Menjilat Bibir Bukanlah Cara Melembabkan Bibir yang Benar

Saat bibir terasa kering, seringkali menjilat bibir menjadi salah satu cara yang dianggap dapat menguranginya. Justru cara itu dapat memperburuk kondisi. Ketahui cara melembabkan bibir yang benar.

Bibir mudah kering karena merupakan salah satu bagian tubuh yang paling banyak terekspos berbagai hal, sementara bibir tidak memiliki kelenjar minyak untuk melindungi.

Menjilat bibir bukanlah cara melembabkan bibir yang benar - alodokter

Sekilas, menjilat bibir tampak sebagai cara melembabkan bibir yang praktis. Nyatanya setelah ludah mengering pada bibir, justru akan mengurangi kelembaban. Hasilnya, bibir akan semakin kering.

Selain menghindari menjilat bibir, berikut beberapa cara melembabkan bibir yang benar :

  • Menjaga kecukupan cairan tubuh.

Kering pada bibir, hingga bibir pecah-pecah kemungkinan karena kurangnya cairan pada tubuh. Minumlah air yang cukup (1,6-2 liter) setiap hari. Jika perlu, gunakan alat pelembab ruangan (humidifier) untuk menjaga kelembaban sekitar.

  • Memanfaatkan pelembab bibir.

Seorang ahli merekomendasikan, pelembab bibir dengan bahan dasar emolien. Pelembab ini akan meringankan bibir kering dan tidak menimbulkan iritasi. Ia menyarankan untuk menghindari pelembab bibir dengan kandungan mentol atau fenol. Hindari pelembab bibir dengan rasa karena hanya akan membuat Anda menjilat bibir lebih sering.  Akibatnya, salah satu cara melembabkan bibir ini menjadi berlawanan dengan tujuan awalnya.

  •  Memilih produk bibir dengan tabir surya.

Produk tabir surya dapat melindungi kerusakan pada bibir dengan mencegah paparan sinar matahari yang berlebihan.

  • Menghindari menggigiti atau mengelupas kulit pada bibir.

Mengelupas kulit bibir yang halus dan tipis dapat menyebabkan rasa sakit dan perdarahan. Justru hal ini dapat memperlambat proses pemulihan pada bibir.

  • Menjauhi kontak dengan penyebab alergi atau iritasi.

Umumnya yang dapat menyebabkan alergi dan iritasi pada bibir seperti produk kulit atau kosmetik yang mengandung pewangi ataupun pemutih kulit.

  • Mengganti teknik pernapasan.

Tak banyak yang menyadari bernapas melalui mulut dapat memicu bibir kering. Ganti teknik pernapasan melalui hidung untuk menjaga bibir tetap lembab.

Menghindari Penyebab Bibir Kering

Jangan salah menganggap udara dingin tidak menimbulkan risiko bagi bibir. Justru udara dingin memiliki kelembaban lebih rendah dibandingkan udara hangat atau panas.

Radiasi ultraviolet pada sinar matahari dapat meresap pada kulit. Bahkan sinar matahari yang muncul pada musim dingin, juga tetap memiliki risiko membuat kulit kering. Terutama area bibir yang banyak terpapar radiasi ultraviolet.

Minuman panas ataupun mandi air panas saat udara dingin, ternyata juga tidak bersahabat bagi kulit termasuk bibir. Seorang ahli mengatakan, kopi atau cokelat mengandung kafein yang dapat membuat kulit kering dari dalam. Demikian juga minuman beralkohol dengan efek dehidrasi pada tubuh.

Mandi air hangat lebih disarankan dibanding air panas untuk menghindari kulit kering. Batasi waktu mandi tak lebih dari 10 menit. Teteskan minyak almond atau lavender untuk membantu melembabkan kulit dan hindari produk yang mengandung alkalin atau deterjen.

Waspadai bibir kering sebagai pertanda infeksi atau penyakit lainnya. Jika cara melembabkan bibir di rumah tidak berhasil mengatasi masalah, sebaiknya segera temui dokter umum atau dokter spesialis kulit.