Mitos dan Fakta di Balik Manfaat Goji Berry

Manfaat goji berry telah dikenal bertahun-tahun sebagai makanan yang dapat memperpanjang usia. Buah berwarna jingga dari negeri Tiongkok ini juga dikenal dapat menangani berbagai gangguan kesehatan, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.

Manfaat goji berry yang juga disebut sebagai wolfberries ini dianggap dapat meredakan stres, meningkatkan kualitas tidur, menurunkan berat badan, dan memperbaiki performa fisik. Goji berry dipercaya dapat membantu membangun sistem kekebalan tubuh, membantu memerangi sel-sel kanker, dan menjaga kesehatan jantung.

Goji Berry-alodokter

Lebih jauh lagi, konsumsi buah ini juga diklaim tidak akan meningkatkan kadar gula darah secara drastis karena buah ini mengandung karbohidrat kompleks. Selain itu, goji berry juga mengandung zeaxanthin, yaitu zat antioksidan yang menjadikan buah ini berwarna cerah. Pada dasarnya, zat antioksidan dapat membantu melindungi sel-sel tubuh dari pajanan buruk polusi, seperti radiasi dan asap buangan kendaraan bermotor.

Fakta tentang Manfaat Goji Berry dan Efek Sampingnya

Terlepas dari semua asumsi mengenai manfaat goji berry yang berlimpah, sayangnya riset-riset yang telah dilakukan terhadap buah ini masih terbatas dan sejauh ini hanya melibatkan sedikit orang sehingga sulit untuk digeneralisasi. Penelitian tentang manfaat goji berry untuk mengurangi risiko Alzheimer dan meningkatkan mood ternyata juga belum didukung oleh bukti-bukti medis yang adekuat.

Di samping itu, pendukung sistem kekebalan tubuh dari goji berry didapat dari kandungan Lycium barbarum polysaccharides atau karbohidrat kompleks. Penelitian selama sebulan di Tiongkok menemukan bahwa dosis standar ekstrak goji berry yang diberikan dalam percobaan dapat membantu meningkatkan kadar enzim antioksidan pada organ hati. Namun sayangnya penelitian ini belum dapat dijadikan rujukan karena sampel goji berry yang digunakan telah dimurnikan sehingga kandungannya tidak sama dengan buah utuh yang dibeli secara bebas di pasar.

Selain mengamati manfaat goji berry, Anda disarankan juga mencermati efek samping yang bisa ditimbulkan dari konsumsi buah ini. Terutama bagi seorang pengidap tekanan darah tinggi, diabetes, serta penyakit-penyakit lain, perlu mengonsultasikannya terlebih dulu sebelum mengonsumsi goji berry karena buah ini dikhawatirkan dapat berinteraksi dengan obat-obatan penurun tekanan darah, diabetes, dan pengencer darah.

Anda juga sebaiknya tidak mengonsumsi buah ataupun suplemen buah ini jika mengalami alergi serbuk sari atau rhinitis. Di samping itu, kandungan oksalat alami di dalam goji berry juga berisiko menyebabkan gangguan ginjal. Pengidap kulit fotosensitif yang mengonsumsi goji berry turut berisiko mengalami ruam saat terkena pajanan sinar matahari.

Tetap Baik untuk Dikonsumsi sebagai Bagian dari Diet Sehat

Meski manfaat goji berry belum terbukti, tapi buah ini tetap dapat menjadi bagian dari pola makan sehat kaya buah dan sayur sehari-hari. Pada dasarnya, semua buah berry mengandung nutrisi yang tinggi. Buah yang kaya serat, vitamin C, vitamin A, dan zat besi ini disebut-sebut dapat memenuhi setidaknya 10 persen kebutuhan protein harian. Mengonsumsi dua porsi atau lebih banyak goji berry juga diklaim dapat memenuhi kebutuhan antioksidan dan vitamin tubuh.

Goji berry dapat dikonsumsi bersamaan dengan sereal oatmeal, yogurt, kacang rebus. Buah ini dapat dikonsumsi dalam bentuk obat, jus, atau teh herba. Selain itu, buah goji berry bisa diolah sebagai makanan kering, mentah, ataupun dimasak terlebih dahulu.

Meski masih membutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat-manfaatnya secara medis, namun buah goji berry tetap disarankan untuk dimasukkan ke dalam diet buah-buahan Anda daripada hanya mengandalkan sumber vitamin dari satu jenis buah saja.