Pakai Pil KB Kok Bisa Hamil?

Saat kamu menggunakan pil KB untuk menunda kehamilan, mungkin kamu akan menganggap tidak akan hamil. Memang pil KB memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi, asalkan digunakan dengan benar.

Pil KB adalah alat kontrasepsi oral yang mengandung hormon sintesis untuk mencegah terjadinya kehamilan. Dengan cara mencegah terjadinya ovulasi setiap bulan, juga membuat serviks atau leher rahim menghasilkan lendir yang lebih sedikit, namun lebih tebal, sehingga sperma tidak mudah masuk ke dalam rahim. Selain itu, lapisan dalam dinding rahim menjadi lebih tipis, sehingga meski terjadi pembuahan sel telur oleh sperma, hasil pembuahan tersebut tidak dapat menempel pada dinding rahim.

Terdapat dua jenis pil KB yaitu pil kombinasi dan pil mini. Pil kombinasi mengandung dua hormon, yaitu estrogen dan progestin. Dalam satu kemasan pil KB umumnya untuk penggunaan 21 hingga 24 hari, dan 4 hingga 7 hari pil pengingat. Sedangkan pil mini hanya mengandung satu hormon progestin dan ke-28 pil ini harus diminum pada waktu yang sama setiap harinya.

Pil KB memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi sekitar 99% untuk mencegah kehamilan. Meski amat kecil, namun memang ada kemungkinan kamu tetap bisa hamil saat menggunakannya. Terdapat beberapa faktor tertentu yang dapat meningkatkan risiko kamu hamil jika pil KB tidak digunakan dengan benar.

  • Cara Menyimpan yang Salah
    Untuk menghindari kamu mengalami kegagalan dalam menggunakan pil KB, simpan pil KB pada suhu kamar, dan menghindari dari udara yang lembap dan panas. Pil juga harus disimpan dalam kemasan aslinya, pil yang sudah dikeluarkan dari kemasan, sebaiknya segera dikonsumsi.
  • Tidak Mengonsumsi Tepat Waktu
    Konsumsi pil KB, sebaiknya pada waktu yang sama setiap hari. Lupa atau tidak minum pil pada waktu yang sama dapat meningkatkan risiko terjadinya kehamilan. Pil KB dirancang untuk mempertahankan kadar hormon secara konstan pada tubuhmu. Jika kamu melewatkan satu dosis saja, maka kadar hormon bisa saja mengalami perubahan.
  • Konsumsi alkohol berlebihan
    Efek mabuk dari konsumsi alkohol yang berlebihan, dapat membuat sebagian wanita lupa mengonsumsi pil KB tepat waktu.
  • Muntah Setelah Minum Pil KB
    Hal ini dapat membuat tubuh belum memiliki cukup waktu untuk menyerap hormon yang ada dalam pil KB.
  • Konsumsi bersama dengan Obat dan Suplemen Lain
    Konsumsi pil KB bersamaan dengan obat lain, dapat membuat pil tidak efektif. Sebagian besar antibiotik aman dikonsumsi bersama dengan pil KB, tetapi tidak untuk rifampisin, salah satu jenis obat anti tuberkulosis ini dapat menghambat kerja pil KB. Obat lain yang dapat mengganggu kerja pil KB adalah obat-obatan yang berfungsi sebagai stabilisator mood, obat epilepsi dan obat HIV.

Lakukan Ini Ketika Lupa Minum Pil KB

Untuk menghindari lupa minum pil, kamu bisa membuat alarm pada telepon selular atau ponsel sebagai pengingat. Kamu juga dapat meminumnya pada saat melakukan aktivitas sehari-hari yang rutin seperti waktu makan siang atau makan malam.

Saat kamu lupa atau tidak teratur minum pil KB, maka kemungkinan akan mengalami menstruasi yang tidak teratur, yang menandakan kondisi hormonal menjadi terganggu dan kemungkinan hamil akan meningkat.

Hal berikut yang dapat kamu lakukan ketika pil KB lupa diminum:

  • Tetap minum pil berikutnya pada waktu yang sama.
  • Jika pil KB tidak diminum dalam waktu dua hari atau lebih berturut-turut, hindari berhubungan seksual, atau setidaknya gunakan kondom selama seminggu selanjutnya. Ada kemungkinan kamu perlu mengulang minum pil KB dari awal, dan karena itu sebaiknya kamu berkonsultasi kembali dengan dokter.

Jadi, untuk menghindari kehamilan, kamu harus menggunakan pil KB dengan benar ya.