Operasi Payudara Tidak Hanya Untuk Membesarkan Dada

Payudara terlalu kecil, terlalu besar, tidak simetris bentuknya, atau ada kanker di dalamnya bisa diatasi dengan operasi payudara.

Ketika mendengar kata operasi payudara, yang muncul dalam pikiran mungkin adalah operasi untuk membuat ukuran payudara menjadi lebih besar. Nyatanya, operasi payudara tidak hanya itu saja. Operasi payudara juga bisa dilakukan untuk mengecilkan, rekonstruksi bentuk, atau bahkan untuk mengangkat benjolan kanker yang ada di dalam payudara.

Operasi Payudara Tidak Hanya Untuk Membesarkan Dada - alodokter

Pembesaran payudara

Operasi pembesaran payudara dilakukan untuk meningkatkan ukuran payudara, mengubah bentuk payudara, atau membuat ukuran payudara yang asimetris menjadi simetris. Operasi payudara ini dilakukan dengan memasukkan implan di bawah otot dada atau di atas otot dada. Implan tersebut bisa terbuat dari gel plastik silikon atau saline (air garam steril). Implan harus diganti dalam jangka waktu beberapa tahun kemudian, setidaknya 10 tahun.

Namun disebutkan, operasi payudara dengan implan gel silikon hanya boleh dilakukan kepada perempuan yang berpartisipasi dalam penelitian yang telah disetujui. Operasi payudara untuk membesarkan dada bisa dibilang bukan prosedur yang murah untuk dilakukan. Di Indonesia, biaya operasi pembesaran payudara berkisar antara Rp 20-40 juta, tergantung pada lokasi, dokter yang melakukan pembedahan, dan tipe implan yang digunakan.

Pengecilan payudara

Operasi payudara yang satu ini bisa menjadi pertimbangan jika ukuran payudara Anda besar dan tidak proporsional, hingga menyebabkan rasa sakit di leher, nyeri punggung, iritasi kulit, masalah pada postur tubuh, atau bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari. Operasi ini juga dapat dilakukan untuk membuat area kulit gelap yang mengelilingi puting (areola) menjadi lebih kecil.

Operasi pengecilan payudara dilakukan dengan menghilangkan beberapa jaringan dan kulit payudara. Terkadang, operasi ini dilakukan bersamaan dengan liposuction atau sedot lemak, yaitu pembedahan untuk mengangkat jaringan lemak dari dalam tubuh. Walau dianggap hasil operasi ini bisa permanen, payudara kemungkinan bisa membesar atau berubah bentuk akibat kenaikan berat badan, kehamilan, atau penurunan berat badan.

Pengencangan payudara

Operasi pengencangan payudara dilakukan untuk mengencangkan payudara yang sudah kendur dan menarik puting serta daerah berwarna di sekitarnya (areola). Caranya, dokter menghilangkan kulit berlebih di bagian bawah payudara atau di sekitar puting. Kemudian kulit dijahit agar bersatu kembali.

Rekonstruksi payudara

Operasi rekonstruksi payudara sering dilakukan pada wanita yang menjalani mastektomi (pengangkatan payudara) sebagai pengobatan kanker payudara. Operasi payudara ini dilakukan untuk membentuk kembali penampilan, volume, dan kontur payudara, serta puting dan areola. Payudara dibentuk kembali dengan menggunakan implan atau jaringan tubuh pasien sendiri. Prosedur ini tidak menimbulkan efek samping pada pasien atau menyebabkan kanker kembali lagi. Namun, pasien akan diminta oleh dokter untuk melakukan tes dan pemeriksaan rutin.

Mastektomi

Operasi payudara mastektomi dilakukan untuk mencegah kanker payudara berkembang lebih ganas atau penyebaran lebih lanjut dengan mengangkat kanker dari payudara. Prosedur pengangkatan seluruh payudara ini bisa dilakukan untuk mengobati kanker payudara pada wanita dan pria.

Lumpektomi

Lumpektomi merupakan prosedur operasi payudara yang dilakukan untuk menghilangkan benjolan agar tumor atau kanker tidak menyebar ke bagian tubuh yang lain. Berbeda dengan mastektomi, lumpektomi hanya mengangkat sebagian payudara, tidak semuanya.

Operasi payudara, terutama untuk kecantikan, bukanlah prosedur yang bisa dilakukan dengan begitu saja tanpa pertimbangan yang matang. Sebelum Anda memutuskan untuk melakukan pembesaran atau pengecilan payudara, konsultasikan terlebih dahulu untung dan ruginya dengan dokter.