Pahami Persiapan dan Pemeriksaan Saat Medical Check Up

Medical check up yaitu pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, yang bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan, mengantisipasi gangguan kesehatan yang dapat berkembang menjadi penyakit dan penanganan segera jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya suatu kondisi khusus atau penyakit dan gangguan terkait kondisi fisik seseorang.

Pemeriksaan kesehatan ini umumnya direkomendasikan pada orang yang memiliki indikasi tertentu, dan jenis pemeriksaan disesuaikan dengan kebutuhannya, misalnya pemeriksaan dari perusahaan untuk evaluasi kesehatan karyawan, penderita penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes yang belum terkontrol, persiapan tindakan operasi, kaum lanjut usia (lansia) terutama yang memiliki banyak keluhan fisik, serta sebagai persyaratan khusus seperti asuransi dan uji saring untuk jenjang pendidikan maupun pekerjaan.

medical check up - alodokter

Banyak orang yang masih bingung saat hendak melakukan medical check up, termasuk tentang persiapan dan jenis-jenis pemeriksaan yang akan dilakukan. Berikut persiapan yang dapat Anda lakukan sekaligus penjelasan mengenai pemeriksaan medical check up.

Langkah Persiapan

Sebelum datang ke klinik atau rumah sakit untuk melakukan medical check up, Anda dapat melakukan persiapan seperti :
  • Perhatikan jika Anda pernah mengalami suatu keluhan atau hal-hal yang tidak semestinya. Misalnya, perubahan siklus haid, perubahan bentuk tubuh, adanya benjolan, atau perubahan kulit. Catat seluruhnya, lalu sampaikan ke dokter.
  • Jangan remehkan keadaan seperti pusing, lelah, dan pola makan yang berubah. Hal ini bisa menjadi tanda bahwa Anda mengalami sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan.
  • Jika Anda mengalami sulit tidur, kegelisahan, depresi, atau trauma, sampaikan juga ke dokter yang akan melakukan check up.
  • Mengingat kembali riwayat kesehatan keluarga. Jika ada anggota keluarga yang mengalami penyakit seperti stroke, penyakit jantung, diabetes, atau kanker, bersiaplah untuk menyampaikan pada dokter Anda. Tujuannya agar dokter memeriksa tingkat risiko tersebut pada Anda.
  • Periksa kembali jadwal pemeriksaan kesehatan Anda. Mungkin saja Anda sudah waktunya melakukan pemeriksaan ulang untuk pap smear, mammogram, skrining penyakit lain atau vaksinasi.
  • Perhatikan juga obat yang sedang atau pernah Anda konsumsi jika dalam masa penyembuhan suatu penyakit. Sampaikan pada dokter agar pemeriksaan medical check up nanti dokter sudah memiliki data lengkap.
  • Bila memungkinkan, cari tahu mengenai pemeriksaan yang akan dilakukan pada medical check up, beberapa pemeriksaan mungkin memerlukan Anda untuk berpuasa selama 8 hingga 12 jam sebelum pemeriksaan dilakukan, seperti pemeriksaan kolesterol dan gula darah.
  • Catat semua hal itu agar Anda tidak lupa menyampaikannya ketika sudah bertemu dengan dokter.
  • Siapkan berbagai pertanyaan yang ingin Anda sampaikan. Catat agar tidak lupa.

Pemeriksaan Menyeluruh

Pada dasarnya, ketika Anda melakukan medical check up, dokter akan menjalani pemeriksaan kesehatan dari mulai yang standar hingga yang lebih detail. Pemeriksaan dapat ditujukan untuk umum, khusus untuk wanita, dan khusus untuk pria.
  • Pemeriksaan umum
Pemeriksaan standar yang dilakukan pada pria dan wanita ini meliputi tekanan darah, suhu tubuh, detak jantung, tingkat pernapasan dan pemeriksaan standar lain.

Pada orang dewasa, tekanan darah yang normal adalah antara 120/80. Melalui pemeriksaan ini dapat diketahui apakah tekanan darah Anda normal, tinggi (hipertensi), atau rendah (hipotensi).

Suhu tubuh normal manusia rata-rata 36,5-37,5° C, tapi ada juga yang sedikit lebih rendah atau tinggi, dipengaruhi pula oleh aktivitas dan paparan suhu lingkungan sekitar.

Rata-rata detak jantung normal pada manusia bernilai 60-100. Namun, ada juga manusia yang detak jantungnya di bawah 60 dan masih dalam tahap normal. Dengan stetoskop, dokter akan memeriksa detak jantung sekaligus kondisi paru-paru.

Tingkat pernapasan yang normal bagi orang dewasa yang sehat adalah 16-20 napas per menit. Meski bisa dipengaruhi oleh aktivitas maupun suasana psikis pada saat menjelang pemeriksaan, ada kemungkinan Anda mengalami gangguan pada paru-paru atau jantung jika pernapasan lebih dari 20 kali per menit.

Pemeriksaan saat medical check up juga termasuk pemeriksaan kondisi tubuh secara keseluruhan, penglihatan, pendengaran, pencernaan, anggota gerak dan saraf. Selain itu, umumnya akan dilakukan pemeriksaan standar lainnya seperti kadar gula darah, kadar kolesterol, asam urat, dan pemeriksaan darah lainnya.

  • Pemeriksaan tambahan untuk wanita
Selain pemeriksaan standar seperti di atas, pada wanita akan ada tambahan pemeriksaan yaitu pap smear dan mammogram.

Pemeriksaan pap smear termasuk pemeriksaan panggul, sehingga Anda bisa mendapatkan pemeriksaan vulva, vagina, dan leher rahim. Pemeriksaan ini akan memberi informasi mengenai keberadaan human papillomavirus (HPV) penyebab kanker leher rahim.

Sementara itu, mammogram yaitu pemeriksaan payudara untuk mendeteksi kanker payudara. Dokter akan memeriksa apakah ada benjolan semacam tumor jinak atau tidak pada payudara. Bagian ketiak juga diperiksa, untuk mengetahui kondisi kelenjar getah bening di daerah tersebut.

  • Pemeriksaan tambahan untuk pria
Pada pria juga ada pemeriksaan tambahan khusus, yaitu pemeriksaan di sekitar area organ kelamin yakni penis, testis, dan prostat.

Pertama dilakukan pemeriksaan fisik pada penis, untuk memperkirakan ada atau tidaknya risiko penyakit menular seksual. Kemudian, ada pula pemeriksaan testis, yaitu pemeriksaan kondisi fisik testis untuk mendeteksi kanker testis secara dini. Melalui pemeriksaan ini juga seringkali dilakukan sekaligus dengan pemeriksaan terhadap adanya kondisi varikokel dan hernia yang sering timbul pada pria.

Khusus untuk pria, pemeriksaan tambahan termasuk pemeriksaan prostat, dokter akan memasukkan jari ke rektum untuk mengetahui adanya pembesaran atau kelainan pada prostat atau tidak.

Medical check up seringkali diyakini perlu untuk dilakukan secara rutin, namun berbagai studi penelitian menemukan bahwa pemeriksaan ini tidak memiliki manfaat yang cukup efektif dalam menemukan masalah kesehatan, bahkan kerap mengarah pada pemeriksaan yang tidak dibutuhkan pada orang yang secara umum dapat dikatakan sehat, artinya tidak memiliki keluhan fisik dan memiliki pola hidup yang sehat.

Meski demikian, bukan berarti Anda lantas menelantarkan kesehatan Anda, tetap atur dan jaga pola hidup yang sehat, kemudian konsultasikan pada dokter mengenai kebutuhan pemeriksaan kesehatan yang memang perlu dilakukan agar medical check up yang dilakukan efektif, sesuai dengan kebutuhan, serta menunjang kondisi kesehatan Anda.