Pembengkakan Limpa Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius Ini, Lho!

Pembengkakan limpa adalah kondisi di mana organ limpa membesar. Kondisi ini bisa menjadi gejala atau tanda adanya penyakit serius di tubuh Anda. Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Pembengkakan limpa atau splenomegali tidak selalu menimbulkan gejala. Seringkali pembengkakan limpa terdeteksi pada saat dokter melakukan pemeriksaan kesehatan. Gejala yang dapat timbul pada pembengkakan limpa antara lain sering lelah, mudah berdarah, serta rasa sakit atau tidak nyaman di perut kiri bagian atas, di mana limpa berada. Nyeri yang terjadi bahkan bisa menjalar hingga ke punggung dan tulang belikat atau bahu kiri. Pasien dengan pembengkakan limpa biasanya akan merasa lebih mudah kenyang, meski makan dalam porsi sedikit. Hal tersebut terjadi karena limpa yang bengkak dan membesar mulai menekan lambung.

Pembengkakan limpa yang menekan organ tubuh lainnya dapat memengaruhi aliran darah menuju limpa dan menyebabkan limpa tidak dapat menyaring darah dengan baik. Semakin besar limpa, akan semakin banyak sel darah merah yang dihancurkan, sehingga dapat menyebabkan anemia. Pembengkakan limpa juga bisa menyebabkan penurunan jumlah sel darah putih, yang mengakibatkan tubuh rentan mengalami infeksi.

Pembengkakan Limpa Pertanda Penyakit Serius Berikut Ini

Ukuran limpa normalnya adalah sebesar kepalan tangan. Namun, beberapa penyakit tertentu bisa membuatnya bengkak dan membesar berkali-kali dari ukuran normalnya. Karena limpa merupakan organ tubuh yang terlibat dalam banyak fungsi, ada banyak juga kondisi yang dapat memengaruhinya.

Pembengkakan limpa bisa disebabkan oleh beberapa kondisi seperti:

  • Infeksi. Penyakit akibat infeksi virus seperti mononukleosis, infeksi parasit seperti toksoplasmosis dan malaria, dan infeksi bakteri seperti abses, sifilis, dan endokarditis bisa menyebabkan pembengkakan limpa.
  • Kanker. Pembengkakan limpa bisa menjadi pertanda penyakit leukemia (kanker darah) atau limfoma (kanker getah bening). Pembengkakan limpa juga bisa menjadi pertanda kanker yang telah menyebar atau metastasis.
  • Penyakit hati.Seperti pada kondisi sirosis.
  • Peradangan. Penyakit yang disebabkan oleh peradangan seperti sarkoidosis, lupus, dan rheumatoid arthritis.
  • Trauma atau cedera. Pembengkakan limpa juga bisa disebabkan oleh cedera tumpul pada perut, misalnya benturan pada kecelakaan atau saat berolahraga.
  • Penyakit lain. Seperti anemia hemolitik, kista, gagal jantung, penyakit Gaucher, amiloidosis, atau penyakit penyimpanan glikogen.

Penanganan Efektif Pembengkakan Limpa

Cara efektif mengobati pembengkakan limpa adalah dengan mengobati penyakit yang mendasarinya. Jika pembengkakan limpa disebabkan karena infeksi bakteri, maka dokter akan meresepkan antibiotik. Dalam kasus yang lebih berat, dokter mungkin menyarankan prosedur splenektomi atau operasi pengangkatan limpa. Namun risikonya adalah Anda akan lebih rentan terhadap infeksi seumur hidup. Kendati demikian, risiko tersebut bisa diantisipasi dengan melakukan vaksinasi secara rutin.

Untuk mengurangi risiko terjadinya ruptur (pecah) pada limpa yang sudah membesar, penderita disarankan untuk menghindari aktivitas fisik atau olahraga yang rentan cedera, seperti sepak bola dan hoki. Saat berkendara mobil, pastikan mengenakan sabuk pengaman. Jika terdapat gejala-gejala pembengkakan limpa, segeralah ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Semakin cepat kondisi ini mendapat penanganan akan semakin baik, karena akan menurunkan risiko limpa pecah yang dapat menyebabkan pendarahan hebat di rongga perut serta mengancam nyawa.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi