahan yang Tepat?

Cara mudah memilih konselor pernikahan adalah dengan meminta rekomendasi dari teman atau keluarga yang sudah pernah menjalani konseling dan mendapatkan manfaat darinya. Namun jika tidak ada dari mereka yang pernah menjalani konseling pernikahan, Anda bisa meminta rekomendasi dari dokter.

Anda juga bisa menelepon atau mengunjungi beberapa klinik terkemuka dan meminta rekomendasi nama konselor yang bisa Anda datangi. Setelah mendapatkan beberapa nama, Anda bisa coba membuat janji dengan satu nama tersebut.

Selanjutnya untuk bisa mengetahui apakah konselor tersebut tepat untuk Anda bisa terasa pada kunjungan pertama. Pada sesi itu konselor akan bertanya mengenai latar belakang Anda, pasangan dan pernikahan Anda. Coba perhatikan dan tanyakan hal berikut ini pada diri Anda sendiri. Apakah pertanyaan yang diajukan kepada Anda sudah cukup membuat perasaan Anda menjadi lega? Apakah pertanyaan yang diajukannya berkaitan dengan permasalahan Anda? Apakah tutur bahasanya bisa membuat Anda tenang? Apakah dia orang yang sabar?

Jika jawabannya ya, maka Anda bisa melanjutkan sesi konseling selanjutnya dengan konselor itu.

Pernikahan yang tidak sehat harus segera ditangani. Tidak hanya memengaruhi kebahagiaan, rumah tangga yang bermasalah juga turut berdampak kepada kesehatan pribadi. Menurut penelitian, orang yang menjalani hubungan rumah tangga yang tidak sehat akan lebih berisiko untuk terkena penyakit jantung.

Jadi jika Anda masih mencintai pasangan, keluarga, serta kesehatan Anda, lebih baik atasi segala permasalahan rumah tangga dengan bantuan konseling pernikahan. Makin cepat bertindak, pernikahan akan lebih mudah diselamatkan.