Obat Kelenjar Getah Bening yang Bengkak Harus Sesuai Penyebab

Obat kelenjar getah bening hanya diperlukan apabila kelenjar getah bening mengalami gangguan, misalnya ketika mengalami infeksi bakteri atau pada kondisi lain yang lebih berbahaya seperti kanker.

Kelenjar getah bening adalah organ berbentuk lonjong dengan ukuran kecil. Kelenjar getah bening mengandung sel-sel imun yang bertugas melawan serangan zat asing atau patogen. Lokasi kelenjar getah bening tersebar pada berbagai anggota tubuh seperti leher, ketiak, dan lipat paha.

Drug for lymph nodes_compresst

Melawan Sumber Penyakit

Kelenjar getah bening akan aktif bekerja, ketika tubuh terserang penyakit. Pada kondisi ini, kelenjar getah bening akan mengirimkan sel-sel yang memerangi sumber penyakit, sehingga dapat menimbulkan peradangan pada kelenjar getah bening, yang dikenal dengan limfadenitis.

Dokter akan menyarankan untuk memakai obat kelenjar getah bening dalam kondisi tertentu. Obat yang umumnya diberikan berupa obat antiradang dan pereda nyeri, seperti aspirin atau ibuprofen. Jika didapati adanya tanda-tanda infeksi bakteri, obat kelenjar getah bening yang disarankan adalah antibiotik.

Kelenjar getah bening yang membengkak karena infeksi virus tidak memerlukan penanganan khusus. Biasanya, kondisi ini akan sembuh dengan sendirinya, ketika infeksi sudah diatasi. Meski demikian, untuk kondisi infeksi virus tertentu seperti HIV, mungkin memerlukan bantuan penanganan khusus secara medis. Untuk mengurangi rasa sakit kelenjar getah bening yang membengkak, cobalah beristirahat yang cukup dan gunakan kompres hangat pada bagian yang mengalami keluhan.

Selain itu, pembengkakan kelenjar getah bening juga dapat disebabkan kelainan sistem imun, seperti rheumatoid arthritis atau lupus. Kanker juga dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening yang dikenal sebagai limfoma. Tidak sekedar pemberian obat kelenjar getah bening yang bengkak untuk mengatasi gejala, penanganan kanker bisa berupa radiasi atau kemoterapi dan operasi.

Beragam Lokasi Pembengkakan

Gangguan kelenjar getah bening juga dapat diidentifikasi melalui lokasi terjadinya pembengkakan, yaitu:

  • Leher

Pembengkakan di leher, rahang bawah, atau di belakang telinga umumnya disebabkan kondisi pilek atau sakit tenggorokan. Kelenjar yang membengkak dapat disebabkan kondisi lain berupa cedera karena gigitan atau luka, serta tumor atau infeksi pada kepala, leher, maupun mulut.

  • Lipat Paha

Pembengkakan kelenjar getah bening di lipat paha dapat disebabkan oleh cedera atau infeksi pada area di sekitar lipat paha atau selangkangan, alat kelamin, dan kaki. Walaupun jarang terjadi, pembengkakan juga dapat disebabkan oleh limfoma, melanoma atau kanker testis.

  • Tulang selangka

Pembengkakan kelenjar getah bening di daerah tulang selangka bisa disebabkan tumor atau infeksi pada daerah sekitar payudara, paru-paru, atau perut.

  • Ketiak

Pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak biasanya disebabkan oleh cedera atau infeksi di ketiak, lengan maupun tangan. Dalam kasus yang jarang terjadi, pembengkakan kelenjar ini dapat mengindikasikan adanya limfoma atau kanker payudara.

Konsultasikan kepada dokter apabila Anda mengalami cedera atau sakit, sebelum terjadi pembengkakan kelenjar getah bening. Dokter akan melakukan penelusuran riwayat keluhan yang dialami.

Apabila sudah terjadi pembengkakan kelenjar getah bening, akan dibandingkan dengan pemeriksaan di lokasi kelenjar getah bening yang membengkak tersebut melalui pemeriksaan fisik, USG, foto Rontgen, CT scan, maupun MRI. Informasi dari hasil pemeriksaan ini sangat berguna untuk mengetahui penyebabnya, agar dapat diberikan penanganan yang sesuai.

Periksakan diri Anda kepada dokter jika mengalami rasa sakit atau adanya pembengkakan pada area kelenjar getah bening, agar dapat memperoleh penanganan dan obat kelenjar getah bening yang tepat.