Obat Tetes Air Mata Buatan untuk Mata Kering

Sering disebut sebagai jendela jiwa, mata memiliki fungsi yang sangat penting dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Jika Anda terkena sindrom mata kering ringan, maka obat tetes air mata buatan dapat mengatasinya.

Obat tetes air mata buatan biasa digunakan untuk mengatasi mata kering ataupun mata iritasi, yang berkaitan dengan kekurangan produksi air mata. Untuk kondisi yang lebih berat, diperlukan pengobatan tambahan.

obat tetes air mata buatan untuk mata kering - alodokter

Meringankan Rasa Tidak Nyaman

Mata kering terjadi ketika mata kekurangan cairan yang bisa melembapkan mata. Umumnya, kondisi ini disebabkan karena produksi air mata yang tidak mencukupi atau kualitas air mata yang kurang baik.

Gejala yang dirasakan mata kering seperti rasa terbakar atau perih, menyengat atau gatal pada mata, timbul kemerahan, kesulitan menggunakan lensa kontak, sensitif terhadap cahaya, mata berair, hingga tidak dapat melihat dengan jelas.

Rasa tidak nyaman dapat dirasakan oleh penderitanya. Beberapa kondisi khusus seperti berada di ruang ber-AC, bersepeda, berada di pesawat, atau terlalu lama di depan komputer dapat menjadi pemicunya.

Mata kering ringan atau yang terjadi sesekali, dapat memanfaatkan obat tetes air mata buatan. Obat tetes mata ini dapat dibeli secara bebas, tanpa resep dokter.

Obat tetes air mata buatan ini akan melubrikasi mata kering, sekaligus menjaga kelembapan permukaan luar mata. Obat jenis ini dapat digunakan pada mata kering yang disebabkan kondisi kesehatan atau obat-obatan tertentu, proses penuaan, serta faktor lingkungan berasap atau berangin.

Jenis dan Cara Memilih yang Tepat

Banyak merek obat tetes air mata buatan yang dapat ditemukan di pasaran. Ada kemungkinan setiap orang memiliki kecenderungan untuk cocok dengan merek obat tetes mata yang berbeda.

Secara umum, ada dua jenis obat tetes air mata buatan di pasaran yaitu produk yang mengandung pengawet dan tanpa pengawet.

Obat tetes mata dengan pengawet umumnya dalam botol yang dapat dibuka dan ditutup, serta dapat digunakan beberapa kali. Pengawet pada obat tetes mata digunakan untuk menekan pertumbuhan bakteri, setelah botol kemasan dibuka. Disarankan penggunaan obat tetes jenis ini tidak lebih dari empat kali per hari.

Sementara itu, obat tetes air mata buatan tanpa pengawet dapat dikenali dari kemasan satu kali pakai. Produk ini lebih aman digunakan lebih dari empat kali, dibanding produk dengan pengawet.

Ada pula air mata buatan berupa gel untuk membantu mengatasi mata kering yang juga bisa dibeli secara bebas.

Jika keduanya tidak dapat membantu kondisi mata kering yang Anda rasakan, maka Anda dapat mencoba produk salep mata khusus. Berbeda dengan obat tetes mata, menggunakan salep jenis ini disarakan malam hari sebelum tidur, sebab dapat membuat pandangan buram.

Untuk sindrom mata kering, disarankan menghindari obat tetes mata yang digunakan untuk mengurangi mata merah karena dapat memicu iritasi. Dianjurkan memilih obat tetes mata yang mengandung elektrolit karena dapat membantu proses penyembuhan pada permukaan mata.

Gunakan obat tetes air mata buatan untuk mata kering sesuai dengan petunjuk pemakaian pada kemasan. Dianjurkan untuk konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis mata terdekat bila mengalami gejala mata kering sehingga Anda mendapatkan pengobatan yang tepat.