Peduli dengan Kesehatan Kandungan Sperma demi Bisa Memiliki Keturunan

Bagus atau tidak bagusnya kualitas air mani ditentukan oleh jumlah dan kualitas sperma untuk memulai proses pembuahan. Jadi secara harafiah bisa dikatakan bahwa jumlah dan kandungan sperma adalah penanda kesuburan pria.

Sperma berasal dari bahasa Yunani yang berarti biji. Meski sel sperma memiliki usia hidup singkat dan tidak dapat membelah, tetapi setelah bergabung dengan sel telur, keduanya dapat berkembang menjadi organisme baru sebagai zigot.

menjaga kesehatan sperma

Umumnya kandungan sperma manusia atau mamalia adalah:

  • Kepala:  terdiri dari serat kromatin padat melingkar yang dikelilingi akrosom. Bagian ini mengandung enzim yang digunakan untuk menembus sel telur wanita.
  • Badan: bagian ini memiliki bagian tengah diisi serabut yang kaya akan mitokondria di sekitarnya. Mitokondria tersebut bertugas menghasilkan energi yang digunakan sperma untuk melalui leher rahim, uterus, dan rahim.
  • Ekor.
Sel-sel sperma dihadapkan kepada risiko terjadinya kerusakan DNA pada salah satu tahap pembelahan sel yang disebut meiosis. Walau demikian, kerusakan ini masih bisa diperbaiki secara alami. Tapi jika kerusakan ini tidak pulih, maka dapat mengakibatkan kerusakan embrio dan gangguan pertumbuhan serius pada embrio. Selain itu, bisa jadi terdapat kelainan pada ekor, tubuh, ataupun kepala sperma. Pada satu kondisi ketika sperma belum matang, sel telur tidak dapat dibuahi, maka dari itu tidak terjadi pembuahan.

Apa yang Harus Dilakukan agar Kandungan Sperma selalu Normal?

Sperma dianggap ideal jika memiliki lebih dari 50 persen sel-sel sperma yang berbentuk normal. Kesuburannya akan berkurang jika memiliki kurang dari 50 persen sel-sel sperma berbentuk normal. Lebih dari 50 persen sperma normalnya dapat bergerak setidaknya sejam setelah ejakulasi. Kecepatan ini pun bukan tanpa alasan karena penting bagi sel sperma untuk dapat bergerak meraih tempat sel telur agar mampu membuahinya.

Volume cairan semen seharusnya lebih dari 2 milimeter. Cairan semen yang bervolume rendah menunjukkan rendahnya jumlah sperma untuk membuahi telur. Tetapi kelebihan volume cairan pada sperma juga menunjukkan bahwa sperma terlalu encer. Jika dilihat dari segi warna, cairan mani putih dan cenderung kelabu dianggap sebagai warna yang sehat.

Ada cara-cara sederhana yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan penis dan kandungan sperma tetap normal demi mendukung upaya mendapatkan keturunan.

  • Jika sering berganti pasangan, kenakan kondom saat berhubungan seksual untuk menghindari penyakit menular seksual.
  • Cuci penis dengan air hangat dan sabun. Namun jangan terlalu sering menggunakan sabun karena dapat menyebabkan iritasi.
  • Jika penis masih berkulup, tarik kulit perlahan-lahan dan bersihkan bagian bawahnya. Penumpukan pelumas alami pada penis dapat menyebabkan perkembangbiakan bakteri yang berujung kepada kemunculan penyakit.
  • Jangan lupa untuk membersihkan bagian bawah penis dan testikel untuk mencegah bau tidak sedap karena sering tertutup pakaian dalam.
  • Cek ada tidaknya benjolan pada testikel.
  • Kenakan pakaian dalam yang longgar, nyaman, dan dengan bahan yang menyerap keringat.
Pada dasarnya, kualitas sel sperma memang kian menurun seiring penuaan, tapi setidaknya untuk saat ini bagi pria yang sedang berusaha mendapatkan keturunan, mulailah membiasakan diri dengan pola hidup sehat. Jika selama ini berkebiasaan merokok atau menyukai minuman keras, kurangi dari sekarang.