Muncul Benjolan di Tangan, Ini Kemungkinan Penyebabnya

Benjolan di tangan cukup umum terjadi dan dapat disebabkan banyak hal, umumnya bersifat ringan dan tidak menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Meski demikian, tetap diperlukan pemeriksaan segera, terutama jika benjolan itu menimbulkan rasa tidak nyaman dan nyeri atau kesulitan menggerakkan tangan.

Penting untuk mengenali berbagai kemungkinan penyebab benjolan di tangan, agar dapat mengambil langkah awal pemeriksaan dan penanganan. Pemeriksaan awal ini kemudian dapat dilengkapi dengan pemeriksaan radiologi dan prosedur biopsi untuk menentukan apakah benjolan tersebut berasal dari suatu keganasan atau bukan.

benjolan di tangan-alodokter

Di bawah ini adalah beberapa kemungkinan penyebab benjolan di tangan.

Kista Ganglion

Benjolan di tangan dapat menjadi gejala terjadinya kista ganglion. Kista ganglion adalah kista yang terbentuk pada sendi-sendi atau tendon, seperti tangan, jari, atau pergelangan tangan. Kista yang umumnya muncul di bagian belakang pergelangan tangan ini terasa seperti benjolan lembut mirip jeli kenyal. Meski penyebabnya tidak diketahui pasti, tapi kondisi ini biasanya muncul setelah terjadi cedera pada tendon atau sendi, juga akibat penuaan. Kabar baiknya, kista ganglion dapat mengecil atau hilang dengan sendirinya, dan hanya memerlukan pemeriksaan jika terasa sakit atau tidak nyaman. Penanganan yang biasanya dilakukan adalah dengan menyedot cairan kista menggunakan jarum atau mengangkat kista melalui operasi.

Kontraktur Dupuytren

Kontraktur Dupuytren adalah salah satu kemungkinan penyebab benjolan di tangan. Kondisi ini ditandai dengan pengerasan dan penebalan jaringan elastis bernama fascia yang terletak di antara telapak dan jari tangan. Gejala yang paling terlihat adalah jari-jari tangan menjadi melengkung ke depan. Benjolan sering dirasakan di telapak tangan awalnya bisa teraba lunak dan nyeri dengan jari kelingking dan telunjuk adalah jari yang sering terkena.

Penyebab penyakit yang umumnya bersifat keturunan ini tidak diketahui secara pasti. Tetapi diduga terdapat faktor biokimia yang memengaruhi jaringan ikat telapak tangan. Selain itu, kondisi ini dapat dipengaruhi berbagai faktor lain seperti kebiasaan merokok dan konsumsi minuman keras, diabetes, serta kejang.

Penyakit ini jika tidak diobati akan menyebabkan kerusakan jaringan tulang dan kulit pada tangan. Jika sudah terjadi kontraktur yang menyebabkan jari tangan bengkok, maka tangan akan sulit atau bahkan tidak dapat digerakkan. Oleh karena itu, kondisi ini perlu diobati sejak awal agar tidak berkembang menjadi kecacatan.

Kutil

Benjolan di tangan berukuran kecil bisa jadi adalah kutil yang umumnya disebabkan virus human papilloma (HPV). Kutil biasanya berbentuk bulat atau lonjong, ukuran sangat beragam (bisa berdiameter kurang dari 1 mm atau bahkan lebih dari 1 cm), teraba keras dengan permukaan tidak rata seperti kembang kol, dan bisa hanya satu atau beberapa benjolan. Meski tidak berbahaya dan dapat hilang dengan sendirinya, kutil dapat bertahan hingga berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Untuk mempercepat penyembuhan, Anda dapat menggunakan obat oles yang mengandung asam salisilat, atau pun semprotan dimetil ether propana yang dijual bebas.

Namun segera periksakan ke dokter jika kutil terus berulang, tidak kunjung sembuh, atau mengalami perubahan bentuk serta terasa sakit. Untuk mencegah kutil, hindari berbagi peralatan pribadi seperti handuk dengan orang lain. Kutil adalah penyakit kulit yang dapat menular karena virus HPV dapat berpindah melalui kontak fisik langsung, maupun lewat benda-benda sebagai perantara. Untuk mengatasi kutil yang sulit disembuhkan, dokter mungkin akan melakukan tindakan pengangkatan kutil melalui pembedahan atau dengan elektrokauterisasi.

Tumor pada tangan

Benjolan di tangan bisa jadi adalah tumor, baik tumor kulit, tumor muskoskeletal, atau pun tumor jaringan lunak. Meski hanya 1-2% tumor di tangan yang bersifat berbahaya, tetapi tetap diperlukan pemeriksaan segera untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk. Penentuan tingkat keganasan tumor dinilai dari lokasi, ada tidaknya metastasis tumor dan penyebaran ke kelenjar getah bening, serta derajat perubahan histologis atau bentuk sel dan jaringan pada sarkoma.

Tumor jinak pada tangan dapat juga merupakan lipoma, yaitu tumor jaringan lemak berupa benjolan yang lunak, tidak nyeri, kenyal, dan seringkali tidak mengganggu. Benjolan ini sering muncul pada punggung, lengan, dada, leher, paha atau bokong. Meskipun jarang, dapat juga muncul di tangan.

Untuk menentukan apakah benjolan pada tangan berbahaya atau tidak, dokter akan melakukan penelusuran riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang seperti foto Roentgen tangan, CT scan, MRI, pemeriksaan darah seperti pemeriksaan fungsi hati, kadar kalsium, dan alkali fosfatase. Pemeriksaan biopsi juga penting untuk melihat perubahan bentuk jaringan dan sel pada benjolan guna menentukan apakah benjolan berasal dari sel yang ganas atau jinak.

Pengobatan benjolan di tangan diberikan berdasarkan penyebabnya. Jika disebabkan oleh kista ganglion, lipoma atau tumor, maka akan dilakukan tindakan operasi untuk mengangkat benjolan. Kontraktur Dupuytren dapat diobati dengan kortikosteroid untuk mengatasi radang, dan operasi jika benjolan membesar atau nyeri. Pada kasus yang telah menyebabkan kesulitan menggerakkan tangan maka diperlukan fisioterapi untuk melatih kemampuan otot dan tulang untuk bergerak.

Umumnya kondisi-kondisi di atas bersifat ringan. Namun tak ada salahnya memeriksakan benjolan di tangan untuk mengantisipasi kemungkinan lain yang lebih buruk, terutama saat benjolan disertai gejala lain seperti demam, rasa sakit, tangan terasa kaku atau sulit digerakkan, benjolan cepat membesar, teraba panas, berat badan menurun drastis tanpa sebab yang jelas, atau bila Anda memiliki riwayat penyakit keganasan sebelumnya.