Pemberian Obat Kencing Darah Harus Sesuai Dengan Penyebab

Jangan anggap sepele jika mengalami kencing berdarah. Hal itu kemungkinan disebabkan masalah kesehatan yang mungkin saja tidak ringan. Untuk mengatasi kencing darah, pastikan bahwa obat kencing darah yang digunakan sesuai dengan penyebab dari kencing berdarah tersebut.

pemberian obat kencing darah harus sesuai dengan penyebab - alodokter

Kencing darah ditandai dengan keluarnya urine yang mengandung darah sehingga menyebabkan warna urine menjadi tampak merah seperti air cucian daging atau bahkan kecoklatan. Kemungkinan hal ini bisa dilihat secara kasat mata. Tapi pada sebagian kasus, kencing darah tidak dapat terlihat secara jelas karena kandungan darah hanya sedikit. Sehingga perlu dilakukan analisa urine untuk memastikannya.

Kemungkinan Pertanda Gangguan Kesehatan Serius

Pada kencing berwarna merah menyerupai darah yang disebabkan karena mengonsumsi makanan tertentu, seperti buah bit dan buah naga, atau ketika sedang mengonsumsi obat khusus seperti rifampisin pada penderita tuberkulosis, maka obat kencing darah tidaklah diperlukan. Tapi, jika kencing darah disebabkan oleh kondisi medis tertentu, maka kemungkinan ini merupakan pertanda adanya gangguan kesehatan yang serius dan perlu segera ditangani.

Waspadai kencing darah dan disertai dengan gejala lain seperti sakit saat buang air kecil, mual, muntah, panas dingin, demam, dan sakit pada bagian tubuh tertentu seperti punggung atau perut. Kondisi ini harus segera diperiksa ke dokter.

Namun, obat kencing darah tidak bisa diberikan sembarangan, karena harus disesuaikan dengan penyebab dari kencing darah yang dialami.

Obat Kencing Darah yang Tepat

Berikut beberapa obat kencing darah yang disesuaikan dengan penyebabnya:
  • Kencing darah yang disebabkan oleh infeksi saluran kemih, obat yang mungkin diberikan adalah antiobiotik.
  • Kencing darah yang disebabkan pembesaran prostat yang terjadi pada pria, maka dokter akan memberi resep obat atau memberi rekomendasi tindakan yang dapat membantu mengatasi masalah prostat tersebut.
  • Kencing darah yang disebabkan karena batu ginjal, yang berukuran kecil dapat diatasi dengan memperbanyak minum air putih. Namun, jika batu ginjal tersebut sudah berukuran besar, mungkin memerlukan tindakan lithotripsi atau pembedahan.
  • Pada kencing darah yang disebabkan karena penyakit ginjal glomerulonephritis, maka obat kencing darah dapat berupa pemberian antibiotik, obat diuretik, obat pengendali tekanan darah tinggi atau perubahan pola makan guna menjaga kinerja ginjal, mungkin akan direkomendasikan.
  • Kencing darah karena adanya trauma atau cedera, perlu dilakukan pengecekan terlebih dahulu terkait jenis dan tingkat keparahan luka. Pada kasus yang parah pembedahan mungkin perlu dilakukan.
  • Kencing darah yang disebabkan karena gangguan perdarahan, akan diberikan obat yang spesifik sesuai dengan tipe gangguan perdarahan yang terjadi.
Untuk pengobatan berupa operasi, kemoterapi, dan terapi radiasi, mungkin akan dilakukan pada kasus kencing darah yang disebabkan oleh kerusakan atau gangguan yang lebih berat di kandung kemih atau ginjal, seperti tumor atau kanker. Pengobatan tersebut juga akan disesuaikan kembali dengan jenis kanker, luasnya penyebaran kanker, usia penderita, serta kesehatan secara menyeluruh.

Sejak dini, upayakan kebiasaan yang sehat dalam menjaga kesehatan saluran kemih, yakni dengan memperbanyak konsumsi air putih, membatasi konsumsi kafein dan makanan tinggi lemak, hindari konsumsi alkohol, hindari pula kebiasaan menahan kencing terlalu lama dan selalu menjaga kebersihan tubuh. Memeriksakan diri untuk mengetahui penyebab dari kencing darah sangat penting, agar obat kencing darah yang diberikan sesuai dengan kondisi yang Anda alami.