Payudara Kendur Setelah Menyusui, Itu Salah

Alasan payudara kendur kerap menjadi alasan wanita tidak mau menyusui. Padahal, menyusui bukanlah satu-satunya faktor yang dapat memengaruhi hal tersebut.

Secara alami, tubuh wanita memiliki kemampuan untuk mengeluarkan air susu yang dapat memenuhi kebutuhan bayi. Jumlah air susu juga dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bayi, termasuk pada saat kita memiliki bayi kembar ataupun menyusui saat hamil. Semakin sering disusui, maka suplai air susu pada payudara akan semakin banyak. Dengan kata lain, persediaan air susu akan menyesuaikan dengan kebutuhan si bayi.

payudara kendur setelah menyusui itu salah - alodokter

Pengaruh Kulit dan Jaringan Payudara

Sejak masa kehamilan hingga menyusui, ukuran dan bentuk payudara seorang wanita bisa berubah-ubah. Setelah selesai masa menyusui, sebagian wanita tetap memiliki payudara ukuran yang besar, namun sebagian lagi mengalami payudara kendur. Hal ini disebabkan, aliran air susu saat menyusui dapat membuat kulit dan jaringan payudara meregang. Ketika masa menyusui sudah lewat dan jaringan payudara tidak lagi menghasilkan atau mengalirkan air susu, beberapa wanita mengalami penyusutan bentuk payudara dan terlihat mengendur.

Hanya saja sebenarnya, selain menyusui, banyak faktor yang dapat memengaruhi payudara kendur. Misalnya ukuran indeks masa tubuh, usia, merokok, berapa kali kehamilan yang dialami, dan ukuran payudara yang besar sebelum hamil. Hal ini juga dipengaruhi oleh faktor genetik.

Yang penting diketahui, payudara kendur sebenarnya akan tetap terjadi, meski seorang wanita menyusui ataupun tidak.

Jika selama ini, bra dianggap mencegah payudara kendur. Nyatanya, sebuah penelitian yang dilakukan selama 15 tahun mengungkap, hal itu justru berlaku sebaliknya. Otot payudara pada wanita yang selalu memakai bra justru lebih lemah, tampak dari pengukuran puting payudara dari pundak yang lebih rendah.

Peneliti menuturkan, kemungkinan karena otot payudara tersebut kurang bekerja optimal saat didukung bra. Meski demikian, peneliti menegaskan efek ini akan lebih tampak pada wanita muda yang jarang menggunakan bra, dibanding wanita paruh baya yang sebelumnya terus menerus menggunakan bra.

Mencegah Payudara Kendur

Selama ini, operasi pembesaran payudara sudah banyak dikenal oleh masyarakat. Namun, sebenarnya, operasi yang dilakukan untuk mengangkat payudara kendur tidak kalah banyak dan semakin meningkat tiap tahun dibandingkan prosedur pembesaran payudara.  Tindakan bedah kosmetik itu disebut dengan mastopeksi, yang dapat memperbaiki payudara yang kendur dan juga mengubah posisi puting dan areola pada payudara.

Namun, jangan terburu-buru memilih tindakan operasi. Ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah payudara kendur:

  • Lakukan olahraga yang dapat mendukung otot payudara. Misalnya push up, side plank, ataupun angkat beban.
  • Rajin membersihkan payudara. Bersihkan keringat dan kotoran di sekitar payudara dengan air hangat ataupun handuk. Disarankan untuk menggunakan sabun lembut agar minyak alami kulit tidak hilang.
  • Pertahankan berat badan ideal. Tidak perlu melakukan diet keras ataupun menghindari peningkatan badan berlebihan. Penambahan atau pengurangan berat badan akan membebani kulit dan dapat memicu rusaknya sel sehingga terjadi payudara kendur.
  • Perbanyak asupan sayur dan buah segar. Kedua bahan tersebut mengandung vitamin dan mineral yang akan menjaga jaringan payudara tetap sehat. Konsumsi 4 porsi buah dan 5 porsi sayuran setiap hari.
  • Sesekali lepaskan bra yang biasa digunakan. Anda dapat melakukannya ketika sedang bersantai di rumah.
  • Hindari merokok. Nikotin pada rokok dapat menghambat pembuluh darah memperoleh oksigen dan nutrisi yang memadai. Selain itu, zat-zat lain dalam rokok dapat memengaruhi kolagen dan elastin pada payudara.

Payudara kendur tidak semata-mata karena proses menyusui, banyak faktor yang dapat memengaruhi. Lakukan langkah-langkah di atas untuk mengurangi kemungkinannya. Konsultasi dengan dokter untuk tindakan bedah lanjutan yang dapat membantu memperbaiki kondisi payudara. Pastikan untuk mempertimbangkan risiko dan juga manfaat yang didapatkan.